Kondisi Memprihatinkan: 17.000 Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Langkat

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 13 September 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Langkat, METROLANGKAT.COM

13 September 2024 – Kondisi perumahan di Kabupaten Langkat kini menjadi sorotan serius.

Tercatat, sebanyak 17.000 rumah tidak layak huni tersebar di 23 kecamatan di wilayah ini. Fakta ini menambah keprihatinan terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama yang berada di daerah pedesaan dan terpencil.

 

Menurut data dari pemerintah daerah, rumah-rumah tersebut berada dalam kondisi yang sangat memprihatinkan.

Sebagian besar dari bangunan tersebut mengalami kerusakan berat, mulai dari atap yang bocor, dinding yang rapuh, hingga lantai yang tidak layak pakai.

Banyak di antaranya dihuni oleh keluarga dengan penghasilan di bawah garis kemiskinan, yang membuat perbaikan rumah-rumah ini menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.

Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy.(yong)

“Saat ini, masalah rumah tidak layak huni di Langkat menjadi prioritas kami. Kami telah menyusun beberapa program perbaikan, tetapi tantangan anggaran dan sumber daya membuat langkah ini belum bisa dilakukan dengan cepat,” ujar Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy disela sela kegiatan Forum Diskusi Publik Kamis (12/9) kemarin.

Baca Juga :  Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026

Kondisi ini diperparah dengan minimnya akses ke fasilitas dasar seperti air bersih dan sanitasi yang layak.

Dampak dari rumah tidak layak huni tidak hanya terlihat dari segi fisik, namun juga berpengaruh terhadap kesehatan penghuni, terutama anak-anak dan lansia.

Pemerintah Kabupaten Langkat telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengentaskan kemiskinan tersebut.

Persoalanya, segetol getolnya Pemkab memperbaiki rumah miskin tadi,paling banyak hanya sekitar 1000 unit pertahunya. Nah,bila dilihat dari angkanya kita butuh waktu 17 tahun menyelesaikanya.” Ungkap Pj

Untuk itu,sambung mantan Sekda Kab Sergei ini, diharapkan kepada para pengusaha, perusahaan membagikan CSR nya guna mempercepat perbaikan.

Baca Juga :  Bupati Langkat Dorong Efisiensi Anggaran dan Disiplin ASN di Peringatan HKN

Program bedah rumah dan bantuan sosial dinilai sangat diperlukan untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat pun diharapkan dapat mempercepat perbaikan kondisi ini.

Dan sejauh ini baru sekitar 208 unit rumah yang dibantu oleh Basnaz melalui zakat yang disalurkan. ” Ujar Faisal lagi.

Alhamdulillah melalui salah seorang anggota DPR-RI Bob Andika Mamana Sitepu,Langkat mendapatkan 200 unit rumah layak huni.

Bantuan rumah tersebut merupakan dana aspirasi dari DPR RI yang akan dilaksnakan di Kecamatan Sei Bingei. ” Tutup Faisal seraya mengajak Forkopimda untuk menghadiri acara bedah rumah di Sei Bingei.

Masyarakat Langkat berharap ada solusi yang cepat dan tepat agar mereka dapat tinggal di rumah yang lebih layak dan sehat, demi kesejahteraan masa depan yang lebih baik.(yong)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasien Mengadu Ditolak, Rico Waas Minta RS Bunda Thamrin Diklarifikasi
Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026
Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran
KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi
Mencekam! Kapal Virgo Miring Lalu Terbalik di Laut Jawa, Penumpang Berjuang Selamatkan Diri
Tiorita Dampingi Pangdam I/BB Panen Raya TNI, Tegaskan Komitmen Langkat Dukung Swasembada Pangan
Respons Antrean BBM, Pemko Binjai Sidak Dua SPBU
Antrean Solar di SPBU Gatot Subroto Picu Kemacetan, Warga Binjai Barat Mengeluh
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Pasien Mengadu Ditolak, Rico Waas Minta RS Bunda Thamrin Diklarifikasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:49 WIB

Tiorita Perjuangkan Tanggul Paya Bunder, Turap Beton Direncanakan Akhir 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:15 WIB

Maulana Bungaran Jadi Wamen Imipas, Ini Rekam Jejaknya di Tim Hukum Prabowo-Gibran

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:15 WIB

KAPAS USK Sambut Mahasiswa Baru Sumut dengan Tradisi Mangulosi

Senin, 14 September 2026 - 06:29 WIB

Mencekam! Kapal Virgo Miring Lalu Terbalik di Laut Jawa, Penumpang Berjuang Selamatkan Diri

Berita Terbaru