Kisah Sufi dalam Memahami Makna Rezeki

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Metrolangkat.com

Syekh Ibrahim bin Adham adalah seorang sufi yang paling masyhur dalam sejarah. Ia termasuk yang paling awal mengamalkan dan mengajarkan laku tasawuf di tengah masyarakat. Di samping itu, konsistensinya dalam zuhud menjadi ciri khas jalan salik generasi-generasi sesudahnya.

Ada banyak kisah keteladanan ulama tersebut. Misalnya, yang disampaikan Muhammad bin Abu Bakar al-Ushfuri dalam kitabnya, Mawaizh Ushfuriyah.

Pada suatu ketika, Syekh Ibrahim sedang duduk di sebuah tempat. Di sana, dia membuka bekal makanannya. Tanpa diduga, seekor burung gagak datang mengambil sedikit dari makanan tersebut. Lantas, hewan ini terbang menuju bukit.

Karena penasaran, Ibrahim pun membuntuti burung tersebut. Dia segera membungkus makanannya, lalu menunggangi dan memacu kudanya. Dengan cepat, disusulnya hewan bersayap tadi.

Akan tetapi, burung itu lebih cepat. Ibrahim pun tak lagi mengetahui ke mana hewan terbang itu mengarah. Karena jejak terakhir yang diingatnya ke arah bukit, ia memacu kudanya ke sana.

Baca Juga :  Akhir Tahun Ini, Diprediksi Jalan Tol Binjai-Langsa Rampung

Sampai di dataran tinggi itu, Ibrahim menemukan seseorang dalam kondisi terikat. Burung gagak itu ternyata ada di dekat orang tersebut. Paruhnya yang membawa makanan kemudian bergerak mendekati mulut orang malang ini.

Sang burung lalu melepas makanannya. Mulut orang itu terbuka dan menelannya. Hal seperti itu terjadi dalam beberapa hari sejak pria tak dikenal itu terjerat.

Pada hari keempat, Ibrahim mendekatinya, lalu membebaskannya. Lelaki itu bercerita, dirinya dalam kondisi demikian sejak disandera dan dibuang kawanan perampok. Dengan kuasa Allah, ia masih hidup dan tetap mendapatkan rezeki untuk makan melalui perantaraan burung gagak.

Kisah di atas mengajarkan tentang Kemahakuasaan Allah dalam mengatur rezeki. Penghidupan setiap mahluk di jagad raya ini masing-masing telah dijamin oleh-Nya. Sungguh mustahil Sang Pencipta membiarkan makhluknya hidup tanpa rezeki. Jangankan yang bebas bergerak, makhluk terikat yang geraknya terbatas, seperti yang ditemui Ibrahim bin Adham pun masih mendapatkan rezeki, tetap hidup dan mengagungkan asma Allah.

Baca Juga :  Langkah Tegas Kemenimipas Pindahkan 64 Orang Narapidana Resiko Tinggi Ke Nusakambangan Untuk Cegah & Berantas Peredaran Narkoba

Menyadari bahwa Allah telah mencukupkan rezeki tiap makhluk-Nya, itu tidak berarti seseorang dibenarkan berpangku tangan. Ibrahim bin Adham memberikan contoh tentang pentingnya ikhtiar. Walaupun hidup sederhana, dirinya tidak pernah mengemis atau meminta-minta kepada orang lain. Salik-pengembara ini tetap bekerja di daerah-daerah manapun yang disinggahinya. Di antara profesi yang pernah dijalaninya ialah buruh tani, tukang kebun, dan penjual kayu bakar.

Dalam melakukan pekerjaan, Ibrahim selalu amanah. Tidak sekalipun dirinya berbuat curang. Sebab, kunci keberkahan rezeki ialah bekerja secara halal dan baik.

Penulis : Rhm

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing Ikut Terseret
Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia
Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik
Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan
Gebyar Muharram KNPI Gebang Ditutup, Camat Harap Jadi Benteng Generasi Muda
Resmikan Masjid Raudhatut Tauhid, Syah Afandin: Jadikan Masjid Pusat Pembinaan Umat dan Pemersatu Masyarakat
Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat
Sambut Idul Adha, Bupati Syah Afandin dan Wabup Tiorita Salurkan Sapi Qurban untuk Warga Besilam
Berita ini 268 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:12 WIB

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing Ikut Terseret

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:58 WIB

Gebyar Muharram KNPI Gebang Ditutup, Camat Harap Jadi Benteng Generasi Muda

Berita Terbaru