Soal Tanggul Jebol di Bekasi, Ini Kata Wamen PU

- Jurnalis

Rabu, 5 Maret 2025 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti. Foto: Shafira Cendra Arini/detikcom

Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti. Foto: Shafira Cendra Arini/detikcom

Jakarta – Metrolangkat.com

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti buka suara soal biang kerok banjir yang terjadi di beberapa daerah, termasuk di Bekasi, Jawa Barat.

Menurutnya Diana biang kerok banjir yang terjadi bukan karena masalah tanggul yang jebol.

Berdasarkan pengamatan yang dilakukan pihak Diana, banjir terjadi karena volume intensitas hujan yang sangat tinggi dan membuat aliran sungai meluap.

“Berdasarkan pengamatan kami, itu tidak ada tanggul yang jebol, tapi volume intensitas hujan itu memang sangat tinggi sekali. Jadi ini meluap,” beber Diana di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (4/3/2025).

Baca Juga :  Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

Saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menunggu banjir surut terlebih dahulu, ketimbang memaksakan menyedo air.

“Makanya kalau saya harus pompa, airnya mau ditaruh di mana? Kita tunggu surut dulu,” sebut Diana.

Sejauh ini, Diana menambahkan, Kementerian PU mengeruk sedimentasi sungai-sungai yang meluap. Namun, tidak dilakukan sekarang karena harus menunggu surut terlebih dahulu.

Baca Juga :  Kominfo Langkat Perketat Aturan Pembayaran Media, Ini Alasannya

Pemerintah juga sudah mengirimkan perahu karet dan alat penyelamatan lainnya untuk evakuasi penduduk yang terdampak banjir.

“Kita juga sudah kirim perahu karet, yang penting penduduk diamankan terlebih dahulu. Nanti untuk penanganannya nanti kita akan keruk sedimentasi di sungai itu yang utama harus dilakukan bersama,” kata Diana.

Editor : Rhm

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Perbatasan, Tiorita Kucurkan Puluhan Miliar untuk Pembangunan dan Bantuan Warga
Pasca Ondim Ditahan, Pemborong Langkat Satu per Satu Dipanggil KPK
Sandang Merga Ginting, Rico Waas Ingin Budaya Karo Makin Dikenal
Rico Waas Periksa 5.000 Kendaraan Dinas, 444 Diusulkan Dihapus
Pajak Mati, Tanpa Plat dan Spion, Rico Waas Bongkar Buruknya Pengelolaan Kendaraan Dinas
Ada Pungli di Sekolah? Laporkan ke 0811-6884-660, Kejati Sumut Buka Hotline Pengaduan
Kolaborasi Jadi Kunci, Bobby Paparkan Strategi Besar Sumut
Perpanjang SIM di Satpas Polres Binjai Cukup 30 Menit, Ini Syarat dan Prosedurnya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:09 WIB

Dari Perbatasan, Tiorita Kucurkan Puluhan Miliar untuk Pembangunan dan Bantuan Warga

Rabu, 7 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Pasca Ondim Ditahan, Pemborong Langkat Satu per Satu Dipanggil KPK

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Sandang Merga Ginting, Rico Waas Ingin Budaya Karo Makin Dikenal

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Rico Waas Periksa 5.000 Kendaraan Dinas, 444 Diusulkan Dihapus

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:23 WIB

Pajak Mati, Tanpa Plat dan Spion, Rico Waas Bongkar Buruknya Pengelolaan Kendaraan Dinas

Berita Terbaru