Menantang Komitmen Paslon Bupati Langkat untuk Memutus Mata Rantai Korupsi

Darwis Sinulingga

- Jurnalis

Rabu, 23 Oktober 2024 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo hanya pemanis belaka. (Redaksi)

Editorial >> Yong Ganas

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Daerah, Kabupaten Langkat mengelar Debat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Langkat, Rabu (24/10) malam.

Debat yang dinantikan oleh berbagai pihak, terutama oleh rekanan pengadaan barang dan jasa yang berharap ada visi dan misi nyata soal pemberantasan korupsi.

Para pelaku usaha pengadaan barang dan jasa yang kerap terlibat dalam proyek pemerintahan berharap mendengar janji tegas dari para kandidat untuk menghentikan tradisi “fee proyek” yang selama ini dianggap sebagai praktik turun-temurun.

Seperti pepatah yang sering terdengar, “ikan busuk dari kepalanya”, begitu pula korupsi yang sering kali dimulai dari para pemimpin.

Visi dan misi yang menjanjikan pemberantasan korupsi sudah seharusnya menjadi komitmen nyata, bukan sekadar retorika belaka.

Baca Juga :  Bisikan Gelap Istana: Raja Kejab Boh Gunakan Kurir Rahasia untuk Merebut Tahta Kelayau

Fakta bahwa korupsi masih merajalela di berbagai tingkatan pemerintahan adalah sesuatu yang tak bisa disangkal.

Bahkan, di masa lalu, konflik internal terkait “rebutan tumpeng” proyek pemerintah bukanlah prestasi yang patut diteruskan.

Masyarakat Langkat kini menghadapi pertanyaan penting: mampukah salah satu pasangan calon membawa perubahan nyata?

Pasangan calon nomor urut 01, Syah Afandin dan Tiorita Br Surbakti, diharapkan memberikan jaminan bahwa mereka tidak akan melanjutkan pola yang sama

Sementara pasangan nomor urut 02, Iskandar Sugito dan Adli Tama Hidayat Sembiring, membawa optimisme bahwa perubahan itu bisa diwujudkan.

Namun, janji semata tidak cukup. Rakyat Langkat ingin mendengar komitmen konkret untuk memutus rantai korupsi dari akar hingga ke puncak.

Baca Juga :  “Pemecatan Massal Honorer Langkat: Saatnya Bongkar Mafia Anggaran!”

Tanpa komitmen ini, pernyataan visi dan misi hanya akan menjadi omong kosong yang menguap begitu saja setelah pemilihan.

Pertanyaannya sekarang adalah: siapkah kedua pasangan calon mengambil langkah tegas untuk mengakhiri praktik yang telah merusak sendi-sendi pemerintahan dan perekonomian Langkat?

Debat ini akan menjadi momen krusial untuk membuktikan siapa yang sungguh-sungguh siap berubah dan membawa Langkat menuju pemerintahan yang bersih, berintegritas, dan transparan.

Semoga debat yang digelar bukanlah sebuah perdebatan lawak lawak yang difasilitasi untuk memenuhi aturan semata. Tapi,debat sehat yang benar- benar membawa manfaat dan kebaikan untuk negeri bertuah, Langkat.(yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

“Patih Cekgu di Negeri Kelayau: Ketika Menjilat Lebih Berharga daripada Kompetensi”
Jalan Mulus ke Villa Ratu di Tengah Duka Masyarakat
Ketika Cekgu Jadi Ahli Beton, Mengukur Jalan Dengan Pengaris
Wartawan “Rinso”: Saat Pena Tak Lagi Mencuci Kebenaran
Smart Board Rp50 Miliar, Siapa Otak di Balik Proyek Gila Ini 
“BUMD Langkat Dibajak? Publik Dipaksa Telan Proses Busuk”
Editorial Yong Ganas : Vonis Bebas Untuk Eka Depari…..
Editorial Yong Ganas : “Mimpi Aidil Ilham Lubis: Anak Bangsa yang Ingin Melawan Kutukan Orang Dalam”
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:49 WIB

“Patih Cekgu di Negeri Kelayau: Ketika Menjilat Lebih Berharga daripada Kompetensi”

Sabtu, 7 Februari 2026 - 10:26 WIB

Jalan Mulus ke Villa Ratu di Tengah Duka Masyarakat

Kamis, 25 Desember 2025 - 20:32 WIB

Ketika Cekgu Jadi Ahli Beton, Mengukur Jalan Dengan Pengaris

Minggu, 19 Oktober 2025 - 19:17 WIB

Wartawan “Rinso”: Saat Pena Tak Lagi Mencuci Kebenaran

Sabtu, 13 September 2025 - 12:02 WIB

Smart Board Rp50 Miliar, Siapa Otak di Balik Proyek Gila Ini 

Berita Terbaru