Parah! SDN 05 Panai Tengah Disulap Jadi “Sekolah Keluarga”

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 4 November 2025 - 05:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuhanbatu – METROLANGKAT.COM

Dugaan penyalahgunaan jabatan dan praktik nepotisme mencoreng dunia pendidikan di Kabupaten Labuhanbatu.

SDN 05 Panai Tengah yang seharusnya menjadi tempat menanamkan nilai integritas dan pendidikan jujur, justru disulap bak “sekolah keluarga” di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah, Munawarah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak menjabat PLT pada November 2023 menggantikan Kepala Sekolah definitif Samsul Anwar, Munawarah langsung menarik sejumlah sanak saudaranya untuk mengisi jabatan strategis di sekolah tersebut.

Salah satunya Siti Rahma, keponakan kandungnya, yang diangkat menjadi guru honorer meski tidak memenuhi syarat sebagai tenaga pendidik.

Anehnya, dalam surat keputusan (SK) resmi, Siti Rahma justru dicatat sebagai operator sekolah.

Tak berhenti di situ, Junaidi Syahputra, abang kandung Munawarah, juga dimasukkan sebagai guru honorer Pendidikan Agama Islam dengan beban 24 jam pelajaran.

Namun, berdasarkan temuan di lapangan, Junaidi hanya hadir sekali seminggu selama 1 jam 30 menit setiap hari Selasa.

Baca Juga :  STMIK Kaputama Binjai Gelar PKKMB 2025, Cetak Generasi Digital Berkarakter

Lebih ironis lagi, Zaharuddin, sepupu Munawarah, juga ikut dilantik sebagai Ketua Komite Sekolah, tanpa melalui proses pemilihan sebagaimana diatur dalam ketentuan.

Sumber internal sekolah menyebut, seluruh nama keluarga besar Munawarah telah terdaftar resmi di Dapodik (Data Pokok Pendidikan) pada 23 Juni 2025 pukul 14.32 WIB.

Hal ini memperkuat dugaan adanya rekayasa data dan manipulasi administrasi pendidikan di bawah kendali PLT tersebut.

Padahal, tindakan itu jelas menyalahi Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional serta Permendikbud yang mengatur tata kelola kepegawaian di lingkungan pendidikan dasar.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Pendidikan Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan dan Koordinator Wilayah Satuan Pendidikan Bakti, S.Pd memilih bungkam.

Tak satu pun memberikan klarifikasi resmi meski pesan dan panggilan awak media telah dikirim sejak 2 November 2025.

Hingga berita ini diturunkan, Munawarah yang disebut-sebut sebagai “otoritas tunggal” di SDN 05 Panai Tengah juga belum memberikan tanggapan.

Baca Juga :  Terkait Aksi Demo di SMAN 7 Binjai, Ini Respon Disdik Provsu

Berikut daftar keluarga Munawarah yang kini tercatat aktif di SDN 05 Panai Tengah:

1. Munawarah – PLT Kepala Sekolah

2. Junaidi Syahputra – Guru Honorer Agama Islam (Abang kandung)

3. Sri Ani – Guru Kelas (Adik kandung)

4. Asmarita – Guru Kelas (Keponakan)

5. Siti Rahma – Guru Honorer/Operator (Keponakan)

6. Zaharuddin – Ketua Komite Sekolah (Sepupu)

Praktik “sekolah keluarga” ini kini menjadi sorotan publik. Masyarakat mendesak Dinas Pendidikan Labuhanbatu dan Inspektorat untuk turun tangan memeriksa dugaan penyalahgunaan jabatan dan pelanggaran sistem rekrutmen di SDN 05 Panai Tengah.

“Sekolah seharusnya tempat mendidik anak bangsa, bukan tempat mencari posisi bagi keluarga sendiri,” ujar salah seorang warga Bagan Bilah yang enggan disebut namanya.

Jika terbukti, tindakan Munawarah bisa masuk kategori nepotisme, manipulasi data, dan penyalahgunaan wewenang, yang dapat berimplikasi pada sanksi administratif hingga pidana.(Rif)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Airin Rico Waas Dorong Kreativitas Anak, Tanamkan Persatuan Sejak Dini
Dari Kampus untuk Lingkungan, Miftahussakdan Bangun Gerakan SavEnvironment
Plt Bupati Tiorita: Jangan Ada Anak Langkat Putus Sekolah
Pj Sekdaprov Dorong PTS Sumut Perkuat Kualitas
Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan
Juara Internasional Robotics, Siswa Nanyang Zhi Hui School Dipuji Wawako Medan
Bunda PAUD Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini
Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:30 WIB

Airin Rico Waas Dorong Kreativitas Anak, Tanamkan Persatuan Sejak Dini

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Dari Kampus untuk Lingkungan, Miftahussakdan Bangun Gerakan SavEnvironment

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Plt Bupati Tiorita: Jangan Ada Anak Langkat Putus Sekolah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:39 WIB

Pj Sekdaprov Dorong PTS Sumut Perkuat Kualitas

Senin, 14 September 2026 - 18:28 WIB

Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan

Berita Terbaru