Presiden Prabowo Akan Fokus pada Swasembada Pangan, Ini Target dan Caranya

Metro Langkat

- Jurnalis

Minggu, 20 Oktober 2024 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Dalam pidato pelantikannya, Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan target swasembada pangan alam 4-5 tahun ke depan. Indonesia harus mencapai swasembada pangan agar mampu membangun ekonomi secara mandiri.

Swasembada pangan merupakan upaya untuk mencapai kemandirian dalam produksi pangan, terutama beras, jagung, dan komoditas pertanian lainnya.

Dalam konteks ini, ada beberapa langkah strategis yang direncanakan oleh Pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan tujuan tersebut.

1. Penetapan Target Swasembada Pangan

Prabowo menargetkan pencapaian swasembada padi dalam waktu empat tahun ke depan. Ini mencakup penambahan luas lahan panen hingga 4 juta hektare pada tahun 2029. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan produksi beras dan mengurangi ketergantungan pada impor.

2. Pengembangan Infrastruktur Pertanian

Pemerintahan Prabowo juga berencana untuk melanjutkan dan menyempurnakan program kawasan sentra produksi pangan atau food estate secara berkelanjutan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dengan memanfaatkan lahan yang subur dan luas di Indonesia.

Baca Juga :  Hasil Munas Alim Ulama NU, Hukum Jual Beli Karbon Boleh

3. Penyediaan Pupuk Subsidi

Salah satu tantangan yang dihadapi dalam peningkatan produksi pangan adalah ketersediaan pupuk subsidi yang tepat sasaran. Oleh karena itu, pemerintahan Prabowo akan meningkatkan penyediaan pupuk subsidi untuk mendukung petani dalam meningkatkan hasil pertanian mereka.

4. Fokus pada Komoditas Utama

Dalam upaya mencapai swasembada pangan, fokus utama akan diberikan kepada komoditas beras terlebih dahulu, diikuti oleh jagung dan tanaman pangan lainnya. Hal ini dilakukan agar target swasembada dapat dicapai secara bertahap dan terencana.

Baca Juga :  Pembukaan IHSG Hari Ini 11 Okt 2024, Dibuka Menguat

5. Pembentukan Kementerian Koordinator Bidang Pangan

Untuk memastikan koordinasi yang baik antar instansi terkait dalam pengelolaan pangan, pemerintahan Prabowo berencana membentuk Kementerian Koordinator Bidang Pangan. Ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola kebijakan pangan nasional agar lebih efektif dan terintegrasi.

6. Penanggulangan Impor Beras

Meskipun Indonesia masih mengimpor beras dalam jumlah besar, pemerintahan Prabowo diharapkan dapat mengurangi ketergantungan tersebut dengan meningkatkan produksi dalam negeri melalui berbagai kebijakan yang mendukung petani dan sektor pertanian.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah baru diharapkan dapat memperbaiki kinerja sektor pertanian yang selama ini mengalami berbagai tantangan seperti fluktuasi harga dan penurunan kesejahteraan petani.**

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing Ikut Terseret
Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia
Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik
Tekan Inflasi, Pemko Medan Bahas Dampak Kenaikan BBM dan Tarif Angkutan Udara
Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan
Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat
Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing Ikut Terseret

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Tekan Inflasi, Pemko Medan Bahas Dampak Kenaikan BBM dan Tarif Angkutan Udara

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan

Berita Terbaru