Binjai | metrolangkat.com
Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Binjai, Rizqi Afnan Perangin-nangin,
membenarkan enam dapur SPPG di Kota Binjai untuk sementara menghentikan operasionalnya mulai Senin (8/6/2026).
Meski demikian, Rizqi menyebut anggaran untuk operasional dapur tersebut sebenarnya telah dikucurkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sejak Jumat (5/6/2026) lalu. Saat ini proses pencairan masih menunggu tahapan administrasi melalui bank-bank yang telah ditunjuk.
“Menurut informasi yang kami terima, anggarannya sudah diturunkan sejak Jumat kemarin oleh BGN. Selanjutnya, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang akan berurusan dengan pihak bank yang sudah ditunjuk,” ujar Rizqi Afnan.
Ia menjelaskan, bank yang ditunjuk untuk proses pencairan dana tersebut adalah BRI, BNI, dan Bank Mandiri.
Namun demikian, Rizqi belum dapat memastikan kapan keenam dapur tersebut akan kembali beroperasi dan menyalurkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada para penerima manfaat.
“Saya memang belum tahu sampai kapan kembali beroperasi. Namun kita berharap secepatnya bisa berjalan lagi karena berdasarkan informasi yang kami terima, anggarannya sudah diturunkan sejak Jumat kemarin. Sesuai aturan yang berlaku, saat ini memang tidak bisa lagi menggunakan dana talangan,” katanya.
Atas kondisi tersebut, Rizqi turut menyampaikan permohonan maaf kepada para siswa penerima manfaat MBG yang terdampak akibat terhentinya operasional enam dapur tersebut.
“Kepada para anak didik penerima manfaat MBG, kami tentunya memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami berharap kondisi ini tidak berlangsung lama dan pelayanan dapat segera kembali normal,” ucapnya.
Berdasarkan data yang diterima dari Korwil SPPG Kota Binjai, enam dapur yang saat ini berhenti beroperasi sementara meliputi:
SPPG Setia 2, Kecamatan Binjai Kota;
SPPG Sukaramai 2, Kecamatan Binjai Barat;
SPPG Berngam 2, Kecamatan Binjai Kota;
SPPG Berngam, Kecamatan Binjai Kota;
SPPG Kartini 2, Kecamatan Binjai Kota; dan
SPPG Pujidadi 3, Kecamatan Binjai Selatan.
Pihak SPPG berharap proses administrasi dan pencairan dana dapat segera rampung sehingga layanan MBG di sekolah-sekolah yang terdampak dapat kembali berjalan seperti biasa. (Kus/rel)


















