Riset Stanford: Indonesia Paling Malas Jalan Kaki, Ini 7 Negara dengan Aktivitas Terendah

- Jurnalis

Senin, 23 Maret 2026 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – metrolangkat.com

Tingkat aktivitas fisik suatu negara ternyata bisa dilihat dari kebiasaan berjalan kaki warganya. Riset Stanford University yang dipublikasikan di jurnal Nature mengungkap, banyak negara masih berada di bawah standar sehat World Health Organization, yakni minimal 5.000 langkah per hari.

Hasil penelitian tersebut menempatkan Indonesia sebagai negara dengan rata-rata langkah harian terendah, yakni hanya sekitar 3.513 langkah per hari—jauh di bawah rata-rata global.

Peneliti Scott Delp menyebut rendahnya angka ini menunjukkan perlunya peningkatan budaya berjalan kaki di masyarakat.

Selain Indonesia, berikut daftar negara dengan tingkat aktivitas jalan kaki terendah:

1. Indonesia (3.513 langkah/hari)
Minimnya infrastruktur ramah pejalan kaki menjadi faktor utama. Trotoar yang rusak, sempit, atau beralih fungsi membuat masyarakat lebih memilih kendaraan bermotor, bahkan untuk jarak dekat.

Baca Juga :  Ketatnya Persaingan Gulat PON XXI Aceh-Sumut di Binjai: Kalimantan Timur dan Jawa Timur Sabet Emas

2. Arab Saudi (3.807 langkah/hari)
Cuaca panas ekstrem dan dominasi aktivitas dalam ruangan membuat warga cenderung menghindari jalan kaki. Ketergantungan pada kendaraan pribadi juga tinggi.

3. Malaysia (3.963 langkah/hari)
Kemacetan lalu lintas dan fasilitas pedestrian yang kurang memadai menjadi penyebab utama rendahnya aktivitas berjalan kaki.

4. Filipina (4.008 langkah/hari)
Kondisi trotoar yang sempit, kemacetan di kota besar seperti Manila, serta polusi udara tinggi membuat aktivitas luar ruang kurang nyaman.

5. Afrika Selatan (4.105 langkah/hari)
Kesenjangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan memengaruhi tingkat aktivitas fisik masyarakat secara keseluruhan.

6. Brasil (4.289 langkah/hari)
Meski dikenal dengan budaya olahraga, kebiasaan berjalan kaki masyarakat masih tergolong rendah.

Baca Juga :  Parah! Joget Bareng Para Wanita, Pimpinan DPRD Sumut Bikin Dunia Maya Geger

7. India (4.297 langkah/hari)
Cuaca panas, polusi, dan kemacetan lalu lintas membuat masyarakat lebih bergantung pada kendaraan bermotor.

Secara umum, penelitian ini menunjukkan bahwa rendahnya aktivitas jalan kaki dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari infrastruktur yang tidak ramah pejalan kaki, kondisi lingkungan, hingga pola hidup masyarakat yang bergantung pada kendaraan.

Selain itu, keterbatasan fasilitas olahraga dan faktor sosial-ekonomi juga turut berkontribusi terhadap rendahnya aktivitas fisik di berbagai negara.

Temuan ini menjadi pengingat penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk mendorong gaya hidup lebih aktif, demi menjaga kesehatan dan mengurangi risiko penyakit akibat kurang bergerak.(wis/int)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AFF U-19 2026 Digelar di Sumut, Bobby Nasution Pastikan Stadion dan Fasilitas Bertaraf Internasional
Sprint Rally 2026 Seri 1 sukses digelar partisipasi 51 pereli dari berbagai daerah di Indonesia.
Emas FORNAS Disambut Gebrakan Baru, Bupati Syah Afandin Dorong Taekwondo Masuk Sekolah
Tinjau Lapangan Kebun Bunga, Bobby Nasution Tegaskan Perawatan Tak Boleh Asal-asalan
Liga 4 Sumut Naik Kelas, Piala Gubernur Gunakan Operator Swasta
Pererat Silaturahmi, ITFun Sumut dan Langkat Gelar Buka Puasa Bersama di Beras Basah
PKS Soroti Kejanggalan APBD 2026, DPRD Binjai Ancam Gunakan Hak Interpelasi
UKT Geup ITFun Sumut Sukses Digelar di Jentera Malay Stabat
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:56 WIB

AFF U-19 2026 Digelar di Sumut, Bobby Nasution Pastikan Stadion dan Fasilitas Bertaraf Internasional

Senin, 13 April 2026 - 19:52 WIB

Sprint Rally 2026 Seri 1 sukses digelar partisipasi 51 pereli dari berbagai daerah di Indonesia.

Rabu, 8 April 2026 - 11:51 WIB

Emas FORNAS Disambut Gebrakan Baru, Bupati Syah Afandin Dorong Taekwondo Masuk Sekolah

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:11 WIB

Tinjau Lapangan Kebun Bunga, Bobby Nasution Tegaskan Perawatan Tak Boleh Asal-asalan

Kamis, 26 Maret 2026 - 21:47 WIB

Liga 4 Sumut Naik Kelas, Piala Gubernur Gunakan Operator Swasta

Berita Terbaru

Advertorial

Syah Afandin Jemput Bantuan Pusat untuk Korban Banjir Langkat

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:32 WIB