Foto : Bocah korban aniaya dan Polres Dairi.(ist)
MEDAN – metrolangkat.com
Pimpinan DPRD Sumatera Utara, Ricky Anthony, mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi mengamankan RS, terduga pelaku penganiayaan terhadap dua bocah, AGP (7) dan AP (6).
Politisi Partai NasDem tersebut juga mendesak dinas terkait agar memberikan pendampingan secara berkelanjutan kepada kedua korban yang kini masih menjalani perawatan medis.
Hal itu disampaikan Ricky Anthony kepada awak media, Minggu (23/8/2026) pagi. Ia berharap seluruh pihak terkait memberikan perhatian serius terhadap kasus yang menimpa kedua anak tersebut.
“Dinas terkait harus terus melakukan pendampingan kepada korban. Kita juga mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi dalam menyikapi kasus ini,” ujar Ricky Anthony.
Selain kasus penganiayaan anak, Ricky Anthony turut menyoroti persoalan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang disebut menjadi latar belakang kondisi keluarga kedua korban.
“Para korban dititipkan kepada bibinya yang juga menjadi tersangka penganiayaan terhadap mereka. Ayah korban dipenjara karena kasus narkoba.
Ini harus menjadi perhatian serius. Narkoba sangat berdampak buruk bagi kehidupan di tengah masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, AGP ditemukan warga dalam kondisi memprihatinkan di Jalan Merdeka, tepatnya di belakang Gedung Nasional Djauli Manik, Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Jumat (21/8/2026).
Saat ditemukan, tubuh korban mengalami sejumlah luka, mulai dari bagian wajah hingga kaki.
Mengetahui kejadian tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Dairi bergerak cepat dan berkoordinasi dengan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Dairi untuk memberikan pertolongan.
AGP kemudian dibawa ke RSUD Sidikalang untuk mendapatkan perawatan medis.
“Saat ini AGP sudah menjalani perawatan tim medis dan kondisinya mulai stabil,” kata Kasi Humas Polres Dairi, AKP Syahril Ramadhan.
Dari hasil pendekatan secara intensif, AGP mengungkapkan bahwa RS merupakan “mak tua” atau bibinya.
Ia bersama adiknya, AP, disebut kerap mendapat kekerasan fisik, namun keduanya takut untuk melaporkan kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan visum, ditemukan luka pada bagian bibir. Selain itu, terdapat luka lebam pada tangan kiri serta luka yang sudah bernanah, termasuk pada bagian kaki kanan.
Polres Dairi kemudian mengamankan RS ke Satreskrim Polres Dairi untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.
Sementara itu, kedua bocah tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Sidikalang. Ricky Anthony berharap pendampingan terhadap korban tidak berhenti pada penanganan medis, tetapi juga mencakup pemulihan psikologis dan perlindungan terhadap masa depan kedua anak tersebut.(red)


















