Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya didampingi Pj Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor.(ist)

DELISERDANG — metrolangkat.com

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Sumut mendeklarasikan komitmen mewujudkan Sumatera Utara bebas rabies pada 2030.

Deklarasi tersebut menjadi langkah bersama untuk memperkuat pencegahan dan pengendalian rabies secara terpadu sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Komitmen itu disaksikan Wakil Gubernur Sumut Surya dalam Perayaan Bulan Bakti Peternakan dan World Rabies Day 2026 di Lapangan Astaka, Jalan Pancing, Deliserdang, Minggu (27/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Surya juga menerima sertifikat Museum Rekor Indonesia (MURI) atas capaian vaksinasi rabies terbanyak, yakni sebanyak 15 ribu dosis.

Surya mengatakan Pemprov Sumut memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian dari strategi mencapai target bebas rabies 2030.

Selain vaksinasi, upaya tersebut akan diperkuat melalui peningkatan kapasitas pusat kesehatan hewan, tenaga medis veteriner, surveilans, deteksi dini, pelaporan, serta penanganan kasus secara cepat dan tepat.

Baca Juga :  Kampanye di Sirapit, Paslon Iskandar-Adli Sampaikan Program Utamanya, Apa aja?

“Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen memastikan ketersediaan vaksin rabies di seluruh kabupaten dan kota, memperkuat pusat kesehatan hewan,

meningkatkan kapasitas tenaga medis veteriner, memperkuat surveilans, deteksi dini, pelaporan, serta penanganan kasus secara cepat dan tepat,” kata Surya.

Menurut Surya, Sumatera Utara mencatat 280 kasus rabies sepanjang 2025.

Data tersebut menunjukkan bahwa rabies masih menjadi persoalan yang membutuhkan perhatian serius karena dampaknya tidak hanya terhadap kesehatan hewan, tetapi juga keselamatan manusia.

Karena itu, target Sumut bebas rabies 2030, menurutnya, tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah.

Dibutuhkan keterlibatan pemerintah kabupaten/kota, organisasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha, komunitas, hingga masyarakat.

Pendekatan One Health menjadi salah satu strategi yang ditekankan, dengan mengintegrasikan upaya perlindungan kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan.

Surya juga menilai vaksinasi massal terhadap 15 ribu ekor hewan menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya vaksinasi rutin terhadap hewan peliharaan.

Baca Juga :  Pemprovsu Bagikan DBH Rp350 Miliar, Kepala Daerah Didesak Genjot PAD

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat rutin memvaksinasi hewan peliharaannya. Kesadaran masyarakat merupakan kunci untuk memutus rantai penularan rabies,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian,

Nuryani Zainuddin, mengatakan rabies bukan sekadar persoalan angka kasus maupun capaian vaksinasi, tetapi menyangkut kesehatan dan keselamatan manusia.

“Di balik satu kasus rabies, ada keluarga yang cemas, ada orang tua yang berharap anaknya dapat diselamatkan, dan ada kehidupan yang dapat berakhir karena penyakit rabies ini sebenarnya dapat kita cegah,” ujarnya.

Deklarasi bebas rabies tersebut mencakup komitmen memperkuat pencegahan dan pengendalian rabies secara terpadu,

memastikan ketersediaan vaksin di seluruh kabupaten/kota, meningkatkan surveilans dan deteksi dini,

memperluas edukasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui pendekatan One Health.

Dengan komitmen tersebut, pemerintah menargetkan Sumatera Utara dapat mencapai status bebas rabies pada 2030.(wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahyuni Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Pematang Jaya
3.000 Lampion Terangi Langit Binjai, Mooncake Night Meriahkan Kota
Wali Kota Binjai Lantik Sofyan Siregar sebagai Kadis Pendidikan, 76 Kepala Sekolah Ikut Dilantik
RAT TKBM Pangkalan Susu Berjalan Sukses, TKBM Apresiasi Surya Depari
Perkuat Hak dan Perlindungan Anak, Tiorita Targetkan Langkat Raih KLA Kategori Madya 2026
Plt Bupati Tiorita Sidak Puskesmas dan SMPN 1 Stabat, Disiplin Aparatur Jadi Sorotan
Plt Bupati Tiorita Ajak Teladani Rasulullah, Perkuat Persatuan dan Kepedulian
MUI Langkat Dukung Tiorita, Perkuat Sinergi Pembinaan Umat dan Perlindungan Generasi Muda
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 17:02 WIB

Mahyuni Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Pematang Jaya

Minggu, 27 September 2026 - 16:37 WIB

Sumut Deklarasikan Bebas Rabies 2030, Pemprov Pastikan Ketersediaan Vaksin

Sabtu, 26 September 2026 - 10:22 WIB

3.000 Lampion Terangi Langit Binjai, Mooncake Night Meriahkan Kota

Jumat, 25 September 2026 - 13:48 WIB

Wali Kota Binjai Lantik Sofyan Siregar sebagai Kadis Pendidikan, 76 Kepala Sekolah Ikut Dilantik

Kamis, 24 September 2026 - 21:27 WIB

Perkuat Hak dan Perlindungan Anak, Tiorita Targetkan Langkat Raih KLA Kategori Madya 2026

Berita Terbaru

Berita

Mahyuni Kembali Pimpin PAC Pemuda Pancasila Pematang Jaya

Minggu, 27 Sep 2026 - 17:02 WIB