Dugaan Sabotase Digital oleh Oknum Provider, Keluarga Vantony Huang Alami Trauma Psikis Berat

- Kontributor

Sabtu, 31 Januari 2026 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Vantony Huang yang menjadi korban Telkom. (Ist)

​MEDAN – METROLANGKAT.COM

Keamanan ruang privasi dan data pribadi warga kembali menjadi sorotan tajam.

Vantony Huang, seorang warga yang juga pelanggan setia layanan telekomunikasi, mengungkapkan dugaan adanya praktik “peretasan terorganisir” yang diduga melibatkan oknum dari provider plat merah, Telkomsel dan Indihome.

​Bukan sekadar masalah teknis biasa, Vantony yang tinggal di Kecamatan Tanjungpura, Kabupaten Langkat ini mengaku bahwa gangguan yang dialaminya telah mengarah pada upaya isolasi sosial dan perusakan mental keluarganya.

Modus Isolasi Digital: Akun Hilang, Akses Terputus

​Vantony membeberkan kronologi yang sangat janggal mengenai hilangnya akun-akun digital milik istrinya.

Meski verifikasi akun menggunakan nomor Kartu Halo tanpa metode pemulihan lain, akun-akun tersebut justru lenyap tanpa jejak.

​”Istri saya stres berat. Akun diverifikasi pakai nomor Kartu Halo, tapi bisa hilang semua.

Baca Juga :  Syah Afandin Apresiasi Poldasu & Polres Langkat: 429 Kasus Narkoba Terungkap, Ratusan Kg Sabu Disita

Ini bukan sekadar eror, ini seperti ada akses ilegal dari dalam yang memanipulasi data kami,” ujar Vantony dengan nada getir.

​Keresahan ini semakin memuncak saat jalur komunikasi dengan kuasa hukumnya (PH) pun diduga disabotase.

Secara misterius, nomor WhatsApp miliknya terhapus dan terblokir secara otomatis di ponsel sang pengacara, hingga menyulitkan koordinasi hukum yang sedang ditempuh.

Keluarga Terpukul, Anak Jalani Perawatan Psikis

​Dampak dari dugaan peretasan ini tidak hanya menyerang perangkat gadget, tetapi juga menghancurkan ketenangan rumah tangga.

Vantony mengungkapkan bahwa anak laki-lakinya bahkan harus berkonsultasi ke dokter spesialis kejiwaan sejak tahun 2023 akibat teror digital yang tak kunjung usai.

​”Ini sudah menyerang psikis keluarga kami. Anak saya harus ke dokter psikis karena masalah hacker ini.

Baca Juga :  Rp300 Juta untuk Outbond ? LAWAN Institute Sumut Kritik Keras Dinas Pendidikan Langkat

Mereka seolah mau ‘mengkerangkeng’ jalur akses, relasi dagang, hingga merusak hubungan keluarga dengan menyebarkan fitnah negatif kepada saudara-saudara kami di Jakarta,” tambahnya.

Upaya Pembungkaman Kasus?

​Vantony menduga kuat bahwa serangan digital yang masif ini merupakan upaya sistematis untuk membungkam dirinya setelah ia mengklaim menemukan bukti kesalahan oknum petugas di lapangan.

Dengan memutus akses komunikasi dan merusak reputasi di mata keluarga besar, ia merasa sedang diisolasi agar kasus ini tidak mencuat ke permukaan.

​Ia pun meminta rekan-rekan media dan masyarakat untuk waspada jika menerima pesan janggal atas nama dirinya.

​”Saya mohon kepada media dan teman-teman, bantu kami. Jika ada chat atau informasi aneh, tolong segera kabari.

Kami sedang dikepung secara digital agar kasus ini mandek,” tutupnya. (Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipercaya Jadi ART, IRT di Binjai Diduga Gasak Emas Majikan Rp112 Juta
Dibacok Gerombolan Motor di Lapangan Merdeka, Dua Pelajar Binjai Masuk IGD
GMNI Medan Kecam Kriminalisasi Korban, Desak Polrestabes Hentikan Perlindungan terhadap Pelaku
Diduga Ancam Warga Pakai Parang, Pria di Binjai Kota Ditangkap Polisi
Polres Binjai Tangkap Pencuri Kompresor AC Kantor Kemenag
Diduga Janjikan Proyek, Oknum Pejabat Pemko Binjai Terima Rp50 Juta dari Warga
Tim Cobra Polres Binjai Gerebek Judi Meja Ikan di Langkat, Dua Orang Diamankan
Bisnis Sabu Digagalkan, Pemuda Aek Kuo Dicokok Polisi
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:47 WIB

Dipercaya Jadi ART, IRT di Binjai Diduga Gasak Emas Majikan Rp112 Juta

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:35 WIB

Dibacok Gerombolan Motor di Lapangan Merdeka, Dua Pelajar Binjai Masuk IGD

Rabu, 4 Februari 2026 - 22:56 WIB

GMNI Medan Kecam Kriminalisasi Korban, Desak Polrestabes Hentikan Perlindungan terhadap Pelaku

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:16 WIB

Diduga Ancam Warga Pakai Parang, Pria di Binjai Kota Ditangkap Polisi

Senin, 2 Februari 2026 - 12:47 WIB

Polres Binjai Tangkap Pencuri Kompresor AC Kantor Kemenag

Berita Terbaru

Pemerintahan

Kompetisi Desa Inovatif, Bobby Siapkan Dana Hingga Rp50 Miliar

Sabtu, 14 Feb 2026 - 19:52 WIB

Inspiratif

Lamdina Elizabeth Marpaung Sabet The MODA di GYDMUN

Sabtu, 14 Feb 2026 - 15:57 WIB