Pemkab Langkat Dorong Kemandirian Fiskal, Ikuti Raker dan RDP Bersama Komisi II DPR RI

Metro Langkat

- Jurnalis

Rabu, 27 Agustus 2025 - 11:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – METROLANGKAT.COM

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Langkat menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian fiskal daerah. Hal ini disampaikan Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH melalui Wakil Bupati Tiorita Br Surbakti, SH saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI, Senin (25/8/2025).

Rapat yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting dan berlangsung di LCC Kantor Bupati Langkat itu diikuti oleh jajaran perangkat daerah, di antaranya Bappeda, BPKAD, serta Bapenda. Forum ini membahas pengawasan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terhadap kinerja pemerintah kabupaten/kota, khususnya dalam memperkuat kemandirian fiskal.

Komisi II DPR RI menyoroti masih lemahnya kapasitas fiskal di sebagian besar daerah. Dari 548 daerah otonom di Indonesia, hanya 26 daerah atau 4,76 persen yang tercatat memiliki fiskal kuat, sementara lebih dari 70 persen APBD masih bergantung pada dana transfer pusat.

Baca Juga :  Langkat Tetapkan RPJMD 2025–2029: Cetak Arah Pembangunan 5 Tahun ke Depan

“Pemerintah pusat dan daerah harus bekerja sama memperkuat kinerja yang sudah kita rumuskan bersama, supaya ke depan pengelolaan keuangan daerah bisa lebih berkualitas,” tegas perwakilan Komisi II DPR RI.

Menanggapi hal itu, Bupati Langkat menilai forum Raker dan RDP ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Kemandirian fiskal adalah indikator penting untuk membangun daerah yang berdaya saing dan mandiri,” ujarnya.

Baca Juga :  Wak Leman Resmi Duduki Kursi DPRD Binjai Gantikan Edy

Lebih lanjut, Bupati Langkat berharap adanya pendampingan dan bimbingan teknis berkelanjutan dari Kemendagri agar kebijakan fiskal daerah dapat diarahkan secara tepat.

“Kami siap menjalankan arahan dan rekomendasi dari Kemendagri serta Komisi II DPR RI demi peningkatan kapasitas fiskal dan pelayanan publik di Kabupaten Langkat,” tambahnya.

Komisi II DPR RI juga menekankan pentingnya strategi inovatif dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat. Kepala daerah didorong untuk lebih kreatif dalam menciptakan sumber pendapatan baru yang berkelanjutan, guna mengurangi ketimpangan fiskal antarwilayah.(KUs)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Langkat Kawal Bantuan PPG, 199 Guru Agama di Langkat Bisa Ikut Sertifikasi
Mengadu ke DPRD Langkat,BITRA dan Petani Desak Pembangunan Irigasi 1.080 Hektare Sawah di Secanggang
Wak Leman Resmi Duduki Kursi DPRD Binjai Gantikan Edy
Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan
Rico Jelaskan Alasan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan
Plt Bupati Tiorita Dorong Perubahan APBD Langkat 2026 Lebih Berpihak pada Rakyat
Ricky Anthony: Pemprov Sumut Gelontorkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat
DPRD Langkat Bentuk Pansus Optimalisasi PAD
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:05 WIB

DPRD Langkat Kawal Bantuan PPG, 199 Guru Agama di Langkat Bisa Ikut Sertifikasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Mengadu ke DPRD Langkat,BITRA dan Petani Desak Pembangunan Irigasi 1.080 Hektare Sawah di Secanggang

Rabu, 16 September 2026 - 22:24 WIB

Wak Leman Resmi Duduki Kursi DPRD Binjai Gantikan Edy

Sabtu, 12 September 2026 - 13:17 WIB

Tiorita Tegaskan Penataan Perangkat Daerah Harus Tepat Kebutuhan

Selasa, 8 September 2026 - 20:30 WIB

Rico Jelaskan Alasan Pencabutan Perda Lembaga Kemasyarakatan

Berita Terbaru