Usai Tewasnya Pemimpin Hamas, Hizbullah Umumkan Perang Fase Baru

- Jurnalis

Sabtu, 19 Oktober 2024 - 06:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Hizbullah tengah bersiaga dekat perbatasan Lebanon-Israel | Foto: AFP

Pasukan Hizbullah tengah bersiaga dekat perbatasan Lebanon-Israel | Foto: AFP

Jakarta – METROLANGKAT.COM

Hizbullah mengumumkan perang fase baru dengan Israel usai tewasnya pemimpin Hamas Yahya Sinwar.

Mengutip CNN, Jumat (18/10/2024), kelompok militan Lebanon dukungan Iran itu mendeklarasikan ‘fase baru dan meningkat’ dalam perang melawan Zionis Israel.

Namun, Hizbullah tidak menyebut apapun soal pembunuhan atau kematian Sinwar dalam pernyataan resmi mereka.

Sementara itu, negara yang mendukung Hizbullah, Iran, sudah buka suara usai Yahya Sinwar tewas.

Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan pembunuhan Sinwar akan menyebabkan perlawanan yang lebih kuat di Palestina.

“Semangat perlawanan akan semakin kuat,” katanya, seperti dikutip AFP, Jumat.

“Ia (Yahya Sinwar) akan menjadi contoh bagi para pemuda dan anak-anak yang akan meneruskan jalan menuju pembebasan Palestina,” lanjut perwakilan itu.

Baca Juga :  Memanas! Israel Bombardir Yaman, Rudal Bandara-Pelabuhan

Selama pendudukan dan agresi masih berlanjut, menurut dia, perlawanan akan terus ada.

Pengumuman baru Hizbullah dan respons pejabat Iran muncul setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan Yahya Sinwar tewas dalam operasi pasukan Zionis.

“Saya berdiri di hadapan Anda hari ini untuk memberi tahu Anda bahwa Yahya Sinwar telah dieliminasi,” kata Netanyahu saat pidato yang disiarkan di televisi Israel.

Militer Israel mengatakan Sinwar tewas dalam serangan pada Rabu (16/10/2024) di Rafah, Jalur Gaza selatan.

Pasukan Israel dibantu badan intelijen sengaja memancing Sinwar keluar dari bunker.

Baca Juga :  Israel Serang Iran, Netanyahu Sembunyi di Bunker

Sinwar dan beberapa milisi lain lantas terlibat baku tembak hingga para milisi tewas. Salah satu anggota Israel mengaku melihat satu dari ketiga wajah orang bersenjata disebut mirip Sinwar.

Israel lantas memeriksa dan melakukan tes biometrik, sidik jari, hingga DNA. Hasil pemeriksaan mengonfirmasi salah satu yang tewas adalah Yahya Sinwar.

Pengumuman Hizbullah juga muncul saat mereka dan Israel saling serang dalam beberapa pekan terakhir.

Israel terus menggempur Lebanon dengan membabi buta bahkan menyerang pos pasukan penjaga perdamaian PBB UNIFIL di Lebanon selatan.

Imbas gempuran pasukan Zionis di Lebanon lebih dari 2.300 orang tewas mayoritas anak dan perempuan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat
Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel
Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh
“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”
Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand
Pasukan IDF Kocar-Kacir Diserang Hewan Buas
Akibat Gerakan Boikot, KFC dan Pizza Hut di Turki Alami Kebangkrutan
PM Malaysia Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Ini
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:04 WIB

Trump Desak Iran Buka Selat Hormuz, Ancam Hancurkan Infrastruktur Jika Gagal Sepakat

Senin, 23 Maret 2026 - 16:31 WIB

Ultimatum Trump ke Iran Guncang Pasar, Harga Minyak Tembus USD 100 per Barel

Senin, 23 Maret 2026 - 15:41 WIB

Kim Jong-un Kembali Pimpin Korea Utara, Kekuasaan Kian Kokoh

Minggu, 1 Maret 2026 - 04:32 WIB

“Iran Klaim Hancurkan Mata dan Telinga AS di Timur Tengah, Radar Miliaran Dolar Tumbang”

Jumat, 22 Agustus 2025 - 16:28 WIB

Elnusa Mantapkan Langkah Global, Dukung Survei Seismik 3D di Thailand

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB