Pemprov Sumut Dorong Optimalisasi Teknologi Digital di Dunia Pendidikan

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 18:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN – METROLANGKAT.COM

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus berupaya memperkuat ekosistem pendidikan berbasis digital. Melalui kolaborasi dengan Google for Education, Pemprov Sumut berkomitmen mendorong transformasi pembelajaran agar generasi muda mampu beradaptasi dengan cepat di era digital.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut, Togap Simangunsong, saat mewakili Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dalam kegiatan Transformasi Pembelajaran bersama Google for Education di Hotel Aryaduta Medan, Selasa (7/10/2025).

“Transformasi digital di dunia pendidikan bukan lagi pilihan, tapi keniscayaan. Hampir seluruh aspek kehidupan, termasuk belajar dan mengajar, kini terhubung dengan teknologi,” tegas Togap.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi di sekolah dapat mempercepat peningkatan mutu pembelajaran. Karena itu, Pemprov Sumut terus mendorong sekolah-sekolah, khususnya tingkat SLTA, agar berinovasi menggunakan perangkat digital dan platform pembelajaran daring.

“Teknologi seharusnya memperkuat peran guru, bukan menggantikannya. Guru tetap menjadi pembimbing utama yang mengarahkan siswa untuk berpikir kritis, kreatif, dan inovatif,” ujar Togap. “Namun yang paling penting adalah perubahan mindset—dari sekadar menggunakan teknologi menjadi mengoptimalkannya untuk meningkatkan kualitas belajar mengajar.”

Baca Juga :  Outbond di Bukit Lawang Disorot: Dinas Pendidikan Langkat Diduga Mainkan Proyek Berbungkus Kegiatan Guru

Salah satu sekolah yang kini disiapkan menjadi pilot project digital adalah SMK Negeri 1 Beringin di Kabupaten Deliserdang. Sekolah ini dinilai siap menjadi rujukan nasional dalam integrasi teknologi pendidikan, baik dari sisi perangkat, kurikulum, maupun kesiapan tenaga pendidik.

Selain penguatan kapasitas sekolah, Pemprov Sumut juga fokus memperluas akses infrastruktur digital hingga ke pelosok. Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut, Erwin Hotmansah Harahap, menyampaikan bahwa Gubernur Bobby Nasution telah mencanangkan program penghapusan kawasan blank spot di seluruh Sumatera Utara.

“Ada sekitar 62 desa dari 5.662 desa di Sumut yang masih belum memiliki sinyal internet. Tahun depan, bersama PT Telkom, kita akan melakukan survei lapangan untuk memastikan seluruh titik mendapat akses jaringan sesuai kondisi topografinya,” jelas Erwin.

Baca Juga :  Kasus Smart Board Dibongkar Jaksa, Gembira Ginting: Itu Bukan Saat Saya Pimpin Dinas

Erwin menegaskan, pemerataan akses digital menjadi langkah awal sebelum transformasi pendidikan bisa dirasakan secara menyeluruh. “Kalau infrastruktur sudah tersedia, maka inovasi belajar digital bisa menjangkau setiap anak di Sumut, tanpa terkecuali,” tambahnya.

Dukungan ini mendapat apresiasi langsung dari Country Lead Google for Education, Olivia Basrin. Ia menyebut Sumut memiliki potensi besar untuk menjadi model sukses penerapan pembelajaran berbasis teknologi di Indonesia.

“Kami melihat komitmen kuat dari Pemprov Sumut. Dukungan infrastruktur, konektivitas, dan kebijakan pendidikan menjadi fondasi penting bagi pemerataan akses belajar digital,” ujar Olivia.

Melalui sinergi antara Pemprov Sumut, Google for Education, dan sektor swasta, diharapkan proses pembelajaran di sekolah-sekolah semakin adaptif, modern, dan inklusif. Sebab di era digital, pendidikan bukan hanya tentang membaca dan menulis — tapi juga tentang membuka jendela dunia bagi setiap anak, di mana pun mereka berada.(Yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan
Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara
Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama
Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat
Pasca Blackout Sumbagut, PDAM Tirtasari Binjai Jelaskan Penyebab Air Sempat Tak Mengalir
Rico Waas Tinjau PSN Sekolah Rakyat: Cepat, Rapi, dan Siap Jadi Kebanggaan Baru Medan
Tatap Piala AFF 2026, Stadion Teladan Bersolek: Rico Waas Minta Tribun Full dan Fasilitas Maksimal
Dugaan Penggandaan Soal Terorganisir di Langkat Jadi Perbincangan, Dinas: Tidak Ada Arahan
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WIB

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:41 WIB

Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:11 WIB

Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:03 WIB

Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat

Senin, 25 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pasca Blackout Sumbagut, PDAM Tirtasari Binjai Jelaskan Penyebab Air Sempat Tak Mengalir

Berita Terbaru

Wisata

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Selasa, 16 Jun 2026 - 13:06 WIB

Berita

748 Aspirasi Rakyat Jadi Prioritas Pembangunan Langkat 2026

Selasa, 16 Jun 2026 - 12:20 WIB

Kabar Desa

Kapolres Langkat Bedah Rumah Lansia, Ibu Ginah Haru Terima Kunci

Selasa, 16 Jun 2026 - 06:25 WIB