Kartini di Sumut: Bobby Sorot Minimnya Perempuan di Kursi Kekuasaan

Metro Langkat

- Jurnalis

Jumat, 24 April 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — metrolangkat.com

Peringatan Hari Kartini di Sumatera Utara menjadi panggung kritik atas masih timpangnya peran perempuan di ruang publik.

Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, menegaskan perlunya “jembatan” agar perempuan mampu menyeimbangkan peran domestik dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan.

Pernyataan itu disampaikan dalam seminar “Saatnya Perempuan Bicara” yang digelar Dinas PPPAKB Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, serta sejumlah pejabat dan komunitas perempuan.

Bobby menyoroti fakta masih rendahnya representasi perempuan di lembaga legislatif.

Bahkan, menurutnya, masih ada daerah di Sumut yang belum memiliki satu pun anggota dewan perempuan.

Baca Juga :  Pemprov Sumut Bantah Buka 9.759 Formasi CPNS 2026

“Walaupun DPRD Sumut dipimpin perempuan, secara komposisi masih kecil. Ini harus menjadi perhatian bersama,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dari total 15,7 juta penduduk Sumut, sekitar 7,8 juta adalah perempuan, dengan 5,8 juta di antaranya berada pada usia produktif.

Potensi besar ini, menurut Bobby, belum sepenuhnya terakomodasi dalam ruang publik.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa perempuan tidak perlu memilih antara peran rumah tangga atau karier di ruang publik.

“Tidak perlu ada sekat. Perempuan bisa menjadi ibu rumah tangga sekaligus berkiprah di ruang publik,” tegasnya.

Sementara itu, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi memaparkan data yang menjadi alarm serius.

Baca Juga :  Sidang Selalu Molor Disiplin Anggota DPRD Langkat Disoal

Sepanjang 2025, tercatat lebih dari 35 ribu kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Indonesia, dengan mayoritas korban adalah perempuan.

“Ini meningkat, tapi juga menandakan perempuan mulai berani bicara. Namun tetap tidak bisa dianggap enteng,” katanya.

Ia menegaskan, peningkatan laporan harus diikuti langkah konkret pencegahan, termasuk melalui edukasi dan forum publik seperti seminar ini.

Peringatan Hari Kartini kali ini tak sekadar seremonial. Di baliknya, terselip pesan tegas: kesetaraan belum selesai diperjuangkan, dan ruang publik masih menunggu lebih banyak suara perempuan untuk benar-benar setara.(Wis)

Follow WhatsApp Channel www.metrolangkat.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GEGER! 6.000 Nomor HP Diduga Disadap, Akbar Faizal Bongkar Daftar yang Seret Nama Listyo Sigit
Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI
96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut
Tiorita Dampingi Bobby Nasution ke Pesantren, 9 Ruang Kelas Butuh Perbaikan
Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027
MBG Binjai Terganggu! Empat Dapur SPPG Tutup Sementara, Dua Belum Jelas Kapan Buka
Kunjungi Binjai, Kapolda Sumut Tegaskan Perang Narkoba dan Kejahatan Jalanan
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:27 WIB

GEGER! 6.000 Nomor HP Diduga Disadap, Akbar Faizal Bongkar Daftar yang Seret Nama Listyo Sigit

Kamis, 5 November 2026 - 21:02 WIB

Transformasi Medan di Tangan Rico Waas: Jalan Dibenahi, Pelayanan Publik Didorong Pakai AI

Kamis, 5 November 2026 - 19:55 WIB

96 Dukungan di Tangan, Rizal Rudi Surya Bidik Kursi Ketua DKP PWI Sumut

Kamis, 5 November 2026 - 19:22 WIB

Sekda Amril Sambut Kapolda Sumut, Pemkab Langkat Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:36 WIB

Simpang Dobi-Titi Papan Langganan Macet, Pemko Medan Siapkan Pelebaran Jalan 2027

Berita Terbaru