Foto : BNN Binjai Lepas Kontingen Taekwondo Tiger Sumatera.(ist)
Binjai | metrolangkat.com
Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Binjai terus menunjukkan komitmennya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui pendekatan yang positif dan humanis.
Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut ditunjukkan dengan pelepasan Kontingen Taekwondo Tiger Sumatera Kota Binjai yang akan mengikuti Kejuaraan “Sumatera Nasional” di Kota Medan.
Pelepasan atlet berlangsung di halaman Kantor BNN Kota Binjai, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kecamatan Binjai Barat, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan itu dihadiri jajaran BNN Kota Binjai, pengurus, pelatih, serta para atlet Taekwondo Tiger Sumatera yang akan bertanding.
Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry MH, mengatakan dukungan terhadap kegiatan olahraga merupakan salah satu langkah strategis dalam membangun karakter generasi muda sekaligus menjauhkan mereka dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Hari ini secara resmi kami melepas Kontingen Taekwondo Tiger Sumatera untuk mengikuti Kejuaraan Sumatera Nasional di Kota Medan.
Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan kami terhadap pengembangan potensi positif generasi muda,” ujar Ucok Ferry usai acara pelepasan.
Tak hanya memberikan dukungan moral, BNN Kota Binjai juga memfasilitasi sarana transportasi bagi atlet, pelatih, dan official agar dapat mengikuti kejuaraan dengan baik.
“Dukungan transportasi ini kami berikan untuk membantu keberangkatan para atlet dan official menuju lokasi pertandingan,” katanya.
Ucok Ferry menegaskan, generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan diarahkan kepada kegiatan yang produktif serta berprestasi.
“Mereka adalah generasi penerus bangsa yang harus kita lindungi.
Salah satu implementasi program P4GN yang kami lakukan adalah mendorong anak-anak muda aktif dalam kegiatan positif, salah satunya melalui olahraga,” tegasnya.
Menurutnya, pembinaan olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana efektif dalam membentuk disiplin,
mental juara, serta menjauhkan remaja dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkotika.
Kegiatan pelepasan kontingen ini menjadi bukti bahwa upaya pencegahan narkoba tidak selalu dilakukan melalui pendekatan represif,
melainkan juga melalui dukungan terhadap aktivitas produktif yang mampu membangun masa depan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan bebas narkoba.(Wis)


















