Warga Alur Dua Baru Laporkan Penghancuran Madrasah, Pelaku Kerabat Kades

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 29 Oktober 2024 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sei Lepan – METROLANGKAT.COM

Warga Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, melaporkan oknum Kepala Desa ke Polres Langkat atas dugaan perusakan bangunan Madrasah Raudhatul Athfal Islamiyah. Bangunan madrasah ini, yang terdiri dari enam ruang kelas, diduga dirubuhkan oleh oknum kepala desa.

Laporan yang didukung oleh 191 tanda tangan warga tersebut telah disampaikan ke Unit Pidana Umum (Pidum) Polres Langkat. Penasihat hukum warga, Sapril, SH, pada Selasa (29/10/2024) menyatakan bahwa laporan ini telah diterima oleh pihak kepolisian. Sapril berharap agar proses hukum segera dilakukan untuk memberikan efek jera kepada pelaku.

Ketua LPMK Kelurahan Alur Dua Baru, Yanto, menjelaskan bahwa penghancuran bangunan madrasah tersebut telah melukai perasaan warga yang membangunnya dengan dana swadaya masyarakat.

“Warga sangat kecewa, karena madrasah ini dibangun dari hasil swadaya, tetapi sekarang dihancurkan begitu saja,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tiorita Bawa Data 509 Sumur Minyak Langkat ke Meja Menteri Bahlil

Mediasi sempat dilakukan pada 17 Oktober 2024 oleh Porkopincam, yang dihadiri oleh Camat Sei Lepan, Polsek Pangkalan Brandan, dan Lurah Alur Dua Baru, tetapi tidak mencapai solusi yang memuaskan. Alhasil, warga memilih untuk melanjutkan masalah ini ke jalur hukum.

Tuntutan warga dalam laporan tersebut termasuk permintaan agar segala kegiatan di atas tanah madrasah dihentikan, serta meminta agar bangunan madrasah yang dirubuhkan dibangun kembali seperti semula.

Bangunan permanen yang kini berdiri di lokasi madrasah disebut-sebut milik seorang wanita yang bekerja di BUMN PT Pertagas Pangkalan Brandan. Warga menekankan bahwa madrasah ini berdiri sesuai dengan Akta Pendirian Nomor: 24 Tahun 2011.

Mantan Kepala Madrasah, H. Chalid Ritonga, mengungkapkan bahwa tanah tersebut merupakan wakaf dari almarhum Mijan dan memiliki Akta Ikrar Wakaf yang sah sejak tahun 1993.

“Status tanah madrasah ini sudah jelas sebagai tanah wakaf, sehingga tidak ada dasar bagi siapa pun untuk menggunakannya demi kepentingan pribadi,” tegasnya.

Baca Juga :  TKP Desa Perlis, Tak Senang Ditegur Orang ini Tembak Mati Tetangganya

Camat Sei Lepan, M. Iqbal Ramadhan, SE, menyatakan bahwa bangunan tersebut bukan didirikan oleh Kepala Desa, melainkan oleh kakaknya. Pembangunan dihentikan sementara, meskipun tujuan awalnya adalah untuk diserahkan kepada masyarakat.

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan bahwa bangunan madrasah sudah rata dengan tanah, dan puing-puing bangunan lama telah dibersihkan.

Kini, bangunan baru dengan cat kuning berdiri di atas lahan tersebut, lengkap dengan spanduk bertuliskan “Aula Serbaguna Tangkahan Lagan Milik Masyarakat Tangkahan Lagan Alur II Baru” yang memperlihatkan gambar bangunan sebelum dan sesudah renovasi.

Seorang warga setempat, Parno, menyatakan bahwa madrasah tersebut tidak berfungsi selama empat tahun terakhir.

Ia menambahkan bahwa penghancuran bangunan dilakukan oleh Hj. Nur, kakak dari Kepala Desa, yang mendanai pekerja untuk merobohkan madrasah tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Tegaskan Pemuda Pancasila Harus Berbuat Nyata, Bukan Sekadar Bicara Soal Pembangunan
Rico Waas: Pemuda Pancasila Harus Adaptif, Kreatif dan Tetap Berpegang pada Ideologi
Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!
Pimpin CTIF Council di Singapura, Mayjen TNI Rio Firdianto Perkuat Diplomasi Intelijen Antiterorisme
277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Curhat Ke DPRD Langkat
Bukan Sekadar Seremoni Sumpah Pemuda, Indra Majid Hadir Berbagi untuk Warga
Atasi Kebutuhan Dokter Spesialis di Nias, Pemprov Sumut Biayai Pendidikan 20 Dokter
BPBD Medan Siaga Sejak Malam, Rico Waas Perintahkan Evakuasi dan Pembersihan Lumpur
Berita ini 151 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:34 WIB

Tiorita Tegaskan Pemuda Pancasila Harus Berbuat Nyata, Bukan Sekadar Bicara Soal Pembangunan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:37 WIB

Rico Waas: Pemuda Pancasila Harus Adaptif, Kreatif dan Tetap Berpegang pada Ideologi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Beras Fortifikasi Diduga Tipu Konsumen, Bareskrim Bongkar Produksi Rp14,1 Miliar!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:19 WIB

Pimpin CTIF Council di Singapura, Mayjen TNI Rio Firdianto Perkuat Diplomasi Intelijen Antiterorisme

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:14 WIB

277 Koperasi Merah Putih di Langkat Belum Beroperasi, Pengurus Curhat Ke DPRD Langkat

Berita Terbaru