Tak Tahan Debu dan Dampak Laut, Warga Bubun Lawan Aktivitas PT Aquanur

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 18:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – metrolangkat.com

Warga Desa Bubun, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, mengeluhkan aktivitas penimbunan lahan (staging) seluas kurang lebih 10 hektare yang dilakukan oleh PT Aquanur Sinergindo.

Kegiatan tersebut dinilai meresahkan dan berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat sekitar, khususnya nelayan

Penimbunan dilakukan menggunakan material pasir dalam jumlah besar. Pada awalnya, pasir disebut-sebut berasal dari hasil penyedotan laut.

Aktivitas itu memicu protes warga karena dinilai mengganggu area tangkap serta ekosistem laut yang menjadi sumber penghidupan nelayan.

“Dulu pasirnya dari laut, itu yang paling kami keberatan. Nelayan jadi susah melaut,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Bumdes Mati Suri di Langkat: Dana Desa Rp239,8 Miliar Terancam Tak Terserap Optimal

Belakangan, sumber pasir disebut beralih ke darat. Namun, warga kembali mempersoalkan asal-usul material yang diduga berasal dari galian C ilegal di wilayah Batang Serangan, yang disebut-sebut milik seseorang bernama Hasan.

Situasi semakin memanas setelah dampak debu dari aktivitas pengangkutan pasir dinilai sangat mengganggu. Warga menyebut debu beterbangan hingga masuk ke rumah-rumah mereka.

Akibatnya, pada malam sebelumnya, warga melakukan aksi penghadangan terhadap sejumlah truk pengangkut pasir milik pihak yang bekerja untuk kegiatan penimbunan tersebut.

Baca Juga :  Kepala Desa Sennah Diduga Korupsi Dana Desa, Ratusan Warga Turun ke Jalan

“Debunya luar biasa, masuk ke rumah-rumah. Kami sudah tidak tahan lagi, makanya tadi malam truk-truk itu kami hadang,” ujar warga lainnya

Masyarakat mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera turun tangan menertibkan aktivitas PT Aquanur Sinergindo, termasuk menyelidiki dugaan penggunaan material dari sumber ilegal.

Terpisah Humas PT. Aquanur Sinergindo, Salah saat dilayangkan konfirmasi melalui WA oleh wartawan, Metrolangkat.com grub telisik.co.id  Jumat (17/4)sampai berita ini ditayangkan tak memberikan respon.

Padahal konfirmasi yang dilayangkan guna keseimbangan pemberitaan. Begitu dengan instansi terkait belum memberikan penjelasan. (Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ricky Anthony Peduli Rakyat, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Salapian
Temui Massa Aksi Damai, Bupati Syah Afandin Pastikan Jalan Air Hitam Jadi Prioritas Pemkab Langkat
Wabup Tiorita Sambut Tim Wasev TMMD, Pastikan Program Pembangunan Desa Tepat Sasaran
Kapolsek Pangkalan Susu Ajak Kades Jaga Kamtibmas, Warga Pematang Jaya Ingin Bertemu Kapolres Langkat
Wabup Tiorita Kick Off TMMD ke-128, Infrastruktur dan Kesejahteraan Desa Dikebut
Supervisi PKK Provsu di Langkat, Endang Syah Afandin Dorong Kader Desa
Perbaikan Jalan Secanggang Dianggarkan Rp8 Miliar, Ditargetkan Tuntas 2026
Safari Ramadan di Pematang Jaya, Bupati Langkat Salurkan Bantuan Rp40 Juta untuk Dua Masjid
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 14:31 WIB

Ricky Anthony Peduli Rakyat, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Salapian

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:27 WIB

Temui Massa Aksi Damai, Bupati Syah Afandin Pastikan Jalan Air Hitam Jadi Prioritas Pemkab Langkat

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:49 WIB

Wabup Tiorita Sambut Tim Wasev TMMD, Pastikan Program Pembangunan Desa Tepat Sasaran

Senin, 11 Mei 2026 - 18:01 WIB

Kapolsek Pangkalan Susu Ajak Kades Jaga Kamtibmas, Warga Pematang Jaya Ingin Bertemu Kapolres Langkat

Kamis, 23 April 2026 - 11:42 WIB

Wabup Tiorita Kick Off TMMD ke-128, Infrastruktur dan Kesejahteraan Desa Dikebut

Berita Terbaru

Ekonomi dan Bisnis

Didukung Bobby, Syah Afandin Percepat Legalisasi 607 Sumur Tua di Langkat

Sabtu, 6 Jun 2026 - 23:18 WIB

Kesehatan

Listrik Padam Bergilir, Pelayanan di OG Hospital Tetap Normal

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:44 WIB