Cipayung Plus Sumut Gelar Dialog Publik: Mahasiswa Harus Bersatu Jaga Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 20 September 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan – METROLANGKAT.COM

Koalisi organisasi mahasiswa Cipayung Plus Sumatera Utara yang terdiri dari HIMMAH, HMI, GMKI, IMM, KAMMI, PMII, PMKRI, dan GMNI menggelar Dialog Publik bertajuk “Jaga Indonesia,

Mahasiswa Sebagai Penentu Keberlangsungan Bangsa” pada Jumat (19/9/2025) di Aula Gedung Muhammadiyah Sumatera Utara, Medan.

Acara ini dihadiri ratusan mahasiswa lintas kampus serta perwakilan masyarakat. Dialog publik tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus konsolidasi gerakan mahasiswa pasca dinamika aksi di akhir Agustus lalu.

Ketua Umum HIMMAH Sumut Kamaludin Nazuli Siregar, yang mewakili Cipayung Plus Sumut, menegaskan pentingnya menjaga soliditas mahasiswa dalam mengawal demokrasi dan kedaulatan rakyat.

Baca Juga :  Ricky Anthony Tabuh Semangat Gema Takbir Idul Adha 1446 H di Hinai: Suarakan Nilai Keislaman dan Kebersamaan Pemuda

“Mahasiswa adalah penentu keberlangsungan bangsa. Karena itu, kita tidak boleh terpecah oleh kepentingan pragmatis.

Mahasiswa dan masyarakat harus bergandengan tangan untuk menjaga Indonesia tetap utuh dan berdaulat,” tegas Kamaludin.

Dialog publik ini menghadirkan dua narasumber utama. Muhammad Ikhyar Velayati, aktivis 98, menekankan bahwa sejarah telah membuktikan peran mahasiswa sebagai motor perubahan bangsa.

“Generasi 98 telah memberi teladan keberanian memperjuangkan reformasi. Kini estafet perjuangan itu ada pada generasi mahasiswa hari ini. Jangan sampai kita kehilangan arah gerakan,” ungkap Ikhyar.

Baca Juga :  Korban Banjir Langkat Bertambah Jadi 13 Jiwa, Pemerintah Perpanjang Status Tanggap Darurat

Sementara itu, Ahmad Khairuddin, tokoh muda Sumut sekaligus alumni Fokal IMM Sumut, mengingatkan pentingnya sinergi antarorganisasi mahasiswa.

“Sumatera Utara harus menjadi contoh konsolidasi gerakan mahasiswa. Kita tidak hanya hadir untuk mengkritik, tapi juga menawarkan solusi, menjaga persatuan, dan memastikan masyarakat tidak mudah terprovokasi isu yang memecah belah,” katanya.

Dialog publik ditutup dengan seruan bersama Cipayung Plus Sumut untuk memperkuat kolaborasi mahasiswa sebagai pilar demokrasi dan benteng keutuhan bangsa.(Rif)

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana
Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak
Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci
Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan
Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko
Tiga Kali Diterjang Banjir, Bobby Warning: Proyek Tukka Tak Boleh Lambat!
Ganti Rugi Dibayar, Eksekusi Mandek: Satu Rumah Jadi Sorotan
Ricky Anthony Tebar Kebahagiaan, 250 Penarik Becak di Stabat Terima Bingkisan Lebaran
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:37 WIB

Medan Kucurkan Rp50 Miliar ke Aceh Tamiang, Rico Waas: Solidaritas Tak Boleh Sekadar Wacana

Jumat, 24 April 2026 - 16:19 WIB

Pascabanjir Besitang: YAICI–Aisyiyah Turun, Bongkar Ancaman Gizi dan Edukasi Ibu di Wilayah Terdampak

Kamis, 23 April 2026 - 10:01 WIB

Bobby Lepas Kloter 2 Haji Langkat, Tekankan Solidaritas Jemaah di Tanah Suci

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Fresh Graduate ke Dunia Kerja: Program Rabu Walk In Interview Buktikan Hasil Nyata di Medan

Selasa, 14 April 2026 - 15:18 WIB

Ditertibkan, PKL Binjai Minta Tetap Jualan di Lokasi Lama, DPRD Soroti Kebijakan Pemko

Berita Terbaru

Budaya

Rico Waas: Budaya Jangan Kalah oleh Teknologi

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:27 WIB