Sultan Langkat Cabut Gelar Datuk Mulia Perkasa dari Djohar Arifin Husin

- Jurnalis

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maklumat Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat Nomor: 01/MKL-KNL/VII/2025; Video resmi akun TikTok Laskar Setiadiraja Langkat (@laskar_setiadiraja).

Maklumat Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat Nomor: 01/MKL-KNL/VII/2025; Video resmi akun TikTok Laskar Setiadiraja Langkat (@laskar_setiadiraja).

STABAT – Metrolangkat.com

Sebuah keputusan penting diambil oleh Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat. Gelar kebesaran “Datuk Mulia Perkasa” yang pernah disematkan kepada Prof. Djohar Arifin Husin resmi dicabut dan dibatalkan.

Keputusan itu ditetapkan melalui Maklumat Nomor: 01/MKL-KNL/VII/2025 pada Kamis, 24 Juli 2025 bertepatan dengan 29 Muharam 1447 H,

dan disampaikan langsung oleh Sultan Langkat, Tengku Azwar Aziz Abdul Djalil Rahmatsyah Al-Hajj, usai Musyawarah Besar Kerapatan Adat Kesultanan Negeri Langkat.

Dalam maklumat yang beredar luas melalui akun media sosial Laskar Setiadiraja Langkat, Sabtu (16/8),

Sultan menegaskan pencabutan gelar dilakukan dengan merujuk pada Qanun Adat Istiadat dan aturan Kesultanan Negeri Langkat.

Isi maklumat tersebut menegaskan tiga hal utama:

  1. Gelar Datuk Mulia Perkasa atas nama Djohar Arifin Husin secara sah dicabut dan dibatalkan. Yang bersangkutan tidak lagi diakui sebagai bagian dari Kerapatan Adat, serta dilarang menggunakan atau mengatasnamakan gelar tersebut dalam bentuk apa pun.
  2. Segala hubungan dan kedudukan adat Djohar Arifin Husin terputus sejak maklumat dikeluarkan.
  3. Keputusan ini diambil demi menjaga kepatutan, martabat, dan marwah Kesultanan Negeri Langkat sesuai amanah adat dan warisan leluhur.
Baca Juga :  Protes Jalan Berlubang di Kutambaru, Warga Pancing Ikan Lele

“Maklumat ini berkuat kuasa serta-merta mulai tarikh ditetapkan dan akan disampaikan kepada seluruh institusi adat, pihak pemerintah, dan masyarakat Melayu,” tulis Sultan dalam maklumat tersebut.

Kesultanan menegaskan, langkah ini bukan sekadar pencabutan gelar, melainkan ikhtiar menjaga kehormatan dan kewibawaan adat yang telah diwariskan turun-temurun.

Respon Prof. Djohar Arifin Husin

Menanggapi pencabutan gelar adat tersebut, Prof. Djohar Arifin Husin menyampaikan bahwa persoalan antara dirinya dengan Sultan Langkat sebenarnya sudah selesai sejak lama.

“Kesalahfahaman saya dengan Tengku Azwar Aziz sudah selesai. Setelah pengembalian gelar adat telah saya lakukan pada 12 Maret 2021. Setelah itu saya ada bertemu dengan Tengku Azwar dan kami sudah cair dan in syaa Allah tidak ada masalah lagi,” ujar Djohar.

Baca Juga :  Padahal 11 Hari Lagi Mau Nikah, Pemuda Ini Tewas Usai Ngamar Bersama Mantan

Ia juga menjelaskan kontribusinya terhadap sejarah Langkat melalui karyanya.

“Pada tahun 2013 saya menulis buku Sejarah Langkat, karena waktu itu belum ada buku tentang sejarah Langkat. Para guru sejarah sangat berterima kasih karena ada buku pegangan mereka untuk pelajaran sejarah. Buku Sejarah Langkat ini saya serahkan kepada Tun Mahatir sewaktu bertemu beberapa waktu yang lalu. Saya juga menyerahkan tiga buku lainnya kepada Tun Mahatir,” tambahnya.

Dengan demikian, Djohar menegaskan bahwa meski gelar adatnya dicabut, hubungan baik dengan Sultan Langkat tetap terjaga dan kontribusinya bagi sejarah serta budaya Langkat tetap akan ia lanjutkan.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Simulasi Perang Kota di Medan: Rico Waas Yakin Polri Siap Sikat Begal dan Teror
Bobby–Syah Afandin Lepas 360 Jemaah Haji Langkat, Doa untuk Sumut Mengalir dari Tanah Suci
Viral Seantero Negeri, Kasus Saling Lapor di Langkat Berakhir Damai: Musyawarah Forkopimda Jadi Titik Balik
Dua Rumah dan Usaha Laundry di Binjai Utara Ludes Terbakar, Dua Mobil Ikut Hangus
26 Pegawai Lapas Binjai Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan Integritas dan Perang terhadap Narkoba
Eks Dosen UIN Malang Yai Mim Tutup Usia di Sel, Polisi Tunggu Hasil Visum
Panen Kelapa di Lapas Binjai, Warga Binaan Didorong Jadi Produktif dan Mandiri
Buka Puasa 1.500 Jamaah di Masjid Al-Musabbihin, Rico Waas Minta Doa Warga
Berita ini 363 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:24 WIB

Simulasi Perang Kota di Medan: Rico Waas Yakin Polri Siap Sikat Begal dan Teror

Kamis, 23 April 2026 - 20:50 WIB

Bobby–Syah Afandin Lepas 360 Jemaah Haji Langkat, Doa untuk Sumut Mengalir dari Tanah Suci

Minggu, 19 April 2026 - 12:04 WIB

Viral Seantero Negeri, Kasus Saling Lapor di Langkat Berakhir Damai: Musyawarah Forkopimda Jadi Titik Balik

Jumat, 17 April 2026 - 17:41 WIB

Dua Rumah dan Usaha Laundry di Binjai Utara Ludes Terbakar, Dua Mobil Ikut Hangus

Rabu, 15 April 2026 - 10:54 WIB

26 Pegawai Lapas Binjai Naik Pangkat, Kalapas Tegaskan Integritas dan Perang terhadap Narkoba

Berita Terbaru