Tiga Kali Diterjang Banjir, Bobby Warning: Proyek Tukka Tak Boleh Lambat!

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 21:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPTENG – metrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mendesak percepatan pembangunan tanggul dan sabodam Sungai Tukka di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya banjir susulan yang mengancam permukiman warga.

Penegasan tersebut disampaikan Bobby saat meninjau langsung proyek di Desa Hutanabolon, Senin (13/4/2026). Dalam kunjungan itu, ia berdialog dengan pihak pelaksana dari Kementerian Pekerjaan Umum, Dinas PUPR Sumut, serta Bupati Tapteng Masinton Pasaribu guna mengurai berbagai kendala di lapangan.

“Yang kita khawatirkan, kalau ini tidak cepat selesai, dampaknya masyarakat yang merasakan. Jadi semua harus saling support, termasuk menyelesaikan administrasi dan persoalan lahan,” tegas Bobby.

Baca Juga :  Peringati Hari Ibu, Polres Labuhanbatu Gaungkan Peran Perempuan dalam Pengabdian

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumut telah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mempercepat penyelesaian persoalan lahan, sehingga tidak lagi menjadi hambatan dalam pelaksanaan proyek.

Di tengah hujan deras yang mengguyur lokasi, Bobby bahkan meninjau langsung dari atas timbunan tanggul. Ia menyaksikan debit air sungai meningkat drastis dalam waktu singkat—kondisi yang dinilainya sangat rawan.

Apalagi, wilayah Tukka tercatat telah tiga kali dilanda banjir bandang dalam kurun waktu beberapa bulan terakhir, yakni pada November 2025, Januari 2026, dan Februari 2026 menjelang Ramadan.

“Saya minta satu pekan ini sudah ada progres signifikan. Jangan ada lagi alasan, karena anggarannya sudah tersedia. Kita tidak bisa kerja sendiri, semua harus bergerak bersama,” ujarnya.

Baca Juga :  Syah Afandin Apresiasi Kepengurusan DMDI Langkat, Dorong Kebangkitan Spirit Melayu dan Religius

Bobby juga mengingatkan agar proyek tidak kembali mengalami kerusakan akibat banjir sebelum selesai, yang berpotensi membuat pekerjaan harus diulang dari awal.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu menyatakan kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung penuh percepatan proyek, meskipun di tengah keterbatasan anggaran.

Ia menegaskan, Pemkab Tapteng akan berupaya memenuhi berbagai kebutuhan guna mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana (R3P) yang direncanakan berlangsung hingga 2028.

Percepatan pembangunan tanggul dan sabodam ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir serta memberikan rasa aman bagi masyarakat di kawasan rawan bencana tersebut.

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan
Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU
Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh
Bupati Syah Afandin Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Masuk Kriteria
Harganas ke-33, Wabup Tiorita Ajak Wujudkan Keluarga Tangguh
Usai Kasus Pimpinan Lama, BGN Perketat Tata Kelola Program Makan Bergizi Gratis
Didukung 41 Organisasi, Randi Permana Kembalikan Berkas Calon Ketua KNPI Binjai
Sumut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Megathrust
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:54 WIB

Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:51 WIB

Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:25 WIB

Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh

Jumat, 3 Juli 2026 - 05:55 WIB

Bupati Syah Afandin Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Masuk Kriteria

Senin, 29 Juni 2026 - 22:10 WIB

Harganas ke-33, Wabup Tiorita Ajak Wujudkan Keluarga Tangguh

Berita Terbaru