Pemkab Langkat Dorong Optimalisasi Peran Posyandu untuk Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 18:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat – Metrolangkat.com

Bupati Langkat menegaskan pentingnya peran strategis Posyandu dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Hal ini disampaikan dalam amanat tertulis pada apel gabungan jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat yang turut dihadiri para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, pejabat eselon, fungsional, serta ASN dan non-ASN.

Dalam amanat tersebut, Bupati menyebutkan bahwa angka kematian ibu dan bayi masih menjadi indikator utama dalam menilai kualitas pelayanan kesehatan dasar di daerah.

“Angka kematian ibu dan bayi merupakan dua indikator penting yang harus mendapatkan perhatian serius, karena berhubungan langsung dengan kualitas pelayanan dasar kesehatan,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Langkat telah menerbitkan sejumlah regulasi, seperti Peraturan Daerah Kabupaten Langkat Nomor 11 Tahun 2013 tentang Kesehatan Ibu,

Baca Juga :  Pertamina Regional Jawa Dukung Kesehatan Masyarakat Adat Baduy

Bayi Baru Lahir dan Anak (KIBLA), Peraturan Bupati Nomor 31 Tahun 2016 tentang Penyelamatan Ibu dan Bayi Baru Lahir, serta Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2019 mengenai Pemanfaatan Dana Desa untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan, angka kematian ibu di Langkat menurun dari 11 kasus pada 2023 menjadi 9 kasus di tahun 2024.

Namun, kasus kematian bayi mengalami sedikit peningkatan, dari 65 menjadi 67 kasus pada periode yang sama.

Dalam rangka memperkuat pelayanan kesehatan ibu dan anak, Pemkab Langkat juga telah melengkapi seluruh Puskesmas dengan 32 unit alat USG.

Baca Juga :  Hari Pertama Menjabat, Bupati Langkat Syah Afandin Langsung Prioritaskan UHC

Pemeriksaan USG ini diberikan secara gratis dan dilakukan oleh dokter umum yang telah mendapatkan pelatihan khusus.

“Posyandu memiliki peran vital sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta memudahkan akses terhadap layanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan,” tegas Bupati.

Ia juga mengajak seluruh perangkat daerah terkait, mulai dari Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), camat, kepala desa/lurah, hingga Bagian Pemerintahan, untuk bersinergi dan berkoordinasi dalam mengoptimalkan layanan Posyandu.

“Kesehatan bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan semata, tetapi tanggung jawab kita semua dalam mewujudkan Langkat yang Maju, Sehat, Sejahtera, Religius, dan Berkelanjutan,” tutupnya.(yg/red)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Binjai Antisipasi Hantavirus dan Narkoba, 20 Warga Binaan Negatif Tes Urine
Listrik Padam Bergilir, Pelayanan di OG Hospital Tetap Normal
Syah Afandin Targetkan Program Sehati Bunda Menjangkau Seluruh Desa di Langkat
Belajar Strategi UHC, Wabup Langkat Tiorita Sambangi BPJS Kesehatan Kabanjahe
Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS
Kolaborasi Korpri dan Biofarma, ASN Sumut Antusias Ikuti Vaksinasi Kanker Serviks
Zakiyuddin Ajak Relawan Edukasi Keunggulan RS Pemerintah di Medan
Mengenal Lebih Dekat Profesi Bidan Indonesia: Peran Penting dalam Kesehatan Bangsa
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:39 WIB

Lapas Binjai Antisipasi Hantavirus dan Narkoba, 20 Warga Binaan Negatif Tes Urine

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:44 WIB

Listrik Padam Bergilir, Pelayanan di OG Hospital Tetap Normal

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:24 WIB

Syah Afandin Targetkan Program Sehati Bunda Menjangkau Seluruh Desa di Langkat

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:52 WIB

Belajar Strategi UHC, Wabup Langkat Tiorita Sambangi BPJS Kesehatan Kabanjahe

Senin, 18 Mei 2026 - 17:35 WIB

Rumah Sakit Bertaraf Internasional di Sumut, Tetap Layani Pasien BPJS

Berita Terbaru

Pemerintahan

Syah Afandin Tegaskan Promosi ASN Harus Objektif

Sabtu, 27 Jun 2026 - 20:21 WIB