Foto : Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti terus menjadi sorotan di media sosial.(ist)
Langkat– metrolangkat.com
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti terus menjadi sorotan di media sosial. Sidak ke kantor camat dan OPD disebut pencitraan, persoalan jalan rusak terus dikaitkan dengan kepemimpinannya, bahkan muncul tudingan mengenai pengaruh suaminya, Terbit Rencana PA, terhadap jalannya pemerintahan.
Di tengah derasnya komentar, masyarakat perlu bersikap objektif. Kritik terhadap pemerintah merupakan bagian penting dari pengawasan publik. Namun, tuduhan yang belum terbukti tidak seharusnya diperlakukan sebagai fakta.
Sidak bukan ukuran keberhasilan jika tidak diikuti perubahan. Pemerintah harus menunjukkan hasil nyata, mulai dari peningkatan disiplin aparatur, perbaikan pelayanan, hingga penyelesaian persoalan infrastruktur.
Begitu pula soal proyek pemerintah. Pernyataan bahwa keluarga tidak terlibat harus dibuktikan melalui transparansi pengadaan dan pengawasan yang dapat diperiksa masyarakat.
Sementara itu, dugaan adanya pihak yang mengendalikan pemerintahan perlu didukung bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Proses hukum yang dijalani Terbit Rencana PA harus dihormati sesuai ketentuan yang berlaku.
Langkat tidak membutuhkan perang hujatan. Langkat membutuhkan pemerintahan yang transparan, pembangunan yang merata, dan pelayanan publik yang semakin baik.
Tiorita berhak menjalankan tugasnya, tetapi masyarakat juga berhak mengawasi dan mengkritik kinerjanya. Pada akhirnya, yang harus menjadi ukuran bukan ramainya komentar di media sosial, melainkan bukti kerja dan manfaatnya bagi masyarakat.
Pesan untuk masyarakat: Jangan membela secara membabi buta, jangan pula menghujat tanpa fakta. Nilai pemerintah dari kebijakan, transparansi, dan hasil kerjanya.
Redaksi metrolangkat.com

















