SID 2026 Perkuat Sinergi Sumatera, Bobby Nasution Dorong Hilirisasi dan Pariwisata

- Jurnalis

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap saat membuka Sumatra Investment Day (SID) 2026 di Ballroom Hotel Adimulia Medan, Kamis (23/7/2026).(Ist)

Medanmetrolangkat.com

Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak 10 provinsi di Pulau Sumatera memperkuat sinergi dalam pengembangan hilirisasi industri dan sektor pariwisata sebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ajakan tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap saat membuka Sumatra Investment Day (SID) 2026 di Ballroom Hotel Adimulia Medan, Kamis (23/7/2026).

SID 2026 menjadi forum investasi regional yang mempertemukan pemerintah daerah, investor, dan para pemangku kepentingan untuk mempromosikan berbagai proyek investasi unggulan dari seluruh provinsi di Pulau Sumatera.

Dalam sambutannya, Sulaiman Harahap mengatakan Sumatera memiliki kekayaan sumber daya alam, letak geografis yang strategis, serta dukungan infrastruktur yang terus berkembang.

Potensi tersebut dinilai menjadi modal besar untuk menjadikan Sumatera sebagai salah satu kawasan investasi terdepan di Indonesia.

“Hari ini kita tidak berbicara tentang satu provinsi, tetapi tentang satu kawasan yang bergerak bersama, tumbuh bersama, dan maju bersama,” ujar Sulaiman.

Mengusung tema “Invest, Innovate, Inspire: Advancing Sumatra Through Downstream Industry and Tourism Excellence”, SID 2026 menghadirkan 19 proyek investasi unggulan dari 10 provinsi di Sumatera yang ditawarkan kepada investor dalam dan luar negeri.

Baca Juga :  Dua Kapolsek Di Polres Binjai Serah Terima Jabatan

Dari Sumatera Utara, proyek strategis yang dipromosikan antara lain Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kawasan Industri Medan (KIM), Airport City Kualanamu, serta Toba Caldera Resort.

Sulaiman menegaskan, pemerintah tidak hanya mengejar peningkatan nilai investasi, tetapi juga investasi yang berkualitas, mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong alih teknologi, memperkuat UMKM, serta tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.

Ia juga menyebut SID 2026 menjadi bagian dari persiapan menuju Visit Sumatra 2028, yang diharapkan mampu menghadirkan Pulau Sumatera sebagai destinasi wisata terpadu.

“Kita ingin menghadirkan Sumatera sebagai satu perjalanan, satu pengalaman, dan satu identitas yang terhubung antar destinasi seperti Danau Toba, Belitung, Batam hingga Bukittinggi,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut Ameriza M. Moesa menyampaikan kondisi ekonomi Sumatera tetap berada dalam tren positif.

Menurutnya, pada triwulan I tahun 2026, ekonomi Sumatera tumbuh 5,13 persen, sementara inflasi diperkirakan tetap berada dalam kisaran sasaran 2,5±1 persen hingga akhir tahun.

“Kombinasi daya tarik investasi dan stabilitas makroekonomi ini harus terus kita jaga bersama sebagai motor pertumbuhan nasional,” ujar Ameriza.

Baca Juga :  Plt. Bupati Tiorita Sidak SPBU Stabat, Gerak Cepat Atasi Antrean dan Pastikan Distribusi BBM Lancar

Ia menambahkan, BI bersama pemerintah daerah telah melakukan proses clean and clear terhadap 84 proyek investasi sehingga menghasilkan sejumlah proyek yang siap ditawarkan kepada investor (ready to offer).

Proyek-proyek tersebut juga difasilitasi melalui pertemuan bisnis dengan investor potensial dari Tiongkok, Korea Selatan, Amerika Serikat, Singapura, Malaysia, Jepang, hingga India.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI Sonny Harry Budiutomo Harmadi mengungkapkan kontribusi ekonomi Pulau Sumatera terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) nasional pada triwulan I-2026 mencapai 22,08 persen dengan nilai Rp1.361 triliun.

Menurutnya, percepatan hilirisasi komoditas unggulan seperti kelapa sawit dan karet perlu terus didorong agar nilai tambahnya dapat dinikmati langsung di daerah.

Sonny juga menilai Sumatera memiliki tingkat kewirausahaan yang tinggi dan menjadi modal besar untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi apabila didukung akses investasi dan pembiayaan.

Di akhir pemaparannya, BPS mengajak seluruh pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang berlangsung pada 15 Mei hingga 31 Agustus 2026 guna memperoleh data yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi nasional.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Sumut Siapkan Puskesmas Botombowo Jadi Rawat Inap Plus
Pemprov Sumut-KKP Percepat Pemulihan Sektor Kelautan dan Perikanan Pascabanjir
Tiorita Pastikan UHC Prioritas Berlanjut, Jamin Akses Kesehatan Warga Langkat
Morowali Salurkan Bantuan Rp290 Juta untuk Pemulihan Rumah Ibadah di Langkat
Aktivis Hukum Binjai Desak Penegakan Hukum Transparan dan Reformasi Kejaksaan
Satpol PP Binjai Bongkar Kios Liar di Trotoar Simpang Pajak Pagi
Lapas Binjai Peringati Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Lindungi Hak Anak
Rico Waas Dorong Indomaret Tambah Kuota Produk UMKM Lokal Medan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pemprov Sumut Siapkan Puskesmas Botombowo Jadi Rawat Inap Plus

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:23 WIB

Pemprov Sumut-KKP Percepat Pemulihan Sektor Kelautan dan Perikanan Pascabanjir

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:13 WIB

Tiorita Pastikan UHC Prioritas Berlanjut, Jamin Akses Kesehatan Warga Langkat

Kamis, 23 Juli 2026 - 19:09 WIB

Morowali Salurkan Bantuan Rp290 Juta untuk Pemulihan Rumah Ibadah di Langkat

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:13 WIB

Satpol PP Binjai Bongkar Kios Liar di Trotoar Simpang Pajak Pagi

Berita Terbaru