Puluhan Massa Demo di Pemko Binjai, Protes Jalan Rusak dan Kadis PUTR “Impor”

- Kontributor

Kamis, 2 April 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Binjai – metrolangkat.com

Gelombang kekesalan masyarakat memuncak di Kota Binjai. Puluhan massa yang tergabung dalam Aliansi Pemuda & Mahasiswa Binjai menggelar aksi unjuk rasa di kantor Pemerintah Kota Binjai, Kamis (2/4),

sebagai bentuk protes terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai semakin memprihatinkan, serta kebijakan penunjukan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) dari luar daerah.

Aksi yang berlangsung di titik sentral kota itu diwarnai pembakaran ban bekas.

Kepulan asap hitam yang membumbung tinggi menjadi simbol kekecewaan masyarakat atas lambannya respons pemerintah daerah dalam menangani jalan rusak yang disebut massa sudah menyerupai “kubangan kerbau”.

Koordinator aksi, Oza Hasibuan, dalam orasinya menegaskan bahwa masyarakat sudah jenuh dengan janji-janji yang tidak kunjung terealisasi.

Baca Juga :  Mudik Lebaran 2026, Polres Langkat Dirikan 8 Pos Pengamanan dan Pelayanan

“Jalanan kita hancur, nyawa pengendara terancam setiap hari. Sementara pejabat yang berwenang seolah menutup mata. Kami butuh aksi nyata, bukan sekadar rotasi jabatan yang tidak berdampak,” tegasnya.

Selain persoalan infrastruktur, massa juga menyoroti penunjukan Kadis PUTR yang dianggap sebagai “orang luar”.

Mereka menilai kebijakan tersebut mengabaikan potensi putra daerah yang dinilai lebih memahami kondisi geografis dan sosial Kota Binjai.

“Kenapa harus impor dari luar daerah? Apa Binjai sudah tidak punya putra terbaik? Pejabat seperti ini tidak punya ikatan emosional dan bekerja tanpa rasa memiliki,” lanjut Oza.

Sebagai bentuk tekanan lanjutan, massa bahkan mengancam akan melakukan aksi simbolis dengan menanam 1.000 bibit pohon pisang di sepanjang jalan berlubang jika tidak ada perbaikan dalam waktu dekat.

Baca Juga :  Empat Pulau di Aceh Berpindah ke Sumatera Utara, Pemerintah Aceh Ajukan Peninjauan Ulang

“Kalau jalan tidak diperbaiki, lebih baik kami jadikan kebun pisang. Setidaknya lebih bermanfaat daripada lubang yang mengancam nyawa,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat aparat kepolisian.

Meski demikian, massa menyatakan akan kembali turun dengan jumlah yang lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti.

Adapun tuntutan Aliansi Pemuda & Mahasiswa Binjai antara lain:

Mendesak perbaikan jalan secara menyeluruh dan permanen.

Mengevaluasi kinerja Kadis PUTR yang dinilai gagal.

Menuntut transparansi anggaran pemeliharaan jalan.(kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Medan Siap Jadi Panggung Dunia, Wali Kota Medan Dukung Penuh APCS 2026
PAD Tambang Naik, Pemprov Sumut Akui Tambang Ilegal Masih Marak
Pemko Binjai Tegas Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Bandung, Pembongkaran Dimulai 7 April
Rico Waas Pimpin Apel Perdana, ASN Medan Diminta Langsung “Tancap Gas” Layani Warga
Wisata Bukit Lawang Dipantau Ketat, Libur Lebaran Tetap Aman
Catat! Sekolah Masuk Kembali 30 Maret 2026 Usai Libur Lebaran
Hari ke-9 Ops Ketupat Toba, Lalu Lintas Langkat Lancar dan Terkendali
“Belanja Bareng Wali Kota, 400 Anak Yatim Rasakan Bahagia Lebaran”
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:26 WIB

Medan Siap Jadi Panggung Dunia, Wali Kota Medan Dukung Penuh APCS 2026

Kamis, 2 April 2026 - 16:36 WIB

Puluhan Massa Demo di Pemko Binjai, Protes Jalan Rusak dan Kadis PUTR “Impor”

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:36 WIB

PAD Tambang Naik, Pemprov Sumut Akui Tambang Ilegal Masih Marak

Senin, 30 Maret 2026 - 16:45 WIB

Pemko Binjai Tegas Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Bandung, Pembongkaran Dimulai 7 April

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:40 WIB

Rico Waas Pimpin Apel Perdana, ASN Medan Diminta Langsung “Tancap Gas” Layani Warga

Berita Terbaru