Foto : Bupati Langkat H Syah Afandin bersama Guberjur Sumut Bobby Nasution menghadiri MTQ Ke 40 tingkat Sumut.(ist)
Deli Serdang | metrolangkat.com
Komitmen Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dalam membangun masyarakat yang religius kembali membuahkan hasil membanggakan.
Pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026, Kabupaten Langkat sukses meraih Juara II Umum,
sebuah pencapaian yang menjadi indikator keberhasilan pembinaan keagamaan yang selama ini dijalankan secara berkelanjutan.

Prestasi tersebut diumumkan pada malam penutupan MTQ ke-40 Provinsi Sumatera Utara di Lapangan Astaka Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung meriah itu dihadiri Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution,
para kepala daerah se-Sumatera Utara, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta ribuan masyarakat.
Bagi Kabupaten Langkat, keberhasilan menempati posisi kedua terbaik di Sumatera Utara bukan sekadar capaian dalam sebuah perlombaan.
Prestasi ini menjadi gambaran nyata keberhasilan pembangunan sumber daya manusia yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan karakter Islami yang selama ini menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Langkat.

Di bawah kepemimpinan Bupati Syah Afandin, berbagai program pembinaan keagamaan terus diperkuat.
Mulai dari dukungan terhadap lembaga pendidikan Al-Qur’an, pembinaan qari dan qariah,
penguatan kegiatan keagamaan di tingkat desa dan kecamatan, hingga pemberian ruang yang luas bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi di bidang syiar Islam.
Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Langkat yang menempatkan aspek religius sebagai fondasi penting dalam mewujudkan masyarakat yang maju, berkarakter, dan berdaya saing.
Keberhasilan para kafilah Langkat pada MTQ Sumut tahun ini menjadi bukti bahwa investasi pemerintah daerah dalam pembangunan karakter dan pembinaan generasi Qurani mulai menunjukkan hasil yang nyata.

Para peserta tampil maksimal di berbagai cabang perlombaan dan mampu bersaing dengan kafilah terbaik dari kabupaten dan kota lainnya di Sumatera Utara.
Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh kafilah, pelatih, pembina, serta masyarakat Langkat yang telah memberikan dukungan penuh selama pelaksanaan MTQ.
Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras bersama sekaligus buah dari komitmen seluruh pihak dalam membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
“Prestasi ini adalah kebanggaan seluruh masyarakat Langkat. Saya mengucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh kafilah yang telah berjuang dengan penuh semangat dan dedikasi.
Mereka telah membawa nama baik Kabupaten Langkat di tingkat provinsi,” ujar Syah Afandin.

Bupati yang akrab disapa Ondim itu menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak boleh membuat semua pihak berpuas diri.
Sebaliknya, capaian ini harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan generasi muda agar semakin dekat dengan Al-Qur’an dan memiliki karakter yang kuat.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya diukur melalui kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga melalui kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Langkat akan terus menghadirkan berbagai program yang mendukung lahirnya generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Inilah investasi jangka panjang yang sangat penting bagi masa depan Langkat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Syah Afandin meyakini bahwa nilai-nilai Al-Qur’an yang tertanam dalam kehidupan masyarakat akan menjadi kekuatan besar dalam menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan penuh keberkahan.
“Apabila Al-Qur’an menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, maka insya Allah Langkat akan semakin maju, masyarakatnya sejahtera,
dan pembangunan dapat berjalan dengan baik serta membawa keberkahan bagi seluruh warga,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution saat menutup MTQ ke-40 menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi,
melainkan sarana memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Al-Qur’an harus menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Semoga kita semua dapat mengamalkannya dalam setiap aspek kehidupan,” kata Bobby.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta berprestasi, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyerahkan 10 paket umrah kepada para juara.
Kementerian Agama Republik Indonesia juga memberikan tambahan dua paket umrah sebagai penghargaan bagi peserta terbaik.
Pada MTQ ke-40 Sumatera Utara tahun ini, Kota Medan berhasil meraih Juara Umum I, disusul Kabupaten Langkat sebagai Juara Umum II dan Kabupaten Deli Serdang sebagai Juara Umum III.
Bagi Kabupaten Langkat, prestasi tersebut menjadi simbol keberhasilan pembangunan karakter dan pembinaan keagamaan yang selama ini dijalankan secara konsisten.
Capaian ini sekaligus mempertegas bahwa visi religius yang diusung Bupati H. Syah Afandin, SH bukan sekadar slogan,
melainkan telah menghadirkan hasil nyata dalam mencetak generasi yang mencintai, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Dalam acara penutupan tersebut, Bupati Langkat turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril, S.Sos., M.AP
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Langkat Wahyudiharto, S.STP., M.Si,
Kepala BKD Kabupaten Langkat Eka Depari, S.STP., M.AP, Kabag Kesra Muhammad Suhaimi, S.STP., M.SP, serta Kabag Protokol Winanda Akbar, S.STP.
Prestasi Juara II Umum MTQ Sumut 2026 menjadi catatan penting perjalanan pembangunan Kabupaten Langkat,
sekaligus memperkuat optimisme bahwa pembinaan generasi Qurani akan terus menjadi bagian integral dalam mewujudkan Langkat yang religius, maju, dan sejahtera. (Adv)


















