Replika Rumah Adat Batak Terbakar, Rico Waas Janji Segera Diperbaiki

Metro Langkat

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Walikota Medan Rico Waas meninjau Rumah Adat Sisingamangaraja yang Terbakar.(ist)

Medan – metrolangkat.com

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Jumat (26/6/2026).

Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan, terutama pada bagian atap yang terbuat dari ijuk pohon aren.

Material yang kering membuat api dengan cepat merambat hingga melalap atap serta sebagian besar konstruksi kayu bangunan tersebut.

Dalam peninjauan yang didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan John Ester Lase serta Camat Medan Kota Andy Syahputra

, Rico Waas mengatakan dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi bangunan yang menjadi salah satu simbol kebudayaan di Kota Medan itu.

“Beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di kawasan Monumen Raja Sisingamangaraja yang berada di depan Stadion Teladan.

Di lokasi ini terdapat patung Raja Sisingamangaraja dan replika Rumah Adat Batak yang sudah cukup lama berdiri.

Hari ini saya turun langsung untuk melihat kondisinya,” ujar Rico Waas.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, bangunan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Medan.

Karena itu, Rico Waas memastikan Pemko Medan akan segera melakukan perbaikan agar bangunan tersebut kembali berdiri dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Baca Juga :  PKS Binjai Buka Posko Relawan Bencana di Berngam

“Dari data yang kami terima, bangunan ini merupakan bagian dari aset Pemerintah Kota Medan. Kami akan segera melakukan perbaikan agar kembali layak.

Ini merupakan bagian dari simbol kebudayaan Kota Medan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kita buat menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Rico Waas menegaskan, keberadaan replika Rumah Adat Batak dan Monumen Raja Sisingamangaraja memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, upaya pemulihan akan segera dilakukan agar kawasan tersebut tetap menjadi salah satu ikon budaya di Kota Medan.(wis)

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meninjau lokasi kebakaran replika Rumah Adat Batak di kawasan Monumen Pahlawan Nasional Raja Sisingamangaraja, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Jumat (26/6/2026).

 

Kebakaran menghanguskan sebagian besar bangunan, terutama pada bagian atap yang terbuat dari ijuk pohon aren.

 

Material yang kering membuat api dengan cepat merambat hingga melalap atap serta sebagian besar konstruksi kayu bangunan tersebut.

 

Dalam peninjauan yang didampingi Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya, dan Tata Ruang (Perkimcikataru) Kota Medan John Ester Lase serta Camat Medan Kota Andy Syahputra

Baca Juga :  Pabrik Tahu di Binjai Ludes Terbakar, Api Diduga Berasal dari Tungku Pembakaran

 

, Rico Waas mengatakan dirinya sengaja datang untuk melihat langsung kondisi bangunan yang menjadi salah satu simbol kebudayaan di Kota Medan itu.

 

“Beberapa waktu lalu terjadi kebakaran di kawasan Monumen Raja Sisingamangaraja yang berada di depan Stadion Teladan.

 

Di lokasi ini terdapat patung Raja Sisingamangaraja dan replika Rumah Adat Batak yang sudah cukup lama berdiri.

 

Hari ini saya turun langsung untuk melihat kondisinya,” ujar Rico Waas.

 

Berdasarkan informasi yang diterimanya, bangunan tersebut merupakan aset Pemerintah Kota Medan.

 

Karena itu, Rico Waas memastikan Pemko Medan akan segera melakukan perbaikan agar bangunan tersebut kembali berdiri dan dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

 

“Dari data yang kami terima, bangunan ini merupakan bagian dari aset Pemerintah Kota Medan. Kami akan segera melakukan perbaikan agar kembali layak.

 

Ini merupakan bagian dari simbol kebudayaan Kota Medan yang harus kita jaga, lestarikan, dan kita buat menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Rico Waas menegaskan, keberadaan replika Rumah Adat Batak dan Monumen Raja Sisingamangaraja memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi masyarakat.

Oleh sebab itu, upaya pemulihan akan segera dilakukan agar kawasan tersebut tetap menjadi salah satu ikon budaya di Kota Medan.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Ulurkan Bantuan, Korban Kebakaran Salapian Kehilangan Rumah dan Harta Benda
4 Rumah Terbakar di Salapian,Rumah Anggota DPRD Langkat Ikut Ludes
Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober
Banjir Besitang Rendam Rumah Warga, Tiorita Turunkan Bantuan dan Layanan Kesehatan
Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai
Bobby Nasution Perintahkan Percepatan Penanganan Banjir Letda Sujono
Muktamar NU Ubah Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU, Kini Lewat AHWA
Banjir Dahsyat Nepal-Tibet, Hampir 3.000 Orang Hilang, 691 Jenazah Ditemukan
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:11 WIB

Tiorita Ulurkan Bantuan, Korban Kebakaran Salapian Kehilangan Rumah dan Harta Benda

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:54 WIB

4 Rumah Terbakar di Salapian,Rumah Anggota DPRD Langkat Ikut Ludes

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:16 WIB

Dampak Kabut Asap, Pemko Medan Berlakukan PJJ hingga 21 Oktober

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Banjir Besitang Rendam Rumah Warga, Tiorita Turunkan Bantuan dan Layanan Kesehatan

Senin, 14 September 2026 - 19:13 WIB

Tragis! Penjual Jasa Lukisan Tewas Tertimpa Ranting Pohon di Lapangan Merdeka Binjai

Berita Terbaru