Politisi Golkar Temui Warga Binjai Eks Tahanan Kamboja, Soroti Nasib PMI dan Penertiban PKL

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

Politisi senior Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tanjung menyempatkan diri bertemu dengan Ardiansyah Putra (26), warga Jalan Teuku Umar, Kelurahan Nangka, Kecamatan Binjai Utara, yang sebelumnya sempat ditahan di Phnom Penh, Kamboja dan kesulitan kembali ke Indonesia.

Pertemuan berlangsung di Marhaba Cafe, Jalan T Imam Bonjol, Kelurahan Tanjung Timur, Kecamatan Binjai Selatan, Sabtu (9/5/2026). Turut hadir orang tua, abang dan kakak Ardiansyah.

“Alhamdulillah, hari ini kami dapat bersilaturahmi dengan Ardiansyah dan keluarganya sembari syukuran karena dia sudah kembali ke kampung halamannya dan berkumpul bersama keluarga,” ujar Doli.

Wakil Ketua Baleg DPR RI itu mengaku bersyukur Ardiansyah pulang dalam kondisi sehat.

Sebelumnya, dirinya bersama sejumlah kader Partai Golkar telah berupaya membantu mencari solusi agar Ardiansyah dapat dipulangkan ke Indonesia.

“Sebelumnya kita bersama politisi Partai Golkar seperti Ketua DPRD Binjai Ibu Tini, anggota DPRD Sumut Pak Cok A’ang

dan pengurus partai lainnya berkunjung ke rumah Ardiansyah untuk mencari solusi agar dia bisa kembali. Alhamdulillah sekarang sudah pulang dan dalam keadaan sehat,” katanya.

Baca Juga :  DPD Golkar Binjai Deklarasi Dukung Ijeck Jelang Musda Golkar Sumut 2025

Terkait kabar adanya warga Binjai yang meninggal dunia di Kamboja dan jasadnya belum dapat dipulangkan karena terkendala biaya, Doli mengaku baru mengetahui informasi tersebut.

Meski demikian, ia menegaskan akan berupaya membantu sesuai kapasitasnya sebagai anggota DPR RI.

“Saya baru tahu kabar ini sekarang. Namun sebagai anggota DPR RI, kami akan berusaha semaksimal mungkin membantu karena ini juga menjadi tanggung jawab kita,” tegasnya.

Doli juga menyoroti informasi adanya sejumlah warga Binjai yang kini berada di penampungan di Phnom Penh karena tidak memiliki visa. Ia meminta data lengkap agar dapat ditindaklanjuti.

“Kita prihatin. Untuk itu kami akan berusaha membantunya,” ujar pria yang juga menjabat Korbid Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera DPP Partai Golkar tersebut.

Dalam kesempatan itu, Doli turut menanggapi polemik penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Kota Binjai yang belakangan menuai penolakan dari pedagang.

Baca Juga :  Syah Afandin Lantik PB HIMALA 2025–2027, Dorong Mahasiswa Jadi Motor Perubahan

Menurutnya, penataan kota memang penting dilakukan, namun pemerintah juga harus memastikan solusi bagi masyarakat kecil yang menggantungkan hidup dari berdagang.

“Pedagang kaki lima juga warga negara Indonesia. Mereka berjualan untuk menghidupi keluarganya. Kalau penertiban tujuannya untuk keindahan dan keamanan kota, pemerintah juga harus menyiapkan solusi,” katanya.

Ia meminta pemerintah daerah membangun komunikasi yang baik dengan para pedagang serta menyediakan lokasi relokasi yang layak agar masyarakat tetap dapat mencari nafkah.

“Pemerintah tidak bisa lepas tanggung jawab. Kalau sekarang mereka hanya mampu berdagang, ya harus kita ayomi dan sediakan tempat yang lebih layak,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Binjai Kristina Gusuartini br Surbakti, anggota DPRD Sumut HM Yusuf, anggota DPRD Langkat dan Binjai, pengurus Partai Golkar Sumut H Zainuddin Purba SH, serta sejumlah kader Partai Golkar lainnya.(Kus/wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas: Pancasila Jangan Sekadar Dihafal, Harus Hidup dalam Pelayanan
PKS Kota Binjai Salurkan 737 Paket Daging Kurban, Wujud Kepedulian & Semangat Berbagi
STMIK Kaputama Sembelih Hewan Kurban, 75 Paket Daging Dibagikan untuk Mahasiswa dan Warga
HUT Damkarmat, Satpol PP dan Satlinmas, Rico Waas Tekankan Pelayanan Profesional
Genjot Program Hunian Layak, 440 Rumah Direhab dan 7.157 Rumah Subsidi Disalurkan
PIEP dan SPE UI Tanam Mangrove di Bekasi, Dorong Kesadaran Keberlanjutan Pesisir
Coffee Morning di Mako Kodaeral I Belawan, Rico : Hilangkan Stigma Negatif Belawan
Diduga Korsleting Listrik, Dua Rumah di Tanjung Jati Langkat Ludes Terbakar
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 19:19 WIB

Rico Waas: Pancasila Jangan Sekadar Dihafal, Harus Hidup dalam Pelayanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:05 WIB

PKS Kota Binjai Salurkan 737 Paket Daging Kurban, Wujud Kepedulian & Semangat Berbagi

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:38 WIB

STMIK Kaputama Sembelih Hewan Kurban, 75 Paket Daging Dibagikan untuk Mahasiswa dan Warga

Jumat, 22 Mei 2026 - 07:07 WIB

HUT Damkarmat, Satpol PP dan Satlinmas, Rico Waas Tekankan Pelayanan Profesional

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:39 WIB

Genjot Program Hunian Layak, 440 Rumah Direhab dan 7.157 Rumah Subsidi Disalurkan

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Didukung Bobby, Syah Afandin Percepat Legalisasi 607 Sumur Tua di Langkat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:18 WIB

Kesehatan

Listrik Padam Bergilir, Pelayanan di OG Hospital Tetap Normal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:44 WIB