Diintimidasi dan Hendak Diusir dari Rumah Warisan, Warga Binjai Mengadu ke DPRD

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : Heni dan Sona saat mengadu ke DPRD kota Binjai.(ist)

Binjai – metrolangkat.com

Heni (38) bersama Adiknya Sona, mewakili orangtuanya Ramlah (67) mengadu ke DPRD Kota Binjai setelah mengaku mengalami intimidasi dan upaya pengusiran dari rumah yang telah ditempati keluarganya selama puluhan tahun, Rabu (3/6).

Heni menduga, tindakan tersebut dilakukan oleh sejumlah pihak yang disebut sebagai suruhan seseorang berinisial Doli.

Didampingi adiknya, Heni menjelaskan bahwa rumah yang berada tidak jauh dari bekas Bioskop Ria, Kecamatan Binjai Kota

dan kini menjadi polemik tersebut telah ditempati orang tuanya sejak tahun 1942. Saat ini, ibunya yang bernama Ramlah juga masih tinggal di rumah tersebut.

Dikatakan Heni, sebelumnya keluarganya pernah didatangi oleh sejumlah petugas yang mengatasnamakan Satpol PP Provinsi Sumatera Utara.

Baca Juga :  Ricky Anthony: Dorong Pembangunan Langkat Dipacu Lebih Cepat

Dalam pertemuan itu, keluarganya diminta meninggalkan rumah dan ditawari uang ganti rugi sebesar Rp. 5.000.000 (lima juta rupiah).

“Kami pernah didatangi pihak yang mengaku dari Satpol PP Provinsi Sumatera Utara.

Saat itu kami diminta meninggalkan rumah dan diberi tawaran ganti rugi 5 juta. Belakangan,

kami menduga kedatangan mereka atas permintaan Doli,” tutur Heni dengan raut muka sedih.

Tak hanya itu, Heni juga mengaku keluarganya beberapa kali mendapat tekanan dari sejumlah pria yang disebut berasal dari kawasan Pajak Tavip dan diduga bertindak atas suruhan pihak yang sama.

“Kami merasa ditindas dan diintimidasi. Karena itu kami datang ke DPRD Kota Binjai untuk mencari keadilan.

Baca Juga :  Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD Medan, PKS Ganti Wakil Ketua

Rumah itu sudah ditempati keluarga kami sejak tahun 1942. Ayah kami dahulu bekerja di Bioskop Ria.

Syukurlah, saat datang ke DPRD kami diterima dan ditampung pengaduannya oleh Ibu Fitri dari Fraksi PKS,” katanya.

Menanggapi pengaduan tersebut, Anggota DPRD Kota Binjai dari Fraksi PKS, Fitri menyatakan, pihaknya akan menindaklanjuti laporan yang disampaikan Heni dan keluarganya.

Menurut Fitri, persoalan tersebut akan diteruskan kepada pimpinan DPRD untuk dibahas lebih lanjut guna mencari solusi yang berkeadilan bagi semua pihak.

“Pengaduan ini akan kami teruskan dan tindak lanjuti. Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. Tini, juga dijadwalkan akan membahas persoalan ini pada pekan depan,” tutur Fitri diakhir ucapannya. (Kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD Medan, PKS Ganti Wakil Ketua
DPRD Langkat Panggil OJK dan LPS, Soroti Dugaan Agunan KUR di BRI Unit Kuala
AMPLS Desak Penutupan Diskotik Blue Night, DPRD dan BNN Janji Tindak Lanjuti
Ricky Anthony: Dorong Pembangunan Langkat Dipacu Lebih Cepat
DPD Golkar Binjai Deklarasi Dukung Ijeck Jelang Musda Golkar Sumut 2025
Peduli Sesama, NasDem Sumut Kurbankan 3 Ekor Sapi
Kelompok Tani Minta Pengukuran Ulang Lahan HGU PT. Amal Tani
Bupati Deli Serdang Dinilai Arogan, APDESI Sumut Mengadu ke DPRD Sumut: “Pecat Kades Suka-suka, Melawan Aturan!”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:25 WIB

Diintimidasi dan Hendak Diusir dari Rumah Warisan, Warga Binjai Mengadu ke DPRD

Senin, 27 April 2026 - 23:27 WIB

Rico Waas Hadiri Paripurna DPRD Medan, PKS Ganti Wakil Ketua

Rabu, 25 Februari 2026 - 04:34 WIB

DPRD Langkat Panggil OJK dan LPS, Soroti Dugaan Agunan KUR di BRI Unit Kuala

Kamis, 13 November 2025 - 07:12 WIB

AMPLS Desak Penutupan Diskotik Blue Night, DPRD dan BNN Janji Tindak Lanjuti

Rabu, 9 Juli 2025 - 19:25 WIB

Ricky Anthony: Dorong Pembangunan Langkat Dipacu Lebih Cepat

Berita Terbaru