Diduga Tak Terima Rumah Digerebek, Keluarga Terduga Bandar Narkoba Aniaya Satgas

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Barino salah seorang relawan anti narkoba yang mendapat intimidasi dari salah seorang keluarga terduga bandar narkoba.(ist)

Langkat – METROLANGKAT.COM

Aksi penggerebekan rumah terduga bandar narkoba di Dusun VI Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjungpura, Rabu malam, berubah menjadi rangkaian intimidasi dan kekerasan brutal yang diduga dilakukan keluarga dekat terduga bandar.

Informasi dihimpun, penggerebekan dilakukan aparat Polsek Tanjungpura sekitar pukul 23.00 WIB, didampingi Satgas Anti Narkoba Desa Pekubuan dan disaksikan warga setempat.

Saat penggerebekan, para terduga pelaku yang berada di dalam rumah kabur dengan melompat dari lantai dua.

Dalam olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas menemukan sebukus pil diduga narkotika berjumlah enam butir, disaksikan warga serta salah seorang anggota keluarga terduga bandar.

Polisi juga berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial P yang gagal melarikan diri dan langsung dibawa ke Mako Polsek Tanjungpura untuk pengembangan.

Baca Juga :  Dari Perbatasan, Tiorita Kucurkan Puluhan Miliar untuk Pembangunan dan Bantuan Warga

Namun, penggerebekan tersebut rupanya memicu kemarahan keluarga terduga bandar.

Salah satu abang kandung terduga bandar, berinisial R, diduga melakukan aksi makian, intimidasi, hingga penganiayaan terhadap anggota Satgas Anti Narkoba Desa Pekubuan.

Sekitar pukul 01.00 WIB, korban yang masih berada di sekitar Polsek Tanjungpura sempat dimaki dengan kata-kata kotor oleh R saat sedang membeli makanan di depan Koramil Tanjungpura.

 

Tak berhenti di situ, pelaku kembali menghadang korban di Jembatan Titi CV, arah Desa Teluk Bakung.

 

Merasa tidak terima rumah adiknya digerebek aparat, R kembali melontarkan makian kasar,

 

Lalu menabrakkan sepeda motornya ke arah korban hingga terjatuh, disusul pemukulan, tendangan, serta cekikan ke bagian mata korban.

 

Ironisnya, pelaku sempat berupaya mengaburkan fakta di hadapan warga dengan mengaku peristiwa tersebut hanya kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Irwasda Polda Sumut Verifikasi Inventaris dan Anggaran Polres Binjai

 

Bahkan, pelaku diduga mengintimidasi warga agar tidak menjadi saksi, dengan iming-iming uang.

 

“Jangan mau kalian jadi saksi, nanti aman,” ujar pelaku kepada warga, sebagaimana disampaikan salah seorang saksi yang mendengar langsung pernyataan tersebut.

 

Atas kejadian itu, korban telah menjalani visum dan secara resmi membuat laporan ke Polsek Tanjungpura.

 

Kasus ini pun menuai sorotan karena memperlihatkan keberanian keluarga terduga bandar narkoba melawan aparat dan relawan anti narkoba, bahkan dengan kekerasan terbuka.

Warga berharap kepolisian bertindak tegas dan transparan, tidak hanya menuntaskan kasus narkoba yang digerebek,

Tetapi juga mengusut tuntas aksi penganiayaan, intimidasi saksi, dan perintangan penegakan hukum yang diduga dilakukan keluarga terduga bandar.(Yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Perbatasan, Tiorita Kucurkan Puluhan Miliar untuk Pembangunan dan Bantuan Warga
Pasca Ondim Ditahan, Pemborong Langkat Satu per Satu Dipanggil KPK
Sandang Merga Ginting, Rico Waas Ingin Budaya Karo Makin Dikenal
Rico Waas Periksa 5.000 Kendaraan Dinas, 444 Diusulkan Dihapus
Pajak Mati, Tanpa Plat dan Spion, Rico Waas Bongkar Buruknya Pengelolaan Kendaraan Dinas
Ada Pungli di Sekolah? Laporkan ke 0811-6884-660, Kejati Sumut Buka Hotline Pengaduan
Kolaborasi Jadi Kunci, Bobby Paparkan Strategi Besar Sumut
Perpanjang SIM di Satpas Polres Binjai Cukup 30 Menit, Ini Syarat dan Prosedurnya
Berita ini 756 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Dari Perbatasan, Tiorita Kucurkan Puluhan Miliar untuk Pembangunan dan Bantuan Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Pasca Ondim Ditahan, Pemborong Langkat Satu per Satu Dipanggil KPK

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Sandang Merga Ginting, Rico Waas Ingin Budaya Karo Makin Dikenal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rico Waas Periksa 5.000 Kendaraan Dinas, 444 Diusulkan Dihapus

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Pajak Mati, Tanpa Plat dan Spion, Rico Waas Bongkar Buruknya Pengelolaan Kendaraan Dinas

Berita Terbaru