Langkat Ramadhan Fest Sepi, Kesehatan jadi Penghibur

Metro Langkat

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stabat – Metrolangkat.com

Dalam upaya mulia menghidupkan suasana Ramadhan di Langkat, Pemerintah Kabupaten Langkat dengan penuh semangat menggelar Langkat Ramadhan Fest 2025.

Sebuah langkah progresif yang di atas kertas seharusnya menjadi pusat keramaian, menggeliatkan ekonomi pedagang kecil, dan menghadirkan kemeriahan di bulan suci.

Sayangnya, kenyataan di lapangan justru menunjukkan sebuah kesunyian yang begitu khidmat—bahkan terlalu khidmat.

Keterangan gambar : Tampak Stand Ramadhan Fest 2025 yang disediakan sepi peminat. Pedagang lebih memilih berjualan dikaki lima tempat biasa ketimbang ditempat ini.(Ist)

Para pedagang kecil, yang semula diharapkan menjadi jantung dari kegiatan ini, rupanya lebih memilih bertahan di trotoar ketimbang berpindah ke lokasi yang disediakan.

Entah karena terlalu nyaman dengan tempat lama, atau justru karena lokasi baru tak cukup menggoda, yang jelas mereka seolah enggan meninggalkan zona yang sudah lama menjadi tempat mereka mencari nafkah.

Baca Juga :  1.427 Huntara Hampir Rampung, Pemprov Sumut Targetkan Zero Pengungsi

Alhasil, Langkat Ramadhan Fest 2025 yang digadang-gadang menjadi magnet keramaian, justru menghadirkan panorama lapak-lapak kosong yang berjajar rapi, menunggu pembeli yang tak kunjung datang. Namun, dalam setiap ujian pasti ada hikmah.

Pemerintah Kabupaten Langkat pun sigap mengambil langkah alternatif dengan membuka layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat dan pedagang.

Sebuah bentuk perhatian yang patut diapresiasi, meski hadir di tengah suasana yang lebih mirip tempat meditasi ketimbang festival Ramadhan.

Seorang warga yang sempat ditemui di lokasi bahkan menyampaikan pendapatnya dengan nada ringan namun penuh makna.

Baca Juga :  Ricky Anthony Tebar Kebahagiaan, 250 Penarik Becak di Stabat Terima Bingkisan Lebaran

“Harusnya yang dicek kesehatannya itu yang buat acara Langkat Ramadhan Fest. Soalnya kegiatannya tidak ada hasil, tidak berdampak apa-apa buat masyarakat, khususnya kami pedagang.”

Ucapan itu tentu saja lahir dari keprihatinan, namun juga bentuk kepedulian.

Sebab, kesehatan memang yang utama—terlebih kesehatan dalam merancang dan memahami kebutuhan rakyat.

Dengan cek kesehatan gratis yang kini tersedia, setidaknya masyarakat masih punya alasan untuk datang ke lokasi, meskipun bukan untuk berbelanja atau menikmati keramaian.

Sebuah langkah yang menegaskan, bahwa niat baik selalu pantas diapresiasi, meskipun hasilnya barangkali perlu direnungkan kembali. (Red)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026
Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran
KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi
Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan
Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU
Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh
Bupati Syah Afandin Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Masuk Kriteria
Harganas ke-33, Wabup Tiorita Ajak Wujudkan Keluarga Tangguh
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:15 WIB

KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi

Selasa, 21 Juli 2026 - 05:54 WIB

Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan

Senin, 13 Juli 2026 - 20:51 WIB

Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU

Berita Terbaru