Jatuh 15 Meter Saat Tebang Pohon, Akbar Dilarikan ke RSUD Djoelham

Metro Langkat

- Jurnalis

Selasa, 22 September 2026 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Akbar (25), warga Pasar V Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Pria yang bekerja memotong batang dan ranting pohon itu terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter saat melakukan pemangkasan pohon di kawasan Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (22/9/2026).(ist) 

BINJAI – metrolangkat.com

Nasib nahas dialami Akbar (25), warga Pasar V Tanah Seribu, Kecamatan Binjai Selatan. Pria yang bekerja memotong batang dan ranting pohon itu terjatuh dari ketinggian sekitar 15 meter saat melakukan pemangkasan pohon di kawasan Lapangan Merdeka Binjai, Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.15 WIB.

Akibat kejadian tersebut, Akbar mengalami sejumlah luka dan harus menjalani perawatan di RSUD Dr. Djoelham Binjai. Bahkan, salah satu tangannya diduga mengalami patah tulang.

Menurut Sugeng, orangtua korban yang saat kejadian turut bekerja bersama anaknya, kecelakaan bermula ketika Akbar tengah memotong dahan pohon menggunakan mesin chainsaw.

Saat proses pemotongan berlangsung, dahan yang hendak dijatuhkan tiba-tiba menghantam tubuh korban. Benturan tersebut membuat Akbar kehilangan keseimbangan hingga terpental dan jatuh ke tanah dari ketinggian sekitar 15 meter.

“Saat itu anak saya sedang memotong cabang pohon. Namun tiba-tiba ujung dahan tersebut mengenai anak saya dan langsung terjatuh ke tanah,” ujar Sugeng saat ditemui di RSUD Dr. Djoelham Binjai.

Baca Juga :  Viral Bocah Kabur di Binjai: Ternyata Bukan Karena Ibu Tiri, Ini Fakta Sebenarnya

Bukan Lagi Pekerja DLH

Sugeng menjelaskan, Akbar sebelumnya memang pernah bekerja di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Binjai. Namun, sekitar lima bulan lalu, anaknya telah berhenti bekerja dari instansi tersebut.

“Sudah sekitar lima bulan resign dari DLH Binjai. Jadi saat ini kami hanya mengambil jasa saja. Tapi untuk kayunya memang kami buat kami,” katanya.

Sebagai orangtua, Sugeng berharap Pemerintah Kota Binjai memberikan perhatian terhadap kondisi anaknya, terutama terkait biaya pengobatan hingga Akbar benar-benar pulih.

“Kami berharap Pemko Binjai dapat membantu biaya pengobatan sampai anak saya sembuh sehingga dapat beraktivitas kembali seperti biasa,” harapnya.

Sementara itu, seorang ASN yang bertugas di DLH Kota Binjai berinisial KB tampak mendampingi korban bersama keluarganya di RSUD Dr. Djoelham.

Menurut KB, Akbar memang pernah menjadi pekerja di DLH Binjai dengan status outsourcing. Namun, saat ini yang bersangkutan sudah tidak lagi bekerja di instansi tersebut.

“Dulu pernah menjadi anggota di DLH. Tapi sekarang sudah tidak lagi karena dulu statusnya outsourcing, makanya sudah berhenti. Begitu pun pengerjaan di Lapangan Merdeka Binjai dalam pengawasan DLH,” jelasnya.

Baca Juga :  Diisukan Banyak Bantuan Tidak Sesuai Prosedur, Begini Tangapan Kadis Peternakan dan Pertanian Langkat

Soal Alat Keselamatan Kerja

Kecelakaan tersebut juga menimbulkan pertanyaan mengenai penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi pekerja yang melakukan pemangkasan pohon di lokasi tersebut.

Ketika ditanya mengenai hal itu, KB mengatakan para pekerja selama ini mengaku tidak nyaman menggunakan perlengkapan keselamatan.

“Mereka mengaku tidak nyaman jika memakai safety,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menjadi perhatian mengingat pekerjaan pemotongan pohon dilakukan pada ketinggian dan memiliki risiko kecelakaan yang cukup besar.

RSUD Djoelham Masih Tangani Korban

Terpisah, Direktur RSUD Dr. Djoelham Binjai, drg. Doni Asrin, mengatakan pihak rumah sakit masih melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Masih menunggu proses foto dan menunggu hasilnya. Kalau sanggup kita tangani, maka akan kita tangani segera. Tapi kalau tidak sanggup, akan kami rujuk ke Rumah Sakit Adam Malik, Medan,” ungkapnya.

Pantauan di RSUD Dr. Djoelham Binjai, Akbar masih menjalani perawatan dengan didampingi keluarga. Sejumlah luka tampak pada bagian wajah dan tangan korban.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi medis lengkap korban masih menunggu hasil pemeriksaan dan foto rontgen dari pihak rumah sakit.(kus)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEGER! 6.000 Nomor HP Diduga Disadap, Akbar Faizal Bongkar Daftar yang Seret Nama Listyo Sigit
Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI
96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut
Tiorita Dampingi Bobby Nasution ke Pesantren, 9 Ruang Kelas Butuh Perbaikan
Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027
MBG Binjai Terganggu! Empat Dapur SPPG Tutup Sementara, Dua Belum Jelas Kapan Buka
Kunjungi Binjai, Kapolda Sumut Tegaskan Perang Narkoba dan Kejahatan Jalanan
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:27 WIB

GEGER! 6.000 Nomor HP Diduga Disadap, Akbar Faizal Bongkar Daftar yang Seret Nama Listyo Sigit

Kamis, 5 November 2026 - 21:02 WIB

Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI

Kamis, 5 November 2026 - 19:55 WIB

96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut

Kamis, 5 November 2026 - 19:22 WIB

Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:36 WIB

Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027

Berita Terbaru