Bos Sritex Ditangkap Kejagung: Dugaan Korupsi Kredit Bank Negara Mengemuka

Metro Langkat

- Jurnalis

Rabu, 21 Mei 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Metrolangkat.com

Kejaksaan Agung Republik Indonesia kembali menunjukkan taringnya dalam pemberantasan korupsi. Kali ini, giliran Direktur Utama PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), Iwan Kurniawan Lukminto, yang diamankan oleh tim penyidik Jampidsus Kejagung, Rabu (21/5).

Penangkapan dilakukan pada Selasa malam (20/5) di kediaman Iwan di Solo, Jawa Tengah. Ia diduga terlibat dalam kasus korupsi terkait pemberian fasilitas kredit dari bank-bank milik negara kepada Sritex, perusahaan tekstil raksasa yang tengah berada di ambang kehancuran finansial.

Baca Juga :  Ditetapkan jadi Tersangka Kasus Impor Gula, Tom Lembong Anggap Kejagung 'Abuse of Power'

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Febrie Adriansyah, menyebut bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari proses penyidikan awal. Meski Sritex merupakan entitas swasta, keterlibatan bank negara dalam skema kredit menjadi dasar penyelidikan dugaan kerugian keuangan negara.

Diketahui, Sritex telah dinyatakan pailit oleh Pengadilan Niaga Semarang pada Oktober 2024 dan resmi menghentikan operasionalnya sejak Maret 2025. Kurator kepailitan mencatat total utang perusahaan mencapai hampir Rp30 triliun yang melibatkan ratusan kreditur, baik konkuren, preferen, maupun separatis.

Baca Juga :  Raline Shah jadi Stafsus Menkomdigi, Ini Tugasnya

Hingga saat ini, status hukum Iwan Lukminto masih dalam pemeriksaan intensif. Kejagung belum menetapkannya sebagai tersangka, namun penyidikan terus berlanjut guna mendalami potensi kerugian negara dalam kasus yang menyeret nama besar perusahaan tekstil kebanggaan Indonesia tersebut.

Perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Kejaksaan Agung dalam waktu dekat.

Editor : Rhm

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia
KPK Tunggu Nusron Wahid, Kasus Suap Pertanahan : Rp106,3 Miliar Disita
Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik
DPR Susun RUU Perampasan Aset, 13 Kejahatan Bisa Berujung Penyitaan Harta
Kubu Febrie Klaim Temukan 40 Dugaan Pelanggaran Hukum dalam Penanganan Perkara TPPU
Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan
Rp2 Miliar untuk Iskandarsyah Ka BPKAD Langkat Terungkap di Sidang, Mengapa Belum Ada Pengembangan Perkara?
Buron 4 Tahun, Phoe Sie Dong Ditangkap Tim Intelijen Kejari Binjai di BSM
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:09 WIB

KPK Tunggu Nusron Wahid, Kasus Suap Pertanahan : Rp106,3 Miliar Disita

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 10:47 WIB

DPR Susun RUU Perampasan Aset, 13 Kejahatan Bisa Berujung Penyitaan Harta

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Kubu Febrie Klaim Temukan 40 Dugaan Pelanggaran Hukum dalam Penanganan Perkara TPPU

Berita Terbaru