Keresahan Warga Telagah: Kepala Desa Diduga Sewenang-wenang Memberhentikan Perangkat Desa

- Kontributor

Jumat, 27 Desember 2024 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan gambar : Beberapa warga Desa Telagah yang mengaku resah atas prilaku Kades yang memberhentikan para Kadus dan perangkat desa semena mena.(ist)

i

Keterangan gambar : Beberapa warga Desa Telagah yang mengaku resah atas prilaku Kades yang memberhentikan para Kadus dan perangkat desa semena mena.(ist)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Warga Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, tengah resah atas dugaan tindakan sewenang-wenang Kepala Desa Telagah, Kolen Ginting, yang memberhentikan sejumlah kepala dusun (kadus) dan perangkat desa tanpa alasan yang jelas.

Menurut keterangan warga, tujuh kepala dusun yang diberhentikan berasal dari Dusun Telagah A, Telagah C, Sukaribu, Ujung Langkat, Peteguhen, Dusun Bangun, dan Lau Tembo.

Proses pemberhentian tersebut sudah berlangsung sekitar dua tahun terakhir, dengan kasus terbaru terjadi di Dusun Peteguhen.

Warga menyebut bahwa kepala dusun yang diberhentikan dijanjikan akan menjadi staf desa, namun hingga kini janji tersebut belum terealisasi.

“Beberapa kadus yang diberhentikan bahkan sudah mengabdi cukup lama dan diangkat saat mereka berusia 47-48 tahun.

Namun, mereka diberhentikan tanpa alasan yang jelas,” ungkap Darma Sembiring, salah satu warga dari Dusun Telagah D.

Baca Juga :  Warga Desa Pelawi Selatan Titip Harapan ke Romelta dan Rifki: "Jalan Kami Jangan Lagi Jadi Lumpur dan Debu"

Selain itu, keresahan warga semakin memuncak ketika Kaur Pembangunan Desa Telagah, Darius Ginting, juga diberhentikan dari jabatannya dan digantikan oleh seseorang yang diduga memiliki hubungan keluarga dengan Kepala Desa, yakni Nanggung STP.

Tindakan ini memicu dugaan adanya nepotisme dan ketidakadilan dalam pengelolaan pemerintahan desa.

Warga menuntut transparansi dan keadilan terkait pemberhentian para perangkat desa tersebut.

“Sementara Kepala Desa Telagah, Polen Ginting, saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (27/12) melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pemberhentian ke-7 kepala dusun tersebut dilakukan atas keinginan mereka sendiri.

‘Saya tidak ada memberhentikan mereka, tapi mereka yang membuat surat pengunduran diri, makanya langsung saya gantikan sama orang lain,’ ujarnya membela diri.

Baca Juga :  Damar Condong Cup I Resmi Bergulir, 26 Klub dari Langkat dan Aceh Tamiang Berebut Trofi Bergengsi

Lebih lanjut, Kepala Desa juga mengatakan bahwa apa yang dilakukannya sudah sesuai dengan petunjuk dan arahan Camat. ‘Saya sudah koordinasi sama Camat, ya begitulah arahan Pak Camat,’ ketusnya enteng.

Saat disoal apakah hal tersebut tidak rawan konflik di masyarakat, mengingat pemberhentian dianggap semena-mena, Kepala Desa menjawab, ‘Mereka kan mundur, bukan saya yang memberhentikan,’ ucapnya lagi.”

Masyarakat berharap pihak terkait, termasuk Pemerintah Kecamatan Wampu dan Pemerintah Kabupaten Langkat, segera turun tangan untuk menyelesaikan polemik ini.

Warga menegaskan bahwa keputusan sepihak seperti ini tidak hanya mencederai kepercayaan masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat pembangunan dan pelayanan di Desa Telagah.

Sampai berita ini diturunkan, Camat Kecamatan Sei Bingei belum memberikan tanggapan resmi terkait klaim koordinasi yang disampaikan Kepala Desa Telagah.(yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaikan Jalan Secanggang Dianggarkan Rp8 Miliar, Ditargetkan Tuntas 2026
Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid
IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante
Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu
Zakiyuddin: Bantuan Mesin Pertanian, Investasi Ketahanan Pangan
Silaturahmi di Rumah Ibadah, Camat Gebang Ajak Warga Bersatu Majukan Daerah
Banjir Surut, Warga Desa Harapan Makmur Masih Mengungsi karena Rumah Hancur
DPC GMNI Dairi Salurkan Sembako untuk Korban Banjir dan Longsor di Tapteng
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:43 WIB

Perbaikan Jalan Secanggang Dianggarkan Rp8 Miliar, Ditargetkan Tuntas 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:48 WIB

Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:27 WIB

IPMAPI Sumut Desak Pemkab Langkat Evaluasi ASN Terkait Dugaan Transaksi Tanah Negara 60 Rante

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:36 WIB

Lerai Cekcok di Lapo Tuak, Pria di Tapanuli Tengah Tewas Dihantam Kayu dan Batu

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:21 WIB

Zakiyuddin: Bantuan Mesin Pertanian, Investasi Ketahanan Pangan

Berita Terbaru

Pemerintahan

Bobby Tegaskan WFH Sudah Berlaku di Sumut, Jadwal Diserahkan ke OPD

Kamis, 26 Mar 2026 - 08:58 WIB

Berita

Wisata Bukit Lawang Dipantau Ketat, Libur Lebaran Tetap Aman

Selasa, 24 Mar 2026 - 21:49 WIB