Foto : Penandatanganan Surat Keputusan serta Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Langkat.(ist)
LANGKAT — metrolangkat.com
DPRD Kabupaten Langkat resmi mengesahkan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P.APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Total anggaran perubahan ditetapkan mencapai Rp2.877.023.011.209 atau sekitar Rp2,87 triliun.
Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Langkat, Kamis (10/9/2026), ditandai dengan penandatanganan Surat Keputusan serta Berita Acara Persetujuan Bersama Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Langkat.
Sebelum pengesahan, juru bicara Badan Anggaran DPRD Langkat, Ahmad Senang, membacakan laporan hasil pembahasan.
Selanjutnya, seluruh fraksi menyampaikan pendapat akhir dan menyatakan persetujuan terhadap Ranperda Perubahan APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Perda.
Pendapatan Naik Rp383,2 Miliar
Berdasarkan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan perangkat daerah, terjadi perubahan signifikan pada struktur pendapatan dan belanja daerah.
Pendapatan daerah dalam Perubahan APBD 2026 bertambah Rp383.245.310.244 dibandingkan rancangan APBD sebelumnya.
Sementara Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditetapkan sebesar Rp276.203.600.000.
Di sisi belanja, anggaran mengalami kenaikan sebesar Rp691.187.406.755,56.
Perubahan anggaran tersebut juga mencakup penyertaan modal atau investasi Pemerintah Kabupaten Langkat sebesar Rp9,25 miliar.
DPRD Minta Segera Dievaluasi Gubernur
Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin-angin meminta Pemkab Langkat segera menyampaikan Perda Perubahan APBD 2026 kepada Gubernur Sumatera Utara.
Langkah tersebut diperlukan untuk menjalani proses evaluasi sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Setelah proses evaluasi selesai, Pemkab Langkat diharapkan segera menindaklanjuti seluruh program dan kegiatan yang telah disepakati dalam perubahan anggaran.
Pengesahan P.APBD 2026 menjadi titik penting bagi pemerintah daerah untuk memastikan tambahan anggaran benar-benar diterjemahkan menjadi program yang efektif dan berdampak bagi masyarakat Langkat.(Wis)


















