Binjai – metrolangkat.com
Kerusakan 12 Tower transmisi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/6) malam di Sumatera Utara, berakibat pada pemadaman listrik secara bergilir.
Dampaknya tentu sangat terasa bagi para pelanggan, seperti terganggunya aktivitas harian, kerusakan pada perangkat elektronik,
kerugian ekonomi bagi para pelaku usaha, hingga terganggunya pelayanan kesehatan di Faskes seperti di Rumah Sakit.
Namun bagi OG Hospital, pemadaman listrik secara bergilir ini tidak mengganggu aktivitas Rumah Sakit yang beralamat di Jalan Olahraga No. 01 Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur ini untuk memberikan pelayanan yang prima bagi para pasien yang membutuhkan fasilitas kesehatan.
Menurut Owner OG Hospital, dr. Lesmana Syahrir, SpA, M. Kes, pemadaman listrik secara bergilir yang dilakukan oleh PT. PLN (Persero) yang saat ini terjadi tidak menggangu pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Sebab menurutnya, pihaknya memiliki mesin Genset yang secara otomatis akan menyala apabila terjadi pemadaman listrik.
“Sampai saat ini tidak ada gangguan pelayanan kesehatan yang signifikan di OG Hospital akibat pemadaman bergilir.
Sebab disini kami memiliki mesin Genset yang secara otomatis menyala apabila listrik padam,” ucap dr.
Lesmana Syahrir, Sabtu (6/6) seraya menegaskan jika mesin Genset yang dimaksud selalu diujicoba secara rutin.
Rumah Sakit tipe C yang saat ini sudah memiliki kapasitas 100 tempat tidur serta mengantongi Sertifikat dari KARS dengan nomor : KARS – SERT/10/VII/2022 ini juga memprioritaskan seluruh ruangan mendapatkan pasokan listrik apabila tiba tiba terjadi pemadaman listrik.
“Seluruh ruangan kita prioritaskan untuk mendapatkan pasokan listrik, seperti Ruang operasi, ICU, Ruang bersalin, dan Ruang rawat inap,” tutur dr. Lesmana.
Dengan diprioritaskan seluruh ruangan mendapatkan pasokan listrik,
sambung pria yang memiliki ciri khas kepala plontos dan akrab dengan awak media ini,
maka proses medis darurat dan non-darurat dapat tetap berjalan dengan normal.
Begitu juga dengan layanan aplikasi seperti BPJS Kesehatan. Walau terkadang terkendala,
namun manajemen OG Hospital selalu membantu apabila ada pasien atau keluarga pasien yang membutuhkan bantuan.
“Kami menjamin seluruh operasional, alat medis dan ruang perawatan tetap berjalan dengan normal.
Di OG Hospital, keselamatan, kenyamanan, dan perawatan tetap menjadi prioritas utama kami,” ucapnya.
Sebagai Owner OG Hospital, dr. Lesmana Syahrir menegaskan bahwa Rumah Sakit miliknya tetap berkomitmen memberikan pelayanan tanpa mengabaikan keselamatan pasien. (Wis)


















