Dijaga Satpol PP, Wisatawan Ramai Kunjungi Pemandian Sidebuk Debuk

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Petugas Satpol PP dari Pemprovsu dan Satpol PP Pemkab Karo berjaga dijalur masuk sidebuk debuk.(ist)

 

Karo – metrolangkat.com

Penertiban praktik pungutan liar (pungli) di jalur menuju kawasan wisata Pemandian Air Panas Sidebuk-Debuk mulai membuahkan hasil.

Dalam dua hari terakhir, jumlah wisatawan yang berkunjung melonjak drastis setelah Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama Pemerintah Kabupaten Karo melakukan sosialisasi dan penjagaan di sejumlah titik akses menuju lokasi wisata.

Pantauan di kawasan Sidebuk-Debuk, Minggu (28/6/2026), arus kendaraan yang keluar masuk terlihat jauh lebih padat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Personel Satpol PP Provinsi Sumut bersama Satpol PP Kabupaten Karo masih disiagakan di sejumlah titik untuk mencegah kembali munculnya praktik pungli.

Petugas Satpol PP Kabupaten Karo, Ebenezer Tarigan, mengatakan belasan personel ditempatkan di empat pos penjagaan

mulai dari persimpangan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) atau Jalan Jamin Ginting hingga akses masuk kawasan pemandian air panas.

“Kami bertugas melakukan sosialisasi sekaligus menertibkan pungutan liar di jalur menuju pemandian air panas.

Sebelumnya lokasi ini menjadi tempat oknum melakukan pungutan kepada pengunjung,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Ingin Bernasib Seperti Siosar, Bobby Nasution Evaluasi Retribusi di Wisata Karo

Menurut Ebenezer, pada hari pertama penertiban, Jumat (26/6/2026) malam, petugas sempat menghadapi kendala karena oknum pelaku pungli berpindah-pindah lokasi untuk menghindari pengawasan.

“Awalnya kami sempat kucing-kucingan dengan mereka.

Karena itu pos penjagaan ditambah menjadi empat titik yang dijaga bergantian selama 24 jam, ditambah patroli rutin di sepanjang jalur,” jelasnya.

Personel Satpol PP Provinsi Sumut, Rido, mengatakan peningkatan jumlah pengunjung mulai terasa setelah penertiban dilakukan

Bahkan, beberapa wisatawan sempat berhenti untuk membayar karena belum mengetahui bahwa pungli telah ditertibkan.

“Setelah penjagaan dilakukan, jumlah kendaraan yang masuk meningkat luar biasa.

Banyak pengunjung mengapresiasi kehadiran petugas karena kini mereka merasa lebih nyaman,” katanya.

Dampak positif juga dirasakan para pelaku usaha di kawasan wisata. Ima, pemilik kantin sekaligus penginapan di Sidebuk-Debuk, mengaku lonjakan wisatawan dalam dua hari terakhir bahkan menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.

“Biasanya saat liburan sekolah memang ramai, tetapi kali ini lebih ramai dari biasanya, seperti suasana tahun baru. Kami berharap pungli benar-benar dihapuskan seterusnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Langkat Absen di Peta Wisata Sumut, Dinas Pariwisata Gagal Total

Hal senada disampaikan Icky, pedagang makanan ringan di kawasan tersebut. Ia mengaku omzet penjualannya meningkat seiring bertambahnya jumlah pengunjung setelah praktik pungli ditertibkan.

Sementara itu, pengunjung mengaku kini lebih nyaman menikmati wisata karena tidak lagi dihentikan dan dimintai uang oleh oknum di sepanjang jalan menuju lokasi.

“Kami sudah setahun tidak ke sini karena pungli. Dulu dua kali dimintai uang, bahkan jumlahnya lebih besar daripada harga tiket masuk pemandian,” kata Rahmat Hidayat, warga Kota Medan.

Pengunjung lainnya, Sandy, berharap penertiban dilakukan secara berkelanjutan agar praktik pungli benar-benar hilang.

Ia juga mendukung rencana Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution membuka jalur akses baru menuju kawasan wisata tersebut.

“Kami berterima kasih kepada Pak Bobby. Semoga kondisi seperti ini terus dipertahankan agar wisatawan nyaman datang ke Sidebuk-Debuk,” katanya.

Penertiban yang dilakukan Pemprov Sumut bersama Pemkab Karo diharapkan tidak hanya menghilangkan praktik pungli,

tetapi juga mampu mengembalikan kepercayaan masyarakat dan meningkatkan kunjungan wisata ke salah satu destinasi unggulan di Kabupaten Karo.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Ingin Bernasib Seperti Siosar, Bobby Nasution Evaluasi Retribusi di Wisata Karo
DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan
Langkat Absen di Peta Wisata Sumut, Dinas Pariwisata Gagal Total
Patroli Diperketat di Bukit Lawang, Polisi Ajak Wisatawan Manfaatkan Layanan 110
Polri Perketat Keselamatan Wisata Tangkahan, Pemandu Getek Diingatkan Utamakan Penumpang
Rico Waas Dorong PHRI Sumut Tingkatkan Daya Saing Pariwisata Medan
Astex 2025, Panggung Dunia untuk Wisata Sumut: 14 Negara Ramaikan Kolaborasi Pariwisata
Syah Afandin t: Renovasi Makam Datuk Landak dan Perbaiki Jembatan Akses Wisata Religi Bahorok
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 21:15 WIB

Dijaga Satpol PP, Wisatawan Ramai Kunjungi Pemandian Sidebuk Debuk

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:54 WIB

Tak Ingin Bernasib Seperti Siosar, Bobby Nasution Evaluasi Retribusi di Wisata Karo

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:06 WIB

DWP Langkat Tanam 100 Pohon di Tangkahan

Sabtu, 4 April 2026 - 11:16 WIB

Langkat Absen di Peta Wisata Sumut, Dinas Pariwisata Gagal Total

Senin, 23 Maret 2026 - 15:24 WIB

Patroli Diperketat di Bukit Lawang, Polisi Ajak Wisatawan Manfaatkan Layanan 110

Berita Terbaru