Pameran Foto “Prahara Pulau Emas”, Rico Waas: Foto Jurnalistik Menggugah Empati

- Jurnalis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi pameran foto jurnalistik bertajuk “Prahara Pulau Emas”.(wis)

MEDAN – metrolangkat.com

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi pameran foto jurnalistik bertajuk “Prahara Pulau Emas” yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan di Atrium Plaza Medan Fair, Rabu (19/8/2026).

Pameran tersebut menampilkan karya-karya foto yang merekam jejak bencana banjir dan dampaknya terhadap masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

Tidak sekadar menghadirkan dokumentasi visual, pameran ini menjadi catatan kemanusiaan tentang sebuah tragedi yang pernah melanda Pulau Sumatera.

Rico Waas menilai foto jurnalistik memiliki kekuatan yang jauh melampaui sekadar dokumentasi.

Sebuah foto, menurutnya, mampu membangkitkan empati, membuka mata masyarakat, bahkan mendorong lahirnya harapan bagi mereka yang menjadi korban bencana.

Ia mencontohkan sejumlah foto ikonik dunia seperti The Vulture and the Little Child dan Tank Man yang tidak hanya dikenal sebagai karya jurnalistik, tetapi juga mampu memengaruhi cara dunia melihat sebuah peristiwa.

“A picture speaks a thousand words. Setiap foto itu menceritakan ribuan kata. Efeknya akan sangat panjang, bahkan bisa berdampak dan menciptakan harapan,” kata Rico.

Menurut Rico, di tengah derasnya arus konten video di media sosial, foto jurnalistik tetap memiliki kekuatan tersendiri.

Jika video menyajikan rangkaian gambar yang bergerak, sebuah foto justru memberikan ruang bagi setiap orang untuk menafsirkan cerita di balik satu bingkai.

Baca Juga :  Pungli di Jalur Sidebuk Debuk Diklaim Hilang, Bobby Diapresiasi

“Video itu menciptakan komentar, tapi kalau foto menciptakan cerita. Dia berada di dalam satu frame yang tidak bergerak.

Tapi kita yang bisa memaknainya, bisa menceritakan dari A sampai Z,” ujarnya.

Karena itu, Rico berharap pameran foto jurnalistik seperti “Prahara Pulau Emas” dapat terus digelar dan menjangkau ruang publik yang lebih luas.

Ia juga menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Medan untuk berkolaborasi dengan insan pers dan pewarta foto agar karya-karya jurnalistik tersebut dapat terus dirawat, diapresiasi, sekaligus menjadi bagian dari dokumentasi sejarah.

“Kita perlu ngobrol bersama, mungkin tidak di dalam ruang formal saja, tapi kita duduk bicara bersama tentang jurnalistik media

secara pemberitaan dan jurnalistik foto, agar kita tetap bisa merawat karya-karya ini,” katanya

Koordinator PFI Wilayah Sumatera, Hendra Syamhari, mengatakan pameran “Prahara Pulau Emas” merupakan bagian dari rangkaian roadshow fotografi jurnalistik yang dilaksanakan di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Menurut Hendra, karya-karya yang dipamerkan tidak hanya berbicara tentang bencana yang terjadi hari ini,

Tetapi juga menjadi rekaman sejarah yang dapat dilihat oleh generasi mendatang.

“Pameran foto ini mencatatkan sejarah kepada anak cucu kita, bahwa di Pulau Sumatera pernah terjadi bencana besar,” kata Hendra.

Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pameran tersebut.

Ia mengungkapkan, di balik setiap foto bencana yang dihasilkan, terdapat perjuangan panjang para jurnalis foto yang harus berhadapan langsung dengan situasi berbahaya di lapangan.

Baca Juga :  Gonjang Ganjing di Dinas Pendidikan Langkat: Plh Kadis Pendidikan Dituding Liar, Ini Jawabannya!

Menurutnya, ketika bencana terjadi, pewarta foto kerap mengesampingkan keselamatan dan kepentingan pribadi demi memastikan kondisi sebenarnya dapat diketahui masyarakat luas.

“Jurnalis foto adalah profesi yang kerap melupakan diri demi tugas. Saat bencana menerpa,

Para pewarta menembus banjir dan menerjang bahaya tanpa memikirkan kondisi rumah sendiri atau keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, yang berada dalam pikiran para pewarta saat bertugas adalah memastikan kamera tetap bekerja dan fakta di lapangan dapat direkam secara nyata.

“Yang ada di pikiran mereka hanyalah memastikan kamera siap bekerja untuk mengabarkan kondisi sebenarnya kepada dunia,” tambahnya.

Hendra menegaskan, di tengah maraknya informasi palsu atau hoaks, jurnalis foto memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan fakta melalui karya visual yang jujur dan berpegang pada hati nurani.

“Jurnalis foto akan terus berkomitmen dan berjuang merekam momen-momen penting secara jujur sesuai hati nurani demi menyajikan informasi yang akurat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Pameran tersebut turut dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua PFI Medan Riski Cahyadi,

Ketua Panitia Pameran Irsan Mulyadi, serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Di antaranya Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari,

Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan Wandro Abadi Agnellus Malau, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, dan Kasat Pol PP Kota Medan M. Yunus.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Panitia IDCA Langkat Kecewa, Minta Klarifikasi Terbuka Kepala Desa Paya Perupuk
Raker I PWPM, Rico Waas Tekankan Integritas: Berita Boleh Kritis, Asal Berdasarkan Fakta
HUT MARI ke-81 dan HUT RI, Pengadilan Hadir Bersama Masyarakat Langkat
Bobby Luncurkan BRT Mebidang: 30 Bus Listrik, Sekali Bayar untuk Antar-Koridor
Semarak HUT RI ke-81, Lomba Sampan Tanjung Pura Makin Heboh, Rebut Piala PAC PP dan Trofi Plt Bupati
Tiga Pekan, Polres Binjai Ungkap 18 Kasus Narkoba, Sita 250,86 Gram Sabu
Ricky Anthony Lepas 26 Tim Festival Drum Corps HUT RI ke-81 di Tanjung Pura
Waspada! Oknum Mengaku Wartawan, Kenakan Atribut PWI Bergerilya dari Pintu ke Pintu
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Pameran Foto “Prahara Pulau Emas”, Rico Waas: Foto Jurnalistik Menggugah Empati

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Panitia IDCA Langkat Kecewa, Minta Klarifikasi Terbuka Kepala Desa Paya Perupuk

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:14 WIB

Raker I PWPM, Rico Waas Tekankan Integritas: Berita Boleh Kritis, Asal Berdasarkan Fakta

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:10 WIB

HUT MARI ke-81 dan HUT RI, Pengadilan Hadir Bersama Masyarakat Langkat

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Bobby Luncurkan BRT Mebidang: 30 Bus Listrik, Sekali Bayar untuk Antar-Koridor

Berita Terbaru