Binjai – metrolangkat.com
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai yang berlokasi di Jalan Jenderal Gatot Subroto,
Kecamatan Binjai Barat, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional melalui kegiatan panen kelapa di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Jumat (27/3).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, sekaligus optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di lingkungan lapas.
Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan Irawan, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan SAE merupakan langkah strategis dalam mendukung kebijakan pemerintah serta memberikan nilai tambah dalam proses pembinaan warga binaan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi di dalam lapas. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang aplikatif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan aktif warga binaan dalam kegiatan pertanian ini diharapkan mampu menumbuhkan kemandirian sekaligus meningkatkan kesiapan mereka untuk kembali berintegrasi di tengah masyarakat.
Program pembinaan berbasis keterampilan, lanjut Wawan, menjadi salah satu fokus utama dalam menciptakan warga binaan yang produktif.
Ke depan, Lapas Binjai juga akan terus mengembangkan program SAE dengan berbagai komoditas pertanian bernilai ekonomis lainnya.
“Upaya ini diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan, baik untuk memenuhi kebutuhan internal lapas maupun memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari dukungan terhadap akselerasi program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
serta menyukseskan program ketahanan pangan nasional dalam kerangka Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
“Ini menjadi bukti bahwa pemasyarakatan hadir tidak hanya sebagai institusi pembinaan,
tetapi juga sebagai bagian dari solusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi nasional,” tegas Wawan Irawan.
Diketahui, panen kelapa berlangsung dengan pengawasan langsung petugas serta melibatkan warga binaan yang telah mendapatkan pembinaan di bidang pertanian.
Ratusan buah kelapa dan pisang yang dipanen sebagian dimanfaatkan untuk kebutuhan dapur Lapas Binjai.
Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan program pembinaan, tetapi juga menunjukkan sinergi antara petugas dan warga binaan dalam menciptakan lingkungan yang produktif dan mandiri. (Kus)


















