Ganti Rugi Dibayar, Eksekusi Mandek: Satu Rumah Jadi Sorotan

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Satu unit rumah yang belum dirubuhkan HKI meski ganti untung telah dibayarkan kepada warga.(ist)

Langkat – metrolangkat.com

Satu unit rumah permanen milik Edi Sofyan di Desa Tangkahan Durian, Kecamatan Brandan Barat, masih berdiri kokoh meski telah menerima uang ganti kerugian proyek jalan tol sebesar Rp735.949.829.

Berdasarkan data yang diperoleh, pembayaran ganti rugi tersebut telah dilakukan pada Kamis (25/4/2024), merujuk pada Surat LMAN Nomor: 5-481/LMAN/2024 tertanggal 5 April 2024.

Kejanggalan pun mencuat.

Pasalnya, sejumlah warga lain yang menerima ganti rugi pada waktu yang sama telah merobohkan bangunan mereka.

Baca Juga :  PKS Kota Binjai Salurkan 737 Paket Daging Kurban, Wujud Kepedulian & Semangat Berbagi

Sementara rumah milik Edi Sofyan hingga kini belum tersentuh pembongkaran. Kondisi ini memicu kecemburuan sosial di tengah masyarakat.

Warga mempertanyakan adanya dugaan perlakuan berbeda dalam proses penertiban lahan.

“Kenapa bisa sama-sama sudah dibayar, tapi rumah itu belum juga dibongkar? Apa ada permainan?” ujar salah seorang warga.

Menanggapi hal tersebut, Staf PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), Toni, menyebut kewenangan pembongkaran berada di tangan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tanah dari Dinas PUPR.

“Untuk pembebasan lahan dan pembongkaran itu kewenangan PPK Tanah.

Kami hanya membantu jika ada permintaan resmi dan pendampingan dari PPK,” jelasnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga :  PKK Langkat Dukung Pendidikan Disabilitas Lewat Program Inklusif

Ia menegaskan, pihak HKI baru dapat bekerja setelah lahan dinyatakan bebas dan diserahkan secara resmi oleh PPK Tanah.

Namun, jawaban tersebut belum sepenuhnya menjawab pertanyaan publik.

Muncul dugaan adanya ketidaksesuaian antara data pembayaran ganti rugi dengan realisasi di lapangan, bahkan tak menutup kemungkinan adanya permainan oknum terkait proses pembebasan lahan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak PPK Tanah terkait alasan belum dibongkarnya bangunan tersebut. (Yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026
Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran
KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi
Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan
Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU
Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh
Bupati Syah Afandin Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Masuk Kriteria
Harganas ke-33, Wabup Tiorita Ajak Wujudkan Keluarga Tangguh
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:15 WIB

KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:54 WIB

Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:51 WIB

Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU

Berita Terbaru