Festival Layang-Layang Piala Gubernur Dibuka

Metro Langkat

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

DELISERDANG – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membuka Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumut di Sirkuit Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Sabtu (9/5/2026).

Bobby berharap festival tersebut ke depan tidak hanya menjadi ajang olahraga masyarakat, tetapi juga mampu menjadi daya tarik wisata daerah.

Menurut Bobby, pelaksanaan festival layang-layang pada tahun mendatang sebaiknya digelar di kawasan destinasi wisata unggulan Sumut agar sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata.

“Kalau bisa tahun depan festival layang-layang digelar di tempat yang bisa dijual pariwisatanya.

Jadi bukan hanya kegiatan layang-layangnya, tetapi juga tempat wisata di Sumut yang bisa kita promosikan,” ujar Bobby Nasution.

Baca Juga :  Di Tengah Gempuran Budaya Modern, Ricky Anthony Pilih Jaga Warisan Leluhur

Festival Layang-Layang Piala Gubernur Sumut berlangsung selama dua hari, 9-10 Mei 2026, dengan diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai daerah.

Bobby mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan tersebut di tengah perkembangan era digital.

“Saya apresiasi kegiatan festival layang-layang ini. Pesertanya lebih dari seribu orang, dan ini sangat menarik di tengah era digitalisasi sekarang,” katanya.

Selain sebagai hiburan masyarakat, Bobby menilai permainan tradisional perlu terus dilestarikan karena mampu membangun kreativitas dan interaksi sosial anak-anak di tengah dominasi penggunaan gawai.

“Sekarang ini kadang terbalik. Dulu anak-anak disuruh masuk rumah, sekarang malah disuruh keluar rumah, jangan terus bermain handphone atau game.

Baca Juga :  Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw

Permainan tradisional seperti layang-layang, patok lele, dan lainnya perlu kembali digalakkan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia M Daffasya Adnan Sinik mengatakan festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju Road to Forprovsu 2026.

“Road to Forprovsu 2026 merupakan festival olahraga masyarakat yang nantinya akan dihadiri lebih dari 10 ribu orang pada Oktober 2026,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Mahfullah Pratama,

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumut Yuda Pratiwi Setiawan, serta para pelajar yang menjadi peserta maupun penonton festival.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal
Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai
Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose
Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw
Walikota Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026: Jangan Sampai Adat dan Kesakralan Hilang
Tiorita Perkuat Sinergi dengan Tokoh Melayu, Dorong Pembangunan Berbasis Budaya di Langkat
Acara GEMES 2026 Dinilai Tak ‘Merakyat’, Dinas Pariwisata Medan Dikritik Habiskan Rp2,5 Miliar
Di Tengah Gempuran Budaya Modern, Ricky Anthony Pilih Jaga Warisan Leluhur
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai

Minggu, 20 September 2026 - 17:09 WIB

Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WIB

Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw

Selasa, 8 September 2026 - 19:42 WIB

Walikota Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026: Jangan Sampai Adat dan Kesakralan Hilang

Berita Terbaru