Di Balik Jeruji, Nama Itu Tetap Dipanggil: Ketua Cana

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selamat Ulang Tahun Ke-53 Tahun Ketua Cana :

Waktu bisa merampas kebebasan seseorang. Tembok penjara bisa membatasi langkah kaki.

Tapi tidak ada tembok yang cukup kokoh untuk meruntuhkan kenangan dan pengaruh seorang Terbit Rencana Perangin-angin, atau yang akrab disebut Ketua Cana.

Hari ini, usianya genap 53 tahun. Di balik jeruji besi, seorang pria sederhana asal Desa Raja Tengah, Langkat, itu merenungi jejak hidupnya.

Dilahirkan dari keluarga yang bukan siapa-siapa, tanpa harta, tanpa nama besar, hanya berbekal tekad dan prinsip hidup yang tegak lurus: benar adalah benar, salah tetap salah.

Tak banyak orang yang bisa berdiri seteguh itu di tengah arus kepentingan, rayuan, atau godaan kekuasaan. Tapi Cana berbeda.

Ia dikenal pemurah tanpa pamrih. Membantu tanpa kamera, tanpa sorotan, tanpa berharap ucapan terima kasih.

Di Langkat, semua tahu, membantu bagi Cana bukan untuk dipertontonkan, melainkan panggilan hati.

Dari tanah sederhana Desa Raja Tengah, Cana merangkak membangun hidup. Bersama sang istri, Tiorita Br Surbakti, ia melewati hari-hari sulit, merintis usaha dari bawah, hingga akhirnya memiliki kilang sawit.

Baca Juga :  Besok Bulan Sya'ban Tiba, Ini Niat Puasanya

Buah cinta mereka, Dewa Perangin-angin dan Ayu, lahir di tengah perjuangan itu — simbol bahwa hidup memang keras, tapi keluarga selalu jadi pelabuhan terakhir.

Namun hidup tak selalu bersih dari badai.

Ketua Cana pernah berdiri di puncak: memimpin Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kabupaten Langkat sejak 1997, duduk di kursi DPRD Langkat

Bahkan dipercaya rakyat memimpin Langkat sebagai Bupati pada 2019. Siapa sangka, di balik kekuasaan itu, takdir justru berbalik menguji.

Tuduhan gratifikasi menyeretnya ke balik jeruji. Dari ruang kerja bupati, ke ruang tahanan KPK. Hidup sekejap berubah.

Tapi ada hal yang tidak ikut dipenjara: nama dan pengaruhnya.

Hingga kini, kader Pemuda Pancasila tetap menyebut nama Ketua Cana dengan bangga.

Bukan karena lupa pada kesalahannya, tapi karena mengenang kebaikan dan ketegasannya.

Cana adalah Ketua yang selalu melindungi, tapi juga tanpa kompromi soal narkoba. Tak peduli siapa, jika terlibat narkoba, keluar dari PP.

Tapi bagi yang ingin berubah, pintu selalu terbuka — bahkan Cana membangun tempat rehabilitasi sendiri untuk para kader yang ingin kembali ke jalan lurus.

Baca Juga :  Ustadz Adi Hidayat Ajak Mendikdasmen Bahas Kajian Fikih Setan

Kini, usia boleh bertambah, rambut mungkin mulai memutih, tapi api perjuangan dan kenangan itu tetap menyala.

Di balik jeruji, mungkin Cana merenung. Tentang pilihan hidup, tentang jatuh bangun, tentang kesalahan, tentang pengkhianatan, tentang kepercayaan yang sempat diberikan rakyat.

Hidup kadang seperti ombak: mengangkat kita ke puncak, lalu menghantam ke dasar, hanya untuk mengingatkan bahwa kita tetap manusia — rapuh, salah, tapi juga selalu punya kesempatan untuk berubah.

Ulang tahun kali ini bukan dirayakan di aula mewah atau rumah besar, tapi di ruang sempit penjara.

Namun, doa dan harapan tetap mengalir. Dari keluarga kecilnya, dari para kader, bahkan dari mereka yang diam-diam masih menaruh hormat.

Semoga usia 53 ini menjadi awal perenungan, awal perbaikan, dan awal lembaran baru. Karena hidup selalu memberi kesempatan kedua, bagi siapa saja yang benar-benar ingin berubah.(Darwis Sinulingga)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tepung Tawar Iringi Pelepasan 1.883 Calhaj Medan, Pesan Haru Rico Waas Bikin Jemaah Terharu
Angelina Sondakh Dijadwalkan Dakwah di Masjid Agung Binjai, Sabtu Pagi
Haru dan Penuh Doa! 398 Calon Haji Langkat Ditepungtawari Bupati Syah Afandin, Pesan Kesehatan dan Keikhlasan Menggema
Bupati Syah Afandin Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Lepas Tiga Calon Jemaah Haji
Masjid Aisyah Resmi Berdiri di Binjai Barat, Jadi Pusat Ibadah dan Ukhuwah Warga
Semarak Malam Takbiran Sergai, Pj Sekdaprov Sumut Lepas Pawai Obor dan 150 Mobil Hias
Polres Langkat Bahagiakan 40 Anak Yatim dengan Belanja Baju Lebaran
Buka Puasa Bersama Golkar dan Pemuda Pancasila, Rico Waas Serukan Persatuan Jaga Stabilitas Medan
Berita ini 146 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:29 WIB

Tepung Tawar Iringi Pelepasan 1.883 Calhaj Medan, Pesan Haru Rico Waas Bikin Jemaah Terharu

Kamis, 16 April 2026 - 11:38 WIB

Angelina Sondakh Dijadwalkan Dakwah di Masjid Agung Binjai, Sabtu Pagi

Rabu, 15 April 2026 - 21:41 WIB

Haru dan Penuh Doa! 398 Calon Haji Langkat Ditepungtawari Bupati Syah Afandin, Pesan Kesehatan dan Keikhlasan Menggema

Rabu, 15 April 2026 - 19:18 WIB

Bupati Syah Afandin Hadiri Halal Bihalal IKAPTK, Lepas Tiga Calon Jemaah Haji

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:17 WIB

Masjid Aisyah Resmi Berdiri di Binjai Barat, Jadi Pusat Ibadah dan Ukhuwah Warga

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB