Wabup Tiorita Tutup Gebyar Muharam, Desa Pantai Gemi Raih Juara Umum

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH mewakili Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi menutup kegiatan Gebyar Muharam Pentas Seni Islam yang digelar di Masjid Al Falah, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat.(Ist)

Stabat – metrolangkat.com

Wakil Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti, SH mewakili Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH secara resmi menutup kegiatan Gebyar Muharam Pentas Seni Islam yang digelar di Masjid Al Falah, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Selasa (16/6/2026).

Dalam ajang yang diselenggarakan Pengajian Al-Hidayah Kecamatan Stabat tersebut, kontingen Desa Pantai Gemi berhasil meraih gelar juara umum dan membawa pulang piala bergilir Ketua Al-Hidayah Kabupaten Langkat.

Gebyar Muharam berlangsung meriah dengan menampilkan berbagai perlombaan bernuansa Islami, mulai dari tartil anak, tilawah remaja, sholawat anak, pop song religi remaja, sholawat ibu-ibu, hingga lomba nasi tumpeng.

Baca Juga :  Gebyar Muharram KNPI Gebang Ditutup, Camat Harap Jadi Benteng Generasi Muda

Kegiatan ini diikuti seluruh desa dan kelurahan se-Kecamatan Stabat sebagai sarana syiar Islam sekaligus wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan potensi masyarakat di bidang keagamaan.

Ketua Al-Hidayah Kabupaten Langkat, Dra. Hj. Muliani S, menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Langkat yang hadir sekaligus memberikan dukungan kepada panitia penyelenggara.

Menurutnya, Al-Hidayah siap mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Langkat dalam mewujudkan Kabupaten Langkat yang religius melalui berbagai program pembinaan keagamaan yang berkelanjutan.

Dalam sambutan Bupati Langkat yang dibacakan Wakil Bupati Tiorita Br Surbakti, Pemerintah Kabupaten Langkat memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat nilai-nilai keislaman dan membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia.

“Melalui momentum ini diharapkan lahir berbagai kreasi dan inovasi dalam kegiatan bernuansa agama, sehingga anak-anak dan generasi muda semakin termotivasi untuk mempelajari serta memperdalam ilmu agama,” ujar Tiorita.

Baca Juga :  Ribuan Warga Antusias Sambut Paslon BISA di Perlombaan Sampan Desa Secanggang

Ia menegaskan, Gebyar Muharam tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah Islamiyah, memperkuat kebersamaan, serta menumbuhkan semangat positif di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun generasi yang beriman, berilmu, dan berkarakter, sekaligus mendukung terwujudnya Langkat yang religius dan harmonis.

Rangkaian acara penutupan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Kegiatan kemudian ditutup dengan tausiyah yang disampaikan Ustadz Hendra Wibowo tentang makna dan keutamaan bulan Muharam sebagai momentum hijrah, memperkuat keimanan, meningkatkan amal ibadah, serta mempererat persaudaraan sesama umat.

Melalui Gebyar Muharam, Pemerintah Kabupaten Langkat berharap semangat Tahun Baru Islam dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta mengamalkan nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Bakal Ditabalkan Merga Ginting Suka, Mburo Ate Tedeh Jadi Panggung Persaudaraan Karo
Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal
Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai
Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose
Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw
Walikota Rico Waas Dukung Merdang Merdem 2026: Jangan Sampai Adat dan Kesakralan Hilang
Tiorita Perkuat Sinergi dengan Tokoh Melayu, Dorong Pembangunan Berbasis Budaya di Langkat
Acara GEMES 2026 Dinilai Tak ‘Merakyat’, Dinas Pariwisata Medan Dikritik Habiskan Rp2,5 Miliar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:27 WIB

Rico Waas Bakal Ditabalkan Merga Ginting Suka, Mburo Ate Tedeh Jadi Panggung Persaudaraan Karo

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Hari Ulos Nasional 2026, Rico Waas Bidik Pasar Dunia untuk Tenun Lokal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Lestarikan Uis Karo dengan Gedokan, Penenun Karya Bunda Berharap Perhatian Pemko Binjai

Minggu, 20 September 2026 - 17:09 WIB

Angkat Pesona Tenun Karo ke Panggung Modern, Airin Rico Waas Resmikan Gallery Torose

Senin, 14 September 2026 - 13:01 WIB

Festival Lampion Vihara Setia Buddha Binjai Digelar 25 September, Ada Pawai Keliling dan Lucky Draw

Berita Terbaru