4 Kesalahan Aplikasi Sealant yang Bisa Mempengaruhi Daya Rekat

Metro Langkat

- Jurnalis

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ada banyak material yang sering digunakan pada suatu bangunan maupun konstruksi lainnya, seperti kayu, kaca, beton, PVC, sampai logam. Masing-masing material mempunyai karakteristik dan pori-pori yang berbeda.(ist)

Jakarta- metrolangkat.com

Sealant memiliki komponen khusus agar bisa merekat pada substrat. Namun, daya rekatnya bisa berbeda antara satu aplikasi dengan lainnya. Hal ini tidak hanya ditentukan oleh kualitas produk, namun juga proses aplikasi dan kondisi permukaan.

Berbagai kesalahan kecil pada dua aspek tersebut mampu membuat pengisi gap gagal bekerja secara optimal hingga mudah lepas. Maka dari itu, kesalahan-kesalahan tersebut perlu dihindari agar hasilnya maksimal.

Mengapa Daya Rekat Sealant Bisa Menurun?

Pengisi gap seharusnya bisa merekat dengan sempurna dan tahan dalam waktu lama. Namun, ada berbagai faktor yang mempengaruhi kekuatannya, seperti:

  • Jenis Substrat

Ada banyak material yang sering digunakan pada suatu bangunan maupun konstruksi lainnya, seperti kayu, kaca, beton, PVC, sampai logam. Masing-masing material mempunyai karakteristik dan pori-pori yang berbeda.

Pemilihan pengisi ini harus disesuaikan dengan materialnya. Filler yang didesain untuk kaca dengan pori-pori rapat belum tentu bisa digunakan pada beton yang memiliki pori-pori besar.

  • Kebersihan Permukaan

Selama proses pembangunan, berbagai kotoran kerap menempel pada permukaan substrat. Misalnya debu halus, cat, hingga minyak. Kotoran-kotoran tersebut membuat filler tidak bisa merekat secara sempurna.

  • Kondisi Lingkungan

Kondisi lingkungan juga dapat mempengaruhi daya rekat filler. Bila suhu udara terlalu dingin atau panas, ikatan kimia yang terbentuk antara pengisi gap dengan substrat akan terganggu. Begitu pula saat lingkungan sangat lembap.

  • Kesesuaian Produk dengan Area Aplikasi

Masing-masing area aplikasi mempunyai tantangan berbeda yang harus dihadapi oleh filler. Misalnya di luar ruangan, filler akan terpapar sinar matahari secara terus-menerus. Saat musim hujan tiba, permukaannya juga akan terkena air.

Tidak semua pengisi gap bisa menahannya. Pengisi yang didesain untuk area interior akan mudah retak, getas, hingga terkelupas saat terkena cuaca ekstrem dalam jangka waktu lama.

Kesalahan Aplikasi Sealant yang Bisa Memengaruhi Daya Rekat

Daya rekat pengisi gap sangat dipengaruhi oleh proses aplikasinya. Berbagai kesalahan akan membuatnya mudah mengelupas, yaitu:

  • Permukaan Tidak Dibersihkan dengan Baik

Selaras dengan yang telah dijelaskan di atas, keberadaan kotoran pada permukaan substrat bisa mengganggu daya rekat pengisi gap. Hal ini tetap bisa terjadi meskipun ukuran kotoran tersebut sangat kecil.

Baca Juga :  Update Sepak Bola Terkini: Dari Drama Timnas hingga Panasnya Premier League dan La Liga

Aneka zat asing ini bertindak layaknya pembatas antara pengisi gap dengan permukaan. Alih-alih menempel langsung pada substrat, pengisi tersebut malah merekat pada zat asing ini sehingga mudah mengelupas.

  • Menggunakan Filler yang Tidak Sesuai dengan Karakter Substrat

Saat ini, ada banyak filler yang dijual di pasaran. Masing-masing pengisi gap tersebut mempunyai komponen berbeda dan dibuat sesuai dengan karakter substrat tertentu serta kebutuhan aplikasi.

Jika menggunakan pengisi gap yang tidak sesuai, maka risiko mengelupas maupun gangguan lainnya akan semakin tinggi. Sebagai contoh, filler acetic cocok untuk diaplikasikan pada kaca, namun bisa menimbulkan korosi bagi besi maupun beton.

Di sisi lain, permukaan beton yang memiliki pori-pori besar membutuhkan pengisi bersifat netral dengan spesifikasi khusus. Dengan demikian, noda minyak atau staining bisa dihindari.

  • Mengabaikan Desain dan Kedalaman Joint

Desain dan kedalaman sambungan antar substrat perlu diperhatikan. Bila joint terlalu dalam, pengisi gap akan menempel ke tiga arah sekaligus, yaitu kanan, kiri, dan dasar, alih-alih hanya kanan dan kiri.

Dengan kondisi seperti ini, filler akan mengikat ke tiga arah secara kuat sekaligus sehingga mudah robek saat substrat bergerak. Hal tersebut disebabkan oleh kacaunya arah tarikan dan hilangnya ruang bagi pengisi gap untuk meregang.

  • Tidak Memperhatikan Proses Curing

Curing adalah salah satu proses yang perlu dibutuhkan agar filler bisa merekat dan bekerja secara optimal. Pada proses ini, pengisi gap akan berubah bentuk dari pasta menjadi karet elastis.

Bila prosesnya diabaikan atau waktunya terlalu singkat, perubahan bentuk menjadi tidak maksimal. Akibatnya, ikatan kimia akan rusak sehingga pengisi gap tidak bisa merekat.

Hal yang Perlu Diperhatikan agar Sealant Merekat Optimal

Risiko terganggunya daya rekat filler terhadap substrat bisa diminimmalkan. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Persiapan Substrat

Sebelum proses aplikasi dimulai, substrat perlu dibersihkan dulu secara menyeluruh menggunakan bahan yang tepat. Misalnya adalah sikat kawat untuk beton dan alkohol isopropil untuk logam atau kaca. Lalu, pastikan substrat benar-benar kering setelahnya.

  • Mengikuti Petunjuk Aplikasi

Berbagai produk pengisi gap telah dilengkapi dengan petunjuk aplikasi. Ikuti petunjuk tersebut agar hasilnya maksimal. Alat-alat bantu dapat digunakan untuk mendukungnya, seperti backing rod atau busa pengisi celah.

  • Memperhatikan Kondisi Lingkungan

Sebaiknya filler diaplikasikan saat cuaca sedang kering dan cerah untuk menghindari kontaminasi air sebelum mengering. Hindari melakukannya di bawah sinar matahari langsung atau saat mendung maupun gerimis.

  • Memilih Filler Berdasarkan Kebutuhan

Pengisi gap perlu dipilih sesuai kebutuhan substrat serta tantangan yang akan dihadapi. Dengan demikian, kerusakan dan renovasi berulang bisa diminimalkan.

Baca Juga :  Bupati Syah Afandin Raih Penghargaan Hari Bhakti Imigrasi & Kemasyarakatan

Mempertimbangkan Filler yang Tepat

Proses aplikasi dan kondisi permukaan termasuk dua faktor penting dalam penggunaan pengisi gap. Dengan memperhatikan serta menyiapkannya secara maksimal, hasil akhir bisa lebih sesuai dengan harapan.

Supaya hasilnya semakin optimal, pemilihan filler yang berkualitas juga patut diperhatikan, seperti Sikaflex®-11 FC+ dengan kapabilitas pergerakan sekitar 35%. Pengisi celah ini bisa melekat dengan baik pada substrat tertentu tanpa surface pre-treatment.

Daya tahannya terhadap beban mekanis dan cuaca cukup baik sengan emisi sangat rendah. Selain itu, ada pengisi celah ini memiliki tanda CE. Menariknya, filler tersebut juga bisa digunakan untuk merekatkan aneka material konstruksi ringan.

Kualitas Sika sendiri sudah dikenal selama 115 tahun lewat berbagai proyeknya, seperti Renovasi Museum Zeitz di Afrika Selatan. Sika juga menjadi pencetus semen waterproofing pertama di Indonesia yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Pemilihan sealant berkualitas yang didukung oleh proses aplikasi serta persiapan permukaan tepat akan membuat struktur menjadi lebih kuat terhadap berbagai tantangan. Tim profesional Sika dapat dihubungi untuk konsultasi lebih lanjut dalam memilih filler yang tepat.(Adv)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Perkuat Infrastruktur Jalan, Ekonomi Warga Secanggang Makin Lancar
Dari Langkat ke Layar Dunia: Video Pendek Buka Peluang Baru bagi Wisata dan UMKM Lokal
Premier League hingga BRI Super League, NOBARID Hadirkan Sensasi Mengikuti Keseruan Sepak Bola
Dari Titik Nol Pematang Jaya, Tiorita Tegaskan Pembangunan Langkat Harus Sampai ke Ujung
Kritik Boleh, Fitnah Jangan : Tiorita Disorot, Langkat Butuh Bukti Kerja Bukan Perang Komentar
Update Sepak Bola Terkini: Dari Drama Timnas hingga Panasnya Premier League dan La Liga
Hose Berkualitas Jadi Kunci Kelancaran Unit untuk Operasional di Tambang
Pentingnya Seragam Olahraga Berkualitas bersama Miracle Konveksi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13 WIB

4 Kesalahan Aplikasi Sealant yang Bisa Mempengaruhi Daya Rekat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:28 WIB

Tiorita Perkuat Infrastruktur Jalan, Ekonomi Warga Secanggang Makin Lancar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:44 WIB

Dari Langkat ke Layar Dunia: Video Pendek Buka Peluang Baru bagi Wisata dan UMKM Lokal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Premier League hingga BRI Super League, NOBARID Hadirkan Sensasi Mengikuti Keseruan Sepak Bola

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:36 WIB

Dari Titik Nol Pematang Jaya, Tiorita Tegaskan Pembangunan Langkat Harus Sampai ke Ujung

Berita Terbaru

Advertorial

4 Kesalahan Aplikasi Sealant yang Bisa Mempengaruhi Daya Rekat

Rabu, 21 Okt 2026 - 18:13 WIB