Waspada Penipuan Berkedok Bisnis Menggiurkan, Seorang Ibu di Langkat Rugi Rp73 Juta

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat — Metrolangkat.com

Masyarakat, khususnya kaum ibu, diimbau untuk tidak mudah percaya kepada orang yang belum dikenal, baik secara langsung maupun melalui pesan di ponsel.

Modus penipuan kini semakin beragam, salah satunya adalah penawaran bisnis yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat.

Belum lama ini, seorang ibu rumah tangga, sebut saja namanya Aisyah (45) Warga Perumahan, Stabat Asri, Kel Perdamaian,Kecamatan Stabag,Langkat, menjadi korban penipuan dengan kerugian mencapai Rp70 juta.

Kejadian bermula pada Selasa (27/5) pagi, saat korban menerima pesan dari nomor 082261427425 yang menawarkan bisnis dengan keuntungan berlipat.

Pada awalnya, Aisyah diminta menyetorkan uang sebesar Rp40.900.000.

Setelah menyetorkan dana tersebut, korban diarahkan untuk mengikuti langkah-langkah yang dipandu oleh pelaku melalui sebuah akun bisnis daring.

Baca Juga :  Gagalkan 9,9 Kg Sabu, Kinerja Satres Narkoba Polres Asahan Tuai Apresiasi

Seperti “lembu dicucuk hidungnya”, korban pun mengikuti setiap arahan tanpa curiga.

Tak berhenti di sana, korban kembali diminta menyetorkan uang tambahan sebesar Rp 81.900.000 dengan janji akan menerima keuntungan fantastis senilai Rp200.655.000.

Terbujuk rayuan pelaku, Aisyah bahkan nekat menggadaikan mobil suaminya ke tengkulak demi memenuhi permintaan tersebut.

Namun sial, setelah uang ditransfer, akun bisnis yang sebelumnya aktif mendadak tidak bisa diakses.

Baru saat itulah korban menyadari bahwa dirinya telah menjadi korban penipuan.

Aisyah kemudian menceritakan kejadian tersebut kepada suaminya dan pihak keluarga. Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp.73.000,000

Baca Juga :  Tim Gabungan TNI-Polri Bongkar Diskotik Blue Star, Diduga Sarang Narkoba

Kasus ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar selalu waspada dan tidak tergoda iming-iming keuntungan besar tanpa kejelasan.

Jangan pernah menyetorkan uang kepada pihak yang tidak dikenal, apalagi hanya berdasarkan komunikasi lewat pesan singkat atau media sosial.

Pihak berwenang mengimbau siapa pun yang mengalami kejadian serupa untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat agar dapat ditindaklanjuti dan tidak semakin banyak korban berjatuhan.

Ingat, selalu cek dan ricek setiap informasi, jangan mudah percaya, dan lindungi diri serta keluarga dari berbagai modus kejahatan digital yang kian marak.(yong)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maut di Tanjung Morawa! Donny Tewas Ditembak, Dua Pria Muda Diciduk Polda Sumut
“Barak Narkoba Kosong Saat Digerebek, Polisi Kalah Cepat?”
Gubuk Dibongkar, Narkoba Belum Tentu Berakhir: Tantangan Polres Binjai
Polres Binjai Bongkar Pencurian di Kuil Sikh, Empat Orang Ditangkap
Kabar Dugaan OTT KPK di Binjai Hebohkan Medsos, Belum Ada Konfirmasi Resmi
Temuan BPK Berulang, Belanja BBM Dishub Binjai Kembali Disorot pada 2025
Terekam CCTV, Maling Honda Scoopy di Kos-kosan Binjai Dibekuk Polisi
Razia Gabungan di Hotel Binjai, Tiga Pengunjung Positif Narkoba Direhabilitasi
Berita ini 87 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Maut di Tanjung Morawa! Donny Tewas Ditembak, Dua Pria Muda Diciduk Polda Sumut

Jumat, 16 Oktober 2026 - 22:55 WIB

“Barak Narkoba Kosong Saat Digerebek, Polisi Kalah Cepat?”

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:23 WIB

Gubuk Dibongkar, Narkoba Belum Tentu Berakhir: Tantangan Polres Binjai

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:31 WIB

Polres Binjai Bongkar Pencurian di Kuil Sikh, Empat Orang Ditangkap

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:49 WIB

Kabar Dugaan OTT KPK di Binjai Hebohkan Medsos, Belum Ada Konfirmasi Resmi

Berita Terbaru