Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Metro Langkat

- Jurnalis

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026).(ist)

MEDAN – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong terobosan baru untuk memperluas pasar produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke Malaysia. Salah satu langkah yang diusulkan adalah membuka jalur laut dengan pengiriman skala kecil tetapi berfrekuensi tinggi, didukung subsidi biaya logistik dari pemerintah daerah.

Langkah ini dinilai dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang selama ini menghadapi kendala biaya pengiriman dan persyaratan volume barang dalam jumlah besar untuk menembus pasar ekspor.

Gagasan tersebut disampaikan Bobby saat menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Medan, Sabtu (10/10/2026).

Dalam pertemuan itu, Bobby menegaskan bahwa Sumut memiliki potensi besar untuk mengembangkan perdagangan lintas negara. Namun, potensi tersebut perlu didukung sistem logistik yang lebih fleksibel agar pelaku UMKM tidak terbebani biaya pengiriman dan penumpukan stok barang.

Menurut Bobby, pola pengiriman dalam jumlah besar sekaligus masih menjadi salah satu kendala bagi UMKM yang ingin memperluas pasar ke Malaysia. Karena itu, ia mengusulkan pengiriman barang dalam volume lebih kecil, tetapi dilakukan secara rutin.

“ Kita usulkan pengiriman dalam volume yang tidak terlalu besar tetapi lebih sering, misalnya lima hari sekali atau seminggu sekali. Dengan begitu, pelaku UMKM tidak perlu menumpuk stok terlalu lama dan perputaran modal mereka bisa lebih cepat dan dinamis,” ujar Bobby.

Baca Juga :  Pemprov Sumut dan DPRD Sepakati Perubahan APBD 2026

Untuk merealisasikan gagasan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyatakan kesiapan memberikan subsidi pada sektor transportasi laut lintas negara. Dukungan ini diharapkan mampu menekan biaya pengiriman sehingga produk lokal lebih kompetitif di pasar Malaysia.

Bobby menilai, kedekatan geografis Sumut dengan Malaysia merupakan keunggulan yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Waktu tempuh yang relatif singkat menuju sejumlah wilayah di Malaysia dapat menjadi modal penting untuk memperkuat perdagangan, meningkatkan kerja sama pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta mendorong pertumbuhan kawasan industri.

“Jarak kita sangat dekat, bahkan beberapa daerah di Sumut lebih cepat dijangkau dari Kuala Lumpur dibanding Jakarta. Keunggulan geografis ini harus kita konversikan menjadi peluang ekonomi nyata bagi masyarakat di kedua wilayah,” katanya.

Perdagangan Dibahas, Karhutla Jadi Perhatian

Selain membahas peluang perdagangan, pertemuan tersebut turut menyinggung persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta dampak asap lintas negara yang selama ini menjadi perhatian kawasan Asia Tenggara.

Bobby menyampaikan bahwa kondisi cuaca dan penanganan karhutla di Sumut pada tahun ini relatif baik. Ia menyebut tidak ada kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumut yang menyebabkan kiriman asap ke Malaysia.

“Alhamdulillah, tahun ini tidak ada kebakaran hutan dan lahan di Sumut yang mengirimkan asap ke Malaysia. Meskipun ada kiriman asap tipis dari daerah lain, curah hujan di Sumut saat ini masih lumayan baik,” jelasnya.

Baca Juga :  Ricky Anthony Minta KPK Awasi DPRD Sumut: “Pokir Jangan Jadi Alat Kepentingan Pribadi”

Malaysia Sambut Baik Usulan Bobby

Sementara itu, Duta Besar Malaysia untuk Indonesia, Dato’ Muzafar Shah Mustafa, menyambut baik usulan pembukaan jalur laut dan pemberian subsidi logistik bagi produk UMKM Sumut.

Ia menyatakan pihaknya akan mendiskusikan lebih lanjut mekanisme teknis pelaksanaan usulan tersebut, termasuk aspek regulasi pemerintah dan peluang kerja sama dengan sektor swasta di Malaysia.

Menurut Muzafar, Sumatera Utara memiliki posisi strategis dalam hubungan ekonomi Indonesia dan Malaysia, terutama di sektor perdagangan, perkapalan, pariwisata medis, serta pendidikan.

Ia menyebutkan, nilai perdagangan bilateral Indonesia–Malaysia mencapai hampir US$26 miliar, dengan kontribusi perdagangan Sumut diperkirakan sekitar US$1 miliar hingga US$2 miliar.

“Sumatera Utara memiliki kepentingan yang sangat besar bagi Malaysia, baik dari aspek perdagangan, perkapalan, hingga pariwisata medis dan pendidikan. Kami menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin sangat baik selama ini,” ungkap Muzafar.

Ia juga menegaskan kesiapan Malaysia untuk terus memperkuat koordinasi dengan Sumut, termasuk dalam penanganan persoalan lingkungan regional di kawasan ASEAN.

Jika terealisasi, pembukaan jalur laut dengan jadwal pengiriman yang lebih rutin dan biaya logistik yang lebih terjangkau diharapkan dapat membuka peluang baru bagi UMKM Sumut untuk menembus pasar Malaysia.

Tantangan berikutnya adalah memastikan mekanisme subsidi, jadwal pelayaran, dan prosedur ekspor dapat berjalan efektif sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan pelaku usaha kecil.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan
Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat
Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar
Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Rob Menghantam Ancol hingga Bekasi: Warga Panik Selamatkan Barang
Warga Berebut Sembako di Tengah Banjir: Bantuan Dilempar dari Atas Truk, Martabat Rakyat Ikut Terendam
“Kematian Mengintai di Tengah Banjir: 11 Warga Tewas, Ribuan Terisolasi—Langkat Siaga Penuh!”
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:53 WIB

Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat

Senin, 23 Maret 2026 - 16:42 WIB

Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Jumat, 27 Februari 2026 - 16:25 WIB

Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar

Berita Terbaru