Kabar Pungli Sertifikasi Guru di Langkat, Plt Kadis Pendidikan: “Itu Hoaks!”

- Jurnalis

Senin, 21 April 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LangkatMetrolangkat.com

Dugaan pungutan liar (pungli) dalam proses sertifikasi guru kembali mencuat di Kabupaten Langkat.

Berdasarkan kabar yang beredar, disebutkan bahwa panitia sertifikasi, khususnya Kabid SD, menerima bagian sebesar Rp50 ribu per guru dari sekitar 3.000 peserta yang mengurus sertifikasi.

Rumor tersebut menyebut bahwa pungli dilakukan secara terstruktur. Para guru disebut membayar uang melalui operator sekolah, yang kemudian diteruskan kepada Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S)

. K3S ini kemudian diduga menjadi perpanjangan tangan Kabid dan Plt Kepala Dinas Pendidikan Langkat.

Tak hanya di jenjang SD, kabar miring juga menyeret sekolah-sekolah menengah pertama (SMP) di Langkat.

Terdapat isu pengutipan dana bertajuk “uang kebersamaan” dengan jumlah Rp12.000 per siswa.

Baca Juga :  Kasus Smart Board Dibongkar Jaksa, Gembira Ginting: Itu Bukan Saat Saya Pimpin Dinas

Kabar tersebut pun menuai reaksi keras dari berbagai pihak. Plt Kadis Pendidikan Langkat, Gembira Ginting, dengan tegas membantah adanya praktik pungli di lingkungan dinasnya.

Ia menyebut informasi itu tidak benar dan menyesatkan.

“Untuk sertifikasi guru, dananya langsung ditransfer ke rekening masing-masing guru dari kementerian. Jadi, hanya guru yang tahu kapan dananya cair.

Bagaimana bisa ada pungli atau kutipan? Ini jelas keliru,” tegas Gembira saat dikonfirmasi, Senin (21/4).

Gembira bahkan menunjukkan pesan yang ia kirimkan kepada seluruh kepala sekolah SD se-Kabupaten Langkat, yang berbunyi:

“Diinstruksikan agar dalam pencairan dana sertifikasi tidak dibenarkan adanya pengutipan terhadap guru penerima sertifikasi. Trims.”

Lebih lanjut, Gembira mempersilakan siapa pun yang merasa menjadi korban untuk membuat laporan.

Baca Juga :  Bobby Nasution: Izin PBG Pesantren Harus Digratiskan, Jangan Bebani Santri

“Kalau memang ada guru yang merasa dirugikan, silakan lapor ke saya.

Saya pasti tindak lanjuti dan akan menyurati Inspektorat untuk melakukan pemeriksaan ke sekolah-sekolah,” ujarnya.

Senada dengan Gembira, Kabid SD Dinas Pendidikan Langkat, Fajar, turut membantah kabar tersebut. Ia menyebut informasi itu sebagai hoaks yang tidak berdasar.

“Nggak ada itu, ketua. Itu kabar hoaks. Silakan tanya langsung ke guru-guru yang menerima sertifikasi, apakah ada pungli?

Lagi pula, dana sertifikasi langsung masuk ke rekening guru, bukan ke Pemkab,” ujar Fajar menambahkan.

Hingga kini, belum ada laporan resmi yang masuk ke Dinas Pendidikan Langkat terkait tudingan tersebut.(red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik
Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai
Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat
Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan
DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan
Rico Waas Ajak Pelajar Lawan Predator Seksual: Jangan Takut Bersuara
Dosen STAI UISU Pematangsiantar Raih Hibah Riset Kompetitif Nasional Kemenag-LPDP, Torehkan Sejarah Pertama
Syah Afandin Buka Pekan Kesiapsiagaan Pelajar Nusantara di Stabat
Berita ini 185 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:45 WIB

Stop Mengejar Sertifikat Saja! LPK Adamssein Institute Buktikan Keterampilan Praktis Jauh Lebih Bernilai daripada Gelar Non Akademik

Senin, 13 Juli 2026 - 14:30 WIB

Bobby Nasution Buka MPLS SMA/SMK/SLB Negeri se-Sumut di SMAN 1 Binjai

Minggu, 12 Juli 2026 - 19:17 WIB

Tutup Jamdasu XI, Tiorita Kobarkan Semangat Kontingen Pramuka Langkat

Rabu, 17 Juni 2026 - 19:32 WIB

Anak Medan Borong Medali Internasional Bidang IPTEK, Rico Waas: Kalian Calon Pemimpin Masa Depan

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:55 WIB

DPRD Binjai Soroti Kekosongan Kadisdik Definitif, Dinilai Ganggu Tata Kelola Pendidikan

Berita Terbaru