Foto : Sekitar 100 orang menggelar aksi di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Binjai Timur, Kantor DPRD Binjai dan Kantor Pemko Binjai, Rabu (16/9/2026).(ist)
Binjai – metrolangkat.com
Gelombang aksi terkait pemberhentian 12 Kepala Lingkungan (Kepling) di Kecamatan Binjai Timur kembali bergulir.
Jika sebelumnya Aliansi Masyarakat Binjai Timur Bersatu bersama LMND Binjai dan sejumlah Kepling mempersoalkan pemberhentian tersebut, kini giliran massa yang mengatasnamakan Masyarakat Binjai Timur turun ke jalan untuk menyatakan dukungan terhadap keputusan Plt Camat Binjai Timur.
Sekitar 100 orang menggelar aksi di tiga lokasi, yakni Kantor Camat Binjai Timur, Kantor DPRD Binjai dan Kantor Pemko Binjai, Rabu (16/9/2026).
Massa dipimpin Indra Gunawan Tobing sebagai penanggung jawab aksi. Mereka datang menggunakan dua mobil komando jenis pikap serta puluhan sepeda motor. Sejumlah spanduk dan pengeras suara turut digunakan untuk menyampaikan aspirasi.
Berbeda dengan aksi sebelumnya, massa kali ini justru menyatakan mendukung pemberhentian 12 Kepling lama dan pengangkatan Kepling baru.
Mereka juga menyampaikan sejumlah alasan yang menurut mereka menjadi dasar dukungan terhadap keputusan Plt Camat Binjai Timur, Nuryanto, S.Pd., M.Pd.
“Kedatangan kami untuk menyampaikan aspirasi atas keluhan warga sebelum pergantian Kepling. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Camat Binjai Timur yang telah melakukan pergantian Kepling.
Kenapa? Karena saat ini kami menilai masih banyak warga Binjai Timur yang belum mendapatkan bansos. Apalagi masih ada beberapa lingkungan yang sampai saat ini menjadi langganan banjir,” ujar Indra saat berorasi di Kantor Camat Binjai Timur.
Camat Terima Aspirasi
Usai menyampaikan tuntutan, massa diterima langsung oleh Plt Camat Binjai Timur Nuryanto.
Nuryanto mengapresiasi aksi tersebut karena berlangsung secara damai. Ia mengatakan seluruh aspirasi yang disampaikan akan diteruskan kepada pimpinan.
“Aspirasi ini kami terima. Untuk selanjutnya akan kami sampaikan kepada pimpinan kami, Bapak Wali Kota atau Pak Sekda,” ujarnya.
Terkait persoalan bantuan sosial yang disebut masih belum diterima sebagian warga, Nuryanto mengatakan pihak kecamatan masih melakukan evaluasi terhadap data penerima.
“Insya Allah di bulan depan data tersebut sudah rampung,” katanya.
Sedangkan mengenai persoalan banjir, Nuryanto menyebut pihak kecamatan tengah menggalakkan program Jumat Gotong Royong untuk membersihkan saluran drainase.
DPRD: Masa Jabatan Kepling Perlu Aturan Jelas
Dari Kantor Camat, massa kemudian bergerak menuju DPRD Binjai.
Di gedung dewan, mereka diterima Wakil Ketua DPRD Binjai H. Juli Sawitma Nasution, bersama Kapolsek Binjai Kota AKP Diah Retnosari dan Kapolsek Binjai Timur AKP Gusli Efendi.
Indra kembali menegaskan bahwa massa mengaku mewakili warga dari 12 lingkungan di Kecamatan Binjai Timur.
Mereka juga menyatakan keberatan terhadap aksi sebelumnya yang menolak keputusan pemberhentian Kepling.
“Kami datang untuk mewakili warga 12 lingkungan di Kecamatan Binjai Timur. Kami keberatan dengan aksi unjukrasa kemarin yang digelar oleh LSM yang mengatasnamakan warga.
Sebab kami mendukung keputusan Camat yang melakukan pemberhentian 12 Kepling di Binjai Timur dan mendukung pengangkatan Kepling yang baru,” tegas Tobing.
Menanggapi hal itu, Juli Sawitma mengatakan dirinya hadir mewakili Ketua DPRD Binjai untuk menerima aspirasi masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengusulkan kepada Pemko Binjai agar terdapat aturan yang lebih jelas mengenai masa jabatan Kepling.
“Saya sudah usulkan kepada Pemerintah Kota Binjai untuk membuat aturan yang jelas terkait masa jabatan Kepling,” kata Juli.
Menurutnya, DPRD memiliki fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan, sedangkan persoalan pemberhentian dan pengangkatan Kepling merupakan ranah Pemerintah Kota.
“Alangkah baiknya Bapak-bapak warga Binjai Timur menyampaikan langsung kepada Wali Kota, Sekda maupun Camat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan massa menyerahkan dokumen aspirasi kepada DPRD Binjai.
Dokumen itu antara lain berisi surat dukungan warga dari 12 lingkungan terhadap pemberhentian Kepling lama dan pengangkatan Kepling baru, serta sejumlah keluhan yang mereka klaim terjadi selama kepemimpinan Kepling sebelumnya.
Berlanjut ke Kantor Wali Kota
Aksi kemudian berlanjut ke Kantor Pemko Binjai.
Perwakilan massa diterima sejumlah pejabat Pemko Binjai, di antaranya Kepala Kesbangpol Drs. Ruslianto, M.Pd., Asisten Pemerintahan dan Kesra Putri Syawal Sembiring, SE, serta jajaran kepolisian.
Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat 3 Pemko Binjai.
Di hadapan pihak Pemko, perwakilan massa kembali menyerahkan dokumen aspirasi yang berisi dukungan terhadap keputusan pemberhentian dan pengangkatan Kepling di 12 lingkungan Kecamatan Binjai Timur.
Dengan munculnya dua aksi dengan sikap yang berlawanan dalam waktu hanya berselang dua hari, persoalan pemberhentian 12 Kepling Binjai Timur kini menjadi perhatian publik.
Satu kelompok mempersoalkan mekanisme pemberhentian, sementara kelompok lainnya menyatakan keputusan tersebut justru mendapat dukungan warga.
Kini bola berada di tangan Pemko Binjai untuk menjelaskan secara terbuka dasar hukum, mekanisme, serta alasan pemberhentian dan pengangkatan 12 Kepling tersebut, sehingga polemik tidak terus berkembang menjadi tarik-menarik kepentingan antar kelompok masyarakat.(wis)

















