LANGKAT —metrolangkat.com
Gonjang-ganjing menerpa kepengurusan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Langkat pascapenangkapan Bupati Langkat H. Syah Afandin alias Ondim yang juga menjabat sebagai Ketua Umum KONI Langkat.
Di tengah situasi tersebut, muncul kabar yang ramai diperbincangkan mengenai naiknya Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Langkat, H. Hadi Ilham, sebagai pengganti Ondim.
Namun, isu tersebut kemudian berkembang menjadi pertanyaan mengenai mekanisme pengangkatan.
Hadi Ilham disebut-sebut menggantikan Ketua Umum tanpa melalui mekanisme organisasi yang semestinya, mengingat masih terdapat sejumlah wakil ketua dalam struktur kepengurusan KONI Langkat.
Kabar tersebut dibantah tegas Hadi Ilham.
Pria berkepala plontos itu memastikan proses penunjukan dirinya sebagai pelaksana tugas Ketua Umum KONI Langkat telah melalui mekanisme organisasi dan tidak melanggar AD/ART.
“Tidak ada yang kita langgar, semua kita jalankan sesuai prosedur.
Soal penunjukan ketua umum, sebelumnya pengurus terdiri dari enam orang wakil ketua dan pengurus lainnya menggelar rapat pleno Kamis 30 Juni 2026 sekitar dua atau tiga minggu yang lalu,” ujar Hadi Ilham.
Menurutnya, rapat pleno tersebut digelar di Kantor KONI Langkat, Stabat. Rapat Pleno Pengurus KONI Kab.Langkat dalam rangka penetapan Plt Ketua KONI Kab.Langkat
Rapat tersebut dihadiri Kabid Olah Raga Saleh Tarigan Mewakili Dispora dan Drs.H.Syahrizal.Mz selaku Dewan Kehormatan KONI Kab.Langkat
Dalam rapat itu, para pengurus membahas keberlangsungan roda organisasi setelah posisi Ketua Umum tidak lagi dapat menjalankan tugasnya.
Hadi menjelaskan, dari enam wakil ketua yang ada, tidak seorang pun mengajukan diri untuk menggantikan posisi Ketua Umum.
“Tidak ada yang berminat. Akhirnya menunjuk saya sebagai pengganti Ketua Umum.
Hasil rapat tersebut sudah kita laporkan ke Ketua KONI Provinsi dan tinggal menunggu SK,” terangnya.
Lanjut, Ilham lagi, SK Plt yang nantinya diterima hanya berlaku 6 bulan. Setelah itu dilakukan Musda untuk memilih dan menetapkan Ketua Umum KONI Langkat yang baru.
Hadi Ilham menegaskan, penunjukan dirinya bukan keputusan sepihak. Ia menyebut seluruh proses telah dituangkan dalam berita acara dan dilaporkan kepada KONI Provinsi Sumatera Utara.
Menurutnya, KONI Sumut selanjutnya akan menerbitkan surat keputusan (SK)setelah melakukan koordinasi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti.
“Pengurus KONI Sumut akan menerbitkan SK setelah bertemu dengan Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti. Ini tinggal menunggu waktunya saja,” kata Ilham.
Ia kembali menegaskan bahwa statusnya sebagai pengganti Ketua Umum bukan sesuatu yang dibuat-buat atau muncul secara tiba-tiba.
“Menunjuk kita jadi Plt Ketua KONI bukan kita buat-buat saja. Berita acaranya lengkap,” tegasnya.
Hadi menyayangkan munculnya berbagai kabar yang menurutnya berkembang tanpa melihat proses internal yang telah dilakukan pengurus.
Ia meminta persoalan tersebut tidak digoreng menjadi isu yang seolah-olah terjadi pelanggaran organisasi.
“Cuma kawan-kawan ini nggak sabar, digorenglah, goreng sana, goreng sini,” ketus Ilham.
Dengan demikian, polemik mengenai pergantian pucuk pimpinan KONI Langkat kini tinggal menunggu keputusan resmi KONI Sumut.
Sementara itu, Hadi Ilham bersikukuh bahwa proses internal telah dilakukan melalui rapat pleno dan dituangkan dalam berita acara.
Keabsahan penunjukannya sebagai pengganti Ketua Umum selanjutnya akan diperkuat melalui SK dari KONI Sumut. (Wis)


















