Prabowo Akan Hapus Utang Petani dan Nelayan

Metro Langkat

- Jurnalis

Kamis, 24 Oktober 2024 - 10:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – METROLANGAT.COM

Presiden Prabowo Subianto akan menghapus utang 6 juta petani dan nelayan ke perbankan. Ia pun akan segera menerbitkan peraturan presiden (Perpres) pemutihan utang tersebut pada pekan depan.

Hal itu disampaikan adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo. Utang-utang tersebut katanya membuat nelayan tidak bisa mendapatkan kredit dari perbankan.

“Ini mungkin minggu depan Pak Prabowo akan teken suatu perpres pemutihan. Sedang disiapkan Pak Supratman (Supratman Andi Agtas) menteri hukum, semua sesuai undang-undang,” ucapnya dalam Dialog di Menara Kadin, Jakarta Selatan, Rabu (23/10/2024).

“Saya berharap minggu depan ya beliau (Prabowo) akan tanda tangan perpres pemutihan. (Ada) 5 juta-6 juta manusia dengan keluarganya akan dapat hidup baru, dan mereka dapat hak untuk pinjam lagi ke perbankan. Tidak akan ditutup SLIK-nya di Otoritas Jasa Keuangan (OJK),” sambungnya.

Baca Juga :  PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini

Hashim mengatakan utang petani dan nelayan ke perbankan itu berkisar Rp10 juta hingga Rp20 juta. Itu merupakan utang di era krisis moneter 1998, krisis ekonomi 2008, dan lain-lain.

“Ternyata semua utang ini sudah dihapusbukukan sudah lama dan sudah diganti oleh asuransi perbankan, tapi hak tagih dari bank belum dihapus. Sehingga 6 juta (petani dan nelayan) ini tidak bisa dapat kredit,” ungkap Hashim.

Baca Juga :  Hashim: Pemerintahan Prabowo Bakal Pisahkan Kementerian Pendidikan dan Ristek

“Mereka (pinjam) ke mana? Ke rentenir dan pinjol. Saya baru tahu pinjol apa 6 bulan lalu. Saya memang konglomerat, gak perlu pinjol. Tapi ternyata kita konglomerat yang (punya) hati nurani. Kita (waktu) dengar kaget. Saya sampaikan ke Prabowo, ini harus diubah. Ini tahun lalu (2023 diketahui) dan Prabowo setuju (dihapus),” sambungnya.

Penghapusan utang ini juga sudah berdasarkan konsultasi Prabowo dengan tim ekonominya. Hashim menegaskan pemutihan tidak akan merusak ekosistem perbankan di Indonesia.**

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla, 4 Investor Asing Ikut Terseret
Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia
Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik
Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan
Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat
Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak
Bobby Walk Out! Sumut “Disunat” Dana Rehab Bencana, Infrastruktur Cuma Kebagian Rp37 Miliar
Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor di Sumut dan Aceh
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:12 WIB

Wagubsu Bawa Pesan dari WCCE 2026: Kreativitas Sumut Harus Tembus Pasar Dunia

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:21 WIB

Dongkrak Ekspor UMKM ke Malaysia, Bobby Nasution Usulkan Jalur Laut Murah dan Subsidi Logistik

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:29 WIB

Dubes Belgia Kunjungi Sumut, Berbagai Investasi Ditawarkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:53 WIB

Dasco Dukung Pencopotan Kepala BGN, Ahirnya Presiden Dengar Aspirasi Masyarakat

Senin, 23 Maret 2026 - 16:42 WIB

Wacana WFH 1 Hari Picu Pro-Kontra, Pemerintah Kejar Efisiensi BBM di Tengah Lonjakan Harga Minyak

Berita Terbaru